Story With 100 Genres

Story With 100 Genres
Eps 6


__ADS_3

Pang! Sesaat mereka sampai di balkon, kapal angkasa telah sampai ke satelit besar. Satelit itu membuka gerbangnya perlahan, di atas gerbang terdapat tulisan besar ‘Perbaikan Kapal dan Pesawat’. Jelas mereka menyamarkan markas mereka menjadi sebuah tempat perbaikan kapal.


Kapal yang ditumpangi Wan Sheng masuk tanpa tergesa-gesa. Kapal yang masuk langsung dibawa ke tempat parkir kapal. Di samping kapal yang ditumpangi Wan Sheng ada kapal lain yang jauh lebih besar.


Orang di atas kapal itu melihat ke arah pemimpin HASE group lalu tersenyum mengejek. “Anjing tua Li, jangan sampai kehilangan lagi.”


Pemimpin HASE group, Li tuning hanya balas menatap sebentar sebelum mengabaikannya. Ia tampak malas meladeni orang tua di sebelahnya. Orang yang berada di kapal dengan Li Tuning sama-sama bekerja di bidang transportasi, kedua perusahaan mereka merupakan musuh bebuyutan yang menguasai sebagian besar transportasi di kerajaan Biora. Mereka berdua sepertinya ingin membeli sesuatu yang sama untuk menekan yang lainnya.


Tapi Li Tuning tidak khawatir terhadapnya karena ia telah menyewa pembunuh berpengalaman dari organisasi yang menurutnya sangat mampu untuk membunuh orang tua tersebut.


Li Tuning menatap Wan Sheng dan Yuyu kemudian tersenyum senang.


Heh, aku memiliki perlindungan dari pembunuh rank b! lihat bagaimana kau akan menyerangku nanti?


Organisasi pembunuh juga memiliki Rank untuk setiap anggotanya. Rank tersebut dibagi atas dasar keterampilan, kesuksesan misi, dan pertarungan antar satu sama lain. Wan Sheng memiliki Rank B yang merupakan Rank ketiga terkuat setelah Rank S dan Rank A.


Kode nama setiap pembunuh akan menjelaskan berapa levelnya saat ini. Seperti Wan Sheng, ia memiliki kode nama B014 yang berarti Wan Sheng memiliki Rank B dan berada di posisi empat belas dalam Rank tersebut.


Rank Wan Sheng termasuk tinggi di organisasi. Bahkan biasanya untuk menyewa seorang pembunuh Rank C, pelanggan harus mengeluarkan minimal lima ratus juta Biora Coins yang harganya bisa membeli satu buah planet kecil.


Dan harga untuk menyewa Wan Sheng untuk melakukan suatu pekerjaan adalah dua miliar Biora Coins. Hal tersebut sebenarnya yang membuat Wan Sheng bingung karena walaupun HASE group merupakan perusahaan besar, pendapatan tahunan mereka tetap pada angka dua puluh miliar.


Jadi menghabiskan dua miliar untuk menyewa Wan Sheng hanya berarti barang di pelelangan ini sangat berharga. Sayangnya orang tua ini tidak tahu bahwa Wan Sheng saat ini tidak bisa bertarung dengan bebas.


Bahkan Wan Sheng sekarang bisa dikalahkan dengan mudah oleh pembunuh Rank C jika serius melawannya. Wan Sheng hanya bisa berdoa agar identitasnya sebagai pembunuh Rank B menjadi tameng untuk menakuti orang-orang.


Setelah kapal terparkir dengan rapi, mereka bertiga memasuki ruang utama satelit tersebut yaitu tempat pelelangan di adakan. Ruangan tersebut berbentuk bundar dengan bentuk lingkaran besar di tengahnya, di sekelilingnya adalah kamar-kamar para penawar yang mengikuti lelang.


Pelelangan ini tidak mempunyai pelanggan VIP ataupun tamu spesial. Semua orang baik memiliki kekuasaan yang lebih besar ataupun kecil di tempatkan di kamar yang sama, jadi tidak ada yang berbeda antara kamar satu dengan lainnya.


Mungkin ruangan besar di ujung bundaran adalah satu-satunya yang berbeda. Ruangan itu transparan dan memiliki seperangkat meja kursi di dalamnya. Ruangan itu hanya dipakai untuk tuan rumah pelelangan.


Li Tuning mendapatkan kamar ke seratus dua puluh, kamar tersebut sama besarnya seperti sebuah istana di bumi, di dalam kamar ada berbagai macam anggur, makanan ringan, komputer besar, dan sedikit alat tempur.

