
Kami sama sama diam, suami ku masuk kedalam rumah, dan sebaliknya aku keluar menemui Bapak Mertua ku, aku cium tangannya,,
Suami ku masih di kamar, aku pun menghampirinya, ku cium punggung tangannya,,
"Maafin aku ya yah, kalau selama ini aku banyak salah sama ayah, aku masih banyak kurangnya selama jadi istri ayah,,, maaf !!!!" kata ku sambil menangis
Suami ku memandang wajah ku yang sembab dan basah, dia lantas mencium seluruh wajah ku sambil memeluk ku
"Maafin ayah juga ya, mah " katanya,,,
Aku terus terisak di dada nya,,, hingga suami ku mengagetkan ku
"Ayo ayah anter kerumah papah,,,!!!! "
"Aku masih mau begini, aku masih mau peluk kamu, aku mau cium harum khas tubuh mu yang selama 14th selalu menemani hari hari ku, biarkan aku seperti ini dulu, aku masih kangen kamu ayah,,, sebentar saja,,, hanya sebentar,,, sampai aku siap kamu pulang kan kerumah orang tua ku,,," bisiku dalam hati
Tetapi buru buru ku lepaskan pelukan ku, ku seka air mata ku yang terus membasahi pipi ku, dan aku kembali menemui Bapak Mertua ku.
Tidak banyak kata yang ku ucapkan kepada beliau, rasanya kerongkongan ku tersekat, mulut ku terkunci rapat,,,
__ADS_1
Aku yakin Bapak Mertua ku tau apa yang sedang aku rasakan saat ini
Suami ku membantu ku memasukan semua barang ke dalam bagasi, dan aku duduk di baris belakang,,
Karena memang seperti itulah aku jika pergi dengan Bapak Mertua, aku akan duduk di belakang bersama Key, dan Mertua ku duduk disamping suami ku.
"Kamu gak duduk di depan, Ri ???" tanya nya,,,
"Gak usah, pak,,, Riana di belakang ajaa" jawab ku
Tak banyak kata dan tak ada cerita, semua hanya diam dengan hayalan dan pikiran masing masing, hanya key yang ku lihat mulai tertidur dengan kepala nya berada di paha ku.
Turunlah beliau, didalam mobil hanya aku n suami ku,,,
Aku geser kepala key sedikit, ku taruh kepalanya diatas bantal,,
Aku mendekat ke arah telinga suami ku, ku bisikan pada nya,,,
"Ayah aku mau pegang, boleh???" tanya ku dari belakang bangku sopir
__ADS_1
Tanpa menoleh pada ku suami ku mengangguk,,,
Aku pegang seluruh tubuhnya, aku raba punggungnya, aku raba dada nya, disana tempat ku setiap malam tertidur pulas, bagaimana dengan hari hari ku besok, pikir ku. Aku mulai menangiss,,, Suami ku memperhatikan ku dr kaca spion.
Ku tanyakan padanya lagi,,,
"Aku boleh cium yah???" tanya ku lagi,,,, mungkin ini yang terakhr pikir ku
Suami ku mengangguk, dan memberikan pipinya pada ku
Kuhadapkan wajahnya kearah ku dengan kedua telapak tangan ku, hingga kami berhadapan, aku mulai menciumnya, aku mencium ke dua pipinya, aku mencium ke dua matanya, aku mencium hidung nya, aku mencium keningnya, aku mencium bibirnya, berkali kali aku mencium nya,,, aku hanya ingin menikmati wajah ini, wajah suami ku yang sebentar lagi bukan menjadi milik ku lagi,,,
Aku pasti akan sangat merindukannya,,,
Aku cium setiap aroma wajah nya, aroma tubuhnya, bukan wangi, tapi aku suka aroma ini, aroma tubuh laki laki, khas laki laki,,,
Tak pernah terlintas dalam pikiran ku selama ini akan kehilangan aroma tubuh ini dan dada bidang ini tempat ku selama ini bersandar saat lelah dan butuh sandaran,,,
"Aku ketik ini sambil bercucuran air mata, seperti kembali ke masa itu, seperti mengorek luka yang belum kering,,,
__ADS_1
sakit banget aku merasakan saat itu, sampai sekarang,,,ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜"