
Asrama kampus, lantai kedua.
Jam masih menunjukkan pukul tiga pagi, bulan purnama masih bersinar terang, dan matahari masih terlihat sangat tipis di angkasa.
Ren Jian yang menatap layar komputernya menguap sebentar. Ia melepas Headphonenya dan meregangkan tangan. Kursinya bergoyang ke belakang mengikuti gerakan tubuhnya. berbunyi pelan.
“Apa itu?” Mendadak Ren Jian merasa sekelilingnya seperti terpotong oleh sesuatu. Semua seperti terpotong sesaat. Wajah Zhao Yi, Yu Qian, layaknya tahu yang dipotong dalam satu garis.
Ren Jian sedikit mengusap matanya, kemudian pandangannya kembali seperti semula, tidak ada potongan aneh itu lagi di sekelilingnya.
“mungkin aku terlalu lelah?” Ren Jian kembali memasang Headphonenya dan memutar musik keras. Tangannya kembali mengetuk keyboard yang menjadi satu-satunya suara di kamar tersebut.
Di sebuah Planet di Kerajaan Biora.
“Siapa kalian berdua?” Pria berbadan kekar dengan kulit hitam menghadang seseorang dari pintu masuk kapal.
“Kalian pikir ini kapal wisata? Hahahaha…” Pria lain di sebelahnya tertawa, dua orang di depannya adalah seorang laki-laki berkulit putih dan wanita cantik. Yang pria memakai jubah dan celana pendek sementara yang wanita memakai kaos santai bermotif kupu-kupu dan bercelana panjang. Wajah wanita tersebut ditutupi masker dan kacamata hitam, membuat wajahnya tidak terlihat dimanapun.
Dari penampilan mereka, orang akan mengira mereka adalah turis yang berkunjung ke Kerajaan Biora. Itu sebabnya Pria kekar tadi yang merupakan tentara bayaran melarang keduanya masuk.
“Hei-hei, sudah kubilang jangan masuk!” Pria kekar memegang tangan sang wanita. Baru saja ia ingin menjatuhkan wanita itu, namun…
Bug! Bug!
Dalam sekejap, wanita yang terlihat seperti turis itu menjatuhkan dua tentara bayaran tadi. Ia meniup sedikit tangannya sebelum memandang pria di sebelahnya dengan khawatir.
“Untuk apa kamu menyewa mereka juga?” Wan Sheng bertanya dengan malas. Identitas pria tersebut sebenarnya adalah Wan Sheng dan wanita di sebelahnya adalah Yuyu. Wan Sheng sebenarnya tidak tahu mengapa Yuyu harus memakai kacamata hitam dan masker. Mungkin itu gayanya?
Pria yang terlihat agak tua di hadapan Wan Sheng menjadi gugup, dengan malu-malu pria itu menjawab, “Ehm, I-itu, aku hanya tidak yakin sa…
__ADS_1
“apakah aku tidak cukup?” Wan Sheng menunjuk dirinya sambil tersenyum tipis.
“Y-ya? Tentu! tentu saja cukup! Hehehe.” Pria itu menggaruk kepalanya. Sebenarnya dia adalah pemimpin dari HASE group yang merupakan misi Wan Sheng kali ini. Selain menyewa pembunuh dari organisasi, dia juga menyewa dua orang tentara bayaran yang menurut Wan Sheng hanya akan menjadi beban di perjalanan kali ini.
HASE group bisa dibilang perusahaan besar yang bekerja di bidang transportasi antar kota Kerajaan Biora. Perusahaan mereka mempunyai ribuan kapal angkasa yang beroperasi setiap harinya, bisa dihitung seberapa besar pengaruh perusahaan mereka.
Namun sehebat apapun HASE group, itu hanyalah udang kecil sebelum organisasi pembunuh di tempat Wan Sheng bekerja. Itulah sebabnya pemimpin HASE group yang biasanya berlaku sombong kini ciut di hadapan pembunuh bayaran yang dia sewa.
Jika lelang kali ini tidak sangat penting hingga ia harus menyewa pembunuh bayaran dari organisasi, ia tidak akan menyewa pembunuh yang bahkan bisa membunuh dirinya kapan saja.
“Pelanggan, bukankah kamu harus menambah bayarannya?” Yuyu tersenyum angkuh. Sifatnya sama sekali berbeda jika dibandingkan saat berdua dengan Wan Sheng.
“K-Kenapa? bertambah?”
“Itu semua salah anda karena menyewa dua orang ini, sekarang aku harus melindungi mereka juga selain melindungi anda bukan?” Yuyu bersandar di bahu kapal, matanya menatap dua pria kekar tadi yang sekarang menunduk untuk menghindari pandangan Yuyu.
“Atau kalian ingin menjadi tameng hidup?” Yuyu tersenyum ramah, namun senyum itu terasa lebih menakutkan daripada apapun bagi dua tentara bayaran tadi.
“Maka jangan tinggalkan aku. Ayo berangkat!” Yuyu memberi instruksi pada kapten kapal.
Su! Kapal melaju dengan kecepatan yang sangat cepat untuk menembus gravitasi planet ini. Gravitasi disini beratus kali lipat lebih kuat daripada di bumi. Tekanan yang dihasilkan sebenarnya lebih dari cukup untuk membunuh manusia biasa, namun semua orang disini telah mengenakan alat yang bisa menahan tekanan..
Zas! Kapal telah keluar dari atmosfer planet, tekanan di dalam kapal juga berkurang drastis, digantikan dengan medan nol gravitasi. Kapal melayang sebentar sebelum melanjutkan ke arah bintang yang dituju.
