Siapa Perempuan Misterius Itu?

Siapa Perempuan Misterius Itu?
episode 23


__ADS_3

...selamat membaca...


// masih Deryl pov ya//


Hari ini aku jalan-jalan santai di daerah dekat gedung BA. Sejak aku merasa kalo Avril itu cewek yang keluar dari club. Dan aku sedang berada di dalam mobil dengan membawa laptop.


Biasanya untuk orang khusus selain menjadi polisi pasukan khusus dia juga pasti masuk anggota BA. Aku mencoba untuk membuka laptop dan menampilkan situs khusus untuk para anggota Black Agen.


"Avril" gumamku dan menekan icon search disamping kanan kolom pencarian.


No detected


"Apa? Gak ada? Terus berarti selama ini bener kalo Avril bukan...argh gue telfon seseorang aja" gumamku


Aku membuka kontak dan mencari nama yang aku butuhkan sekarang.


Halo?


"Lo dimana?"


Gue ada di rumah kenapa? Tumben nelfon


"Lo bisa nyusulin gue di dekat gedung BA?"


Lagi apa lo disana?


"Nanti gue jelasin Gar,yang penting lo kesini. Kalo dah sampe chat gue aja. Gue ada didalam mobil"


Hhaa...ada-ada aja lo Ren. Yaudah gue otw


"Sip"

__ADS_1


Tut...


Aku menutup laptop dan menunggu temanku,Tegar. Dia itu teman kerjasamaku kalau aku benar-benar buntu dan hari ini aku bertemu dia selama sudah lebih dari 2 tahun tidak bertemu.


10 menit kemudian...


Udah 10 menit berlalu dan Tegar belum juga muncul, aku melihat ke arah kanan kiri dan Tegar muncul disebelah kiri mobil mengetuk jendela mobil.


Aku buka pintu mobil belakang dan Tegar masuk sambil smirk. Tegar itu orangnya dingin dan ketawapun bukan ketawa bahagia tapi ketawa karna mengejek lebih seringnya.


"Ada apa?" Tegar


"Gue lagi buntu soal teka-teki ini" aku


"Derren Frandyka buntu? Cih! Kenapa otak cerdas sang detektif kita ini?" ledek Tegar


"Just shut up! Gue serius" aku


"Gue punya temen cewek namanya Avril dan dia itu anak baru sekitar 3 hari lalu. Anehnya itu gue sempat liat dia di club baru dekat Mall Central pake seragam anak klub tapi polisi itu bawa Wiliam..."


"Wait... William stefanus maksud lo?" Tegar


"Iya, jangan dipotong ini belom selesai" aku


"Ok lanjutin" Tegar


"Nah... gue rasa Avril itu mirip sama cewek yang kekuar dari club itu itu keanehan pertama. Yang kedua itu soal bullying di sekolah gue selama ada cewek itu semua korban bully jadi selamat. Dia juga izin 2 hari pas konflik menuncak, dan saat dia masuk sekolah entah kenapa bisa si pembully dikeluarin dari sekolah.


Dan gue pernah ikutin dia kerumahnya itu cuma rumah sederhana, bahkan dia marah kalau gue tanya tentang hal semacam itu. Dan kemarin dia bolos sekolah karna telfon dadakan barusan sebelum nelfon lo gue nyari nama dia di situs BA Agent tapi namanya dia gak ada" jelasku


"Menurut gue, setiap orang yang menutupi masalahnya/identitasnya itu bisa aja marah kalau ditanya hal semacam itu. Dan kenapa lo gak bisa ketemu namanya? Because in this day and age it is impossible to use real names, they must use fake names. You know? Kayak lo aja sih" Tegar

__ADS_1


"Fake name? Bener juga. Jadi, gue harus gimana buat cari tahu itu?" tanyaku


"Wait...wait...what's happen? Kenapa lo jadi mau selidiki cewek itu?" Tegar


"Karna gue disuruh papa gue buat dekat sama Asther" aku


Tegar hanya mengangkat 1 alisnya tanda bahwa dia bingung dan butuh penjelasan.


"Ok, sejak gue rasa Avril itu cewek aneh gue harus tahu dia siapa dan yang kedua karna papa gue sendiri yang minta gue buat deket sama Asther setelah BLD Corp Amsterdam dijahili" aku


"Point?" Tegar


"Ok, i just want to know who's she" jelasku singkat


"True! Kenapa gak lo mata-matain?" Tegar


"Gue gak yakin hal itu bisa berhasil" aku


"Why? Give up? Hhaa..." ledek Tegar


"Ok, gue bakal mata-matain dia. Tapi, kalo misalnya dia tahu rencana gue?" aku


"Do what should you must do" Tegar


"Ok lah" aku


"Ya sudah gue cabut" Tegar keluar dari mobil dan menutup kembali pintu mobil.


(Kalau gitu,misi gue cuma 1 mata-matain Avril) batinku.


Deryl POV End

__ADS_1


...bersambung...


__ADS_2