__ADS_1


Saat Li Tuning masuk, tiga orang wanita cantik menyambutnya dengan cara yang berbeda, ketiganya memakai pakaian yang tidak serasi satu sama lain.Wanita pertama memakai baju yang sangat tipis hingga semua lekukan tubuhnya terlihat, wanita kedua sebaliknya, ia memakai pakaian yang sangat tertutup, wajahnya juga ditutupi dengan cadar jadi hanya matanya yang terlihat. Dan wanita ketiga adalah yang memakai pakaian biasa.


“heh! Li Tuning, kamu kembali lagi.” Wanita berbaju tipis menyapa terlebih dulu, ia segera mendekat ke arah Li Tuning dan menyentuh dadanya.


“Tuan Li.” Wanita berpakain tertutup hanya mengatakan dua kata, lalu yang terakhir wanita berpakaian biasa.


“Selamat datang tuan Li.”


Ketiganya merupakan wanita yang sangat cantik. Mungkin setara atau lebih sedikit dari


selebritis di bumi tempat Wan Sheng berasal. Sebenarnya ini membuat Wan Sheng bingung, jika wanita seperti ini merupakan kecantikan kelas atas, lalu apa tingkat kecantikan Yuyu?


Wan Sheng mengira semua wanita di sini akan memiliki standar yang lebih tinggi daripada wanita di bumi. Namun ternyata dia salah, wanita-wanita disini sama saja dengan wanita cantik di bumi.


Jadi mengapa sebelumnya tidak ada orang yang menyadari kecantikan Yuyu? Padahal kecantikan Yuyu akan berbeda jauh jika dibandingkan wanita-wanita yang mengelilingi Li Tuning.


Saat mengingatnya lagi, Wan Sheng baru menyadari saat ia pertama kali bertemu, Yuyu juga mengenakan kacamata hitam dan masker. Sekarang ia baru menyadari bahwa kacamata hitam dan masker itu untuk menutupi kecantikannya.


Li Tuning memberi pesan pada Wan Sheng sebelum pergi dengan ketiga wanita tersebut dengan muka memerah, lagipula waktu pelelangan dimulai satu jam lagi yang lebih dari cukup untuk melakukan kegiatan lain.


Rumah pelelangan takut menyinggung seseorang yang kuat jadi setiap tamu akan mereka sambut sebaik-baiknya sebelum mencari identitasnya dengan rinci. Wan Sheng yang dulu mungkin hanya menatap dingin ke arah wanita tersebut. Namun Wan Sheng sekarang yang seharusnya bergetar karena malu malah tidak menatap keduanya. Setelah Wan Sheng melihat Yuyu, entah kenapa setiap wanita lain terasa buruk baginya.


“Tuan… silahkan.” Kedua wanita tersebut berkata serempak sambil menundukkan badannya. Menyuruh Wan Sheng masuk ke dalam ruangan.


Memasuki ruangan, Wan Sheng duduk di sofa panjang, ia mengambil makanan ringan sambil memainkan sesuatu yang mirip ponsel namun jauh lebih canggih. Wan Sheng mengetuk layar transparan benda tersebut, menampilkan berbagai macam aplikasi.


Di sampingnya, piringan terbang membawa banyak makanan dan minuman. Ruangan ini sangat luas, bahkan di dalamnya terdapat sebuah kolam renang, sauna, peralatan olahraga dan lainnya. Kamar president suit yang Wan Sheng lihat di iklan hotel pun tidak bisa menyamai setengah dari ruangan ini. Ini wajar karena satelit ini sendiri memiliki ukuran yang lebih besar dari planet bumi.


Jendela ruangan menampilkan siluet indah dari bintang tR344. Cahaya bintang layaknya matahari di sore hari, sejuk dan tidak menyilaukan. Di samping bintang ada sebuah planet kecil berwarna merah terang. Pemandangan planet tersebut sangat mengerikan, gunung berapi di setiap sudut planet, lava yang mengalir layaknya sungai. Itu semua disebabkan jarak planet tersebut dengan bintang tR344 sangat dekat membuat planet tersebut membara.


Jilatan api dari bintang bisa terlihat jelas, Wan Sheng yang sedang makan tidak bisa mengalihkan pandangannya karena kagum. Di sisi lain, Yuyu dan dua wanita tadi ikut menatap kaca jendela, mereka menganggap Wan Sheng melihat sesuatu yang berbahaya di luar sana. Siapa yang mengira Wan Sheng sedang menghargai pemandangan yang dilihatnya?