Bintang yang menjadi tujuan kali ini merupakan bintang kecil. Namun sekecil apapun bintang, itu jauh lebih besar dibandingkan sebuah planet.
Berbeda dengan planet yang terdiri dari berbagai macam unsur. Bintang merupakan benda langit yang hanya tersusun dari gas dan mengeluarkan energi yang sangat panas. Jadi sebuah bintang tidak bisa didatangi oleh manusia tanpa peralatan apapun.
Acara lelang kali ini sebenarnya bukan dilakukan di daratan bintang, melainkan di sebuah satelit besar yang mengorbit bintang. Satelit yang dibuat untuk mengorbit sebuah bintang tentu saja berbeda dengan satelit biasa, satelit tersebut dibuat dengan bahan yang tahan panas hingga suhu sebesar sepuluh ribu derajat celcius, tahan terhadap goncangan berskala besar, dan juga efektif untuk mengambil sumber mineral dari bintang.
__ADS_1
Bintang tR344 hanya sebuah bintang tidak terkenal di dunia biasa, namun di dunia bawah, bintang ini merupakan tiga markas utama dari pasar hitam antara tiga kerajaan yaitu Kerajaan Biora, Jiju Palace, Dan Kerajaan Fuji. Benda-benda yang dilelang disini diambil dari seluruh Galaksi Anatares termasuk mineral langka, senjata, pesawat militer, dan lainnya.
Kapal angkasa semakin dekat ke tujuan, itu bisa dilihat dari jendela kamar tempat Wan Sheng dan Yuyu beristirahat. Jendela kapal tersebut didesain agar tahan panas dan cahaya yang berlebih. Jadi cahaya bintang yang seharusnya sangat menyilaukan terhalang oleh kaca tersebut.
Wan Sheng tidak bisa berkata apa-apa selain menatap kagum. Melihat sebuah bintang dari dekat, dirinya yang dulu bahkan tidak pernah bermimpi untuk pergi ke luar angkasa. Walaupun di ingatan Wan Sheng terdapat berbagai macam bintang, planet, ataupun komet. Tapi melihatnya langsung seratus kali lipat lebih menakjubkan dibanding ingatannya.
Wan Sheng menghargai pemandangan di depannya. Bintang tersebut di orbit oleh planet-planet kecil lainnya dan satu satelit besar tempat pelelangan tersebut diadakan.
Satelit itu layaknya sebuah gedung yang sangat besar. Bahkan lebih besar dibandingkan bumi tempat Wan Sheng berasal. Dan itu berbentuk Tetrahedron, atau yang dikenal sebagai piramida segitiga.
Kapal angkasa lainnya banyak berdatangan, setengah pertama berasal dari Kerajaan Biora dan setengah lainnya dari Jiju Palace dan Kerajaan Fuji. Masing-masing dari mereka membawa persiapannya sendiri seperti senapan, meriam, tembakan radiasi dan peralatan tempur lainnya.
Mengapa? Itu karena peraturan perlindungan hanya berada di tempat lelang, di luar itu, para peserta bebas melakukan apapun untuk merebut barang dari peserta lainnya. Bagaimanapun ini bukan lelang resmi yang harus mematuhi banyak hukum.
Kapal-kapal yang masuk semuanya berasal dari kelompok atau organisasi terkenal dan berpengaruh. Bahkan sebelum pelelangan dimulai, perang dingin antara satu sama lain telah terbentuk.
Wan Sheng menggelengkan kepalanya, ia tidak peduli dengan kapal yang saling mengancam karena ia tidak ingin berurusan dengan perebutan barang dagangan. Namun pertarungan setelah lelang memang berbahaya, setiap orang akan berusaha merebut barang milik orang lain. Berjuta peluru akan berterbangan, meriam akan ditembakkan dan yang paling berbahaya adalah senjata yang mengeluarkan sinar radiasi.
dan yang paling merepotkan adalah Yuyu ikut bersamaku!
Wan Sheng memegang kepalanya sambil menatap gadis itu. Yuyu mengira Wan Sheng ingin pergi ke balkon kapal bersamanya jadi ia memegang tangan Wan Sheng dan menariknya keluar kamar.
“Ayo!”
Wan Sheng hanya mengikutinya dengan pasrah tanpa berkata apa-apa. Keterampilan Yuyu mungkin lebih dari cukup untuk melawan lima orang tentara bayaran, tapi untuk sepuluh orang, gadis itu tidak akan mempunyai kesempatan untuk menang.
Sebagai perbandingan, kekuatan asli Wan Sheng bisa mengalahkan tiga puluh orang seperti tadi dalam pertarungan langsung dan seratus orang jika ia memakai trik untuk membunuh seperti bersembunyi, memancing emosi, atau menyamar.
Di sisi lain Yuyu bukanlah seorang petarung, melainkan penembak jitu. Namun keterampilan menembak Yuyu bahkan tidak melebihi kemampuan menembak Wan Sheng.
__ADS_1
Yuyu mendapatkan keterampilannya karena ia sering membantu Wan Sheng dan berlatih bersamanya. Semua gerakannya diadaptasi dari gerakan yang Wan Sheng praktikkan walaupun gerakan antara laki-laki dan perempuan itu berbeda.
Tapi karena efek radiasi, kekuatan Wan Sheng saat ini bahkan tidak bisa menyaingi setengah dari kekuatan Yuyu. Itu sebabnya Yuyu memaksa ikut untuk melindungi Wan Sheng dari bahaya. Walaupun Wan Sheng tidak tahu siapa yang akan melindungi siapa pada akhirnya.