Suami ku Sayang Suami ku Terbang

Suami ku Sayang Suami ku Terbang
Bahagia dan Sedih itu bedanya Tipis,,,


__ADS_3

Minggu pagi tetiba suami ku datang, aku bahagia,, entah apa rasanya tak dapat ku jelaskan. Kami kerja bakti membereskan rumah, ini seperti minggu minggu sebelumnya, sebelum suami ku mengembalikan ku kerumah orang tua ku.


Ada kak key yang nyapu seluruh rumah, ada aku yang masak di dapur menyiapkan sarapan dan makan siang untuk kami, ada suami ku yang membereskan teras, nyapu halaman dan ngepel. Rumah ku serasa kembali ceria, hari ini kami kumpul kembali,,,


Bahagianya aku,,,,


Sesekali kami bercanda, tertawa,,, sejenak aku melupakan kalau aku akan di cerai oleh suami ku.


Selepas semua selesai, kami makan bersama, aku masih makan dalam satu piring dengan suami ku, karena aku memang selalu seperti itu, aku suka untuk selalu berbagi apapun dengannya.


Hari ini sangat melelahkan untuk kami setelah apa yang kami kerjakan, ku lihat suami ku tertidur di kasur depan TV, akupun menyusulnya tiduran disampingnya, kupeluk tubuhnya, ku cium aroma tubuhnya,,, ternyataa aku masih bisa mencium aroma nya, aku bahagia,,,,


Sesaat aku sedang pules pulesnya, tetiba tangan lembut mengusap seluruh wajah dan rambutku dengan jemari tangannya,,,


" Kamu capek banget ya??? " tanya nya,,,

__ADS_1


Aku memicingkan sebelah mata ku, sambil tersenyum aku mengangguk kecil, kupeluk kembali tubuhnya erat, ku tenggelamkan wajah ku disana, dan suami ku tidak menolak, dia membalas memeluk ku dan mencium ujung rambutku,,,


Sesekali kami tertawa bercanda di sela sela obrolan kami, key pun terlihat bahagia melihat aku bahagia.


Jam di dinding sudah menunjukan pukul 4 sore, kulihat suami ku sudah siap siap untuk kembali kerumah orang tua nya,,,


" Ayah udah mo pulang?? " tanya ku


Suami ku mengangguk


" Ayah gak nginep disini??? " tanya key pada ayah nya


Key pun menggangguk mengerti


" Mah, surat Nikah ayah masa ilang " katanya tetiba pada ku

__ADS_1


" Masa ??? lupa kali ayah naro nya " aku menjawab ( padahal sebenarnya surat nikah miliknya aku yang ambil dari Map milik suami ku saat malam suami ku akan memulangkan ku ke rumah orang tua ku )


" Iya kali ya,,, ayah pinjem Surat Nikah mamah dong,,, buat daftar ke Pengadilan Agama " dia memberitahu maksudnya,,,


Aku kaget, kutatap matanya dalam dalam,


" Ayah serius ini mau diterusin, perceraian kita??? apa ayah ga sayang dengan semua perjuangan kita selama 14th dalam membangun rumah tangga, jatuh bangun kita dalam membangunnya yah,,," aku mengingatkan suami ku


" Maafin ayah, mah,,, tapi ketika ayah sudah memutuskan sesuatu, ayah ga akan mundur lagi" katanya menjelaskan


" Kita ga tau jodoh, mungkin nanti setelah kita bercerai, Allah menjodohkan kita kembali, Ayah ingin jatuh cinta lagi sama mamah,,, " suami ku berkata sambil menghapus bulir bening yang jatuh di pipi ku


" Kenapa ga sekarang ayah mencoba untuk jatuh cinta lagi pada ku, kenapa harus tunggu kita bercerai dulu?? Karena ayah sudah punya seseorang yang ayah kejar kan?? yang menurut ayah dia lebih baik dari aku, ayah masih penasaran kan sama kiky " tanya ku pada nya,,,


Suami ku hanya diam,,,

__ADS_1


Aku masuk ke kamar, ku ambil Surat nikah miliku, ku berikan kepada nya,,


" Nih surat nikah yang ayah minta, semoga ayah bahagia melepaskan aku dan key demi obsesi ayah, mengejar kebahagiaan ayah sendiri, pergilah kalau memang bersama kami sudah tidak ayah temukan bahagianya ayah,, " kataku sambil terisak,,,


__ADS_2