“Mungkinkah ada sesuatu?” Yuyu menyipitkan matanya, namun sekeras apapun ia berusaha tetap tidak ada apapun di sana.

__ADS_1


Wan Sheng melirik sekilas, dan menarik Yuyu ke sofa. Yuyu duduk di pangkuan Wan Sheng, menyebabkan gadis tersebut sedikit merona, “Ah!”


Wan Sheng tidak menjawab dan hanya memeluk Yuyu lembut sambil memainkan rambutnya. Wan Sheng benar-benar bersyukur atas gadis seperti Yuyu, tapi setelah ia pikirkan dengan keras, ia akhirnya mengerti Yuyu tidak mungkin berasal dari keluarga sederhana.


Pertama kecantikannya, tidak mungkin kota kecil seperti Phenomenon bisa melahirkan kecantikan surgawi semacam ini. Jika ada, tidak mungkin Yuyu tidak menjadi terkenal. Kecantikannya bahkan melebihi kecantikan istri pangeran kerajaan.


Seharusnya Yuyu akan menjadi rebutan seluruh Kerajaan hanya dengan wajahnya. Ini membuat Wan Sheng yakin bahwa Yuyu setidaknya bukan berasal dari Kerajaan Biora. Mungkin Kerajaan Fuji? Jiju palace?


Lalu sifat Yuyu saat pertama kali bertemu Wan Sheng. Yuyu dulu seperti gadis kecil yang sangat manja, ia selalu meminta Wan Sheng membelikan sesuatu untuknya, memasakkan makanan untuknya, dan menyanyikan lagu tidurnya.


Sifat Yuyu terus seperti itu hingga ia menyadari Wan Sheng hanya menyerahkan hidupnya untuk membalas dendam. Yuyu pun mulai merubah sifatnya dari gadis kecil yang manja menjadi seorang pasangan yang penuh perhatian. Itu semua dia lakukan agar Wan Sheng berhenti.


“Yuyu…


Yuyu berbalik, wajahnya dan wajah Wan Sheng berhadapan satu sama lain. Keduanya saling memandang penuh makna, namun terlihat agak aneh karena kacamata hitam yang Yuyu pakai.


Melihatnya seperti ini membuat hati Wan Sheng tenang, sungguh jika dia bisa datang lebih awal ke dunia ini, Wan Sheng akan sepenuhnya menghabiskan waktu bersama Yuyu.


Wan Sheng menatap mata Yuyu, tangannya mengarah ke kacamata hitam, Wan Sheng ingin mengambilnya untuk melihat wajah gadis itu. Entah kenapa perasaannya saat ini melonjak, padahal di rumah Wan Sheng melihat Yuyu setiap menit dan setiap detik. Tapi kenapa saat ini ia tiba-tiba ingin melihat wajahnya?


Dengan perlahan, Wan Sheng membuka benda yang menutupi mata Yuyu. Mata yang memiliki warna langit malam, di matanya terdapat banyak bintik putih kecil yang terlihat seperti bintang di luar angkasa, dan di tengahnya sebuah bola hitam besar layaknya Black Hole.


Mata Yuyu bergetar bertatapan dengan mata Wan Sheng. Jantungnya berdebar keras, degupan yang terdengar oleh dirinya sendiri membuatnya sedikit malu.


Wan Sheng mengulurkan tangannya lagi, ia membuka perlahan ikatan masker Yuyu lalu mengangkatnya dari wajah gadis itu. Tiba-tiba penampilan seorang gadis yang layaknya turun dari surga muncul di hadapan Wan Sheng, kulit putih di wajah Yuyu telah berubah menjadi merah sepenuhnya.


Sangat imut!


Bahkan Wan Sheng yang sering melihatnya terkejut, sebenarnya gadis ini terlihat lebih cantik sekarang!


“S-sangat c-cantik!” Dua wanita yang melayani Wan Sheng tidak bisa tidak terkejut melihat Yuyu. Keduanya baru mengetahui ternyata ada orang yang sangat cantik di dunia ini.


Mereka yang sering dipuji sebagai kecantikan kelas atas merasa malu pada dirinya sendiri saat melihat Yuyu. Selain itu mereka juga bingung, kenapa nama gadis ini tidak pernah terdengar sebelumnya?

__ADS_1


Wajah Wan Sheng dan Yuyu menjadi semakin dekat dan dekat hingga hanya berjarak beberapa sentimeter saja. Bibir seorang gadis yang lembut dan harum hampir hinggap di bibir Wan Sheng, tetapi suara tertawa keras mengganggu keduanya.


__ADS_2