
" A,,,, " panggilnya padaku
" Aa tau materi gugatan yang jadi alasan mas Dj gugat cerai Aa??? " tanya Iyank padaku
" Aa gak tau, yank,,, emng Aa harus tau gitu??? " tanya ku
" Lebih baik Aa ke Pengadilan Agama dulu, ke bagian konseling, Aa bisa tanya tanya disana, nanti mereka akan kasih tau semua nya sm Aa, jangan lupa Aa tanya juga tentang uang Iddah dan Waddiah ya A,," Iyank menjelaskan padaku
" Owh iya iya yank, nanti Aa akan coba kesana,,, nanti Aa kabarin iyank kalau Aa udh kesana ya "
" Yang kuat ya Aa kuuh sayang " Iyank menguatkan ku,,,
Aku tersenyum dan mengangguk dalam,,,,
Setelah obrolan kami selesai,,,
" Kemana harus ku cari tau tentang semua itu, aku sendiripun sampai saat ini belum tau dimana lokasi Pengadilan Agama, terus aku kesana sama siapa,,,??? " aku terus berpikir dan berpikir, mentok rasanya,,,
Tiba tiba aku teringat teman ku Marsha, buru buru aku whatsapp dia, aku ingin minta tolong Marsha untuk mengantarkan aku ke Pengadilan Agama.
__ADS_1
" Sha, besok lw sibuk gak?? gw mau minta tolong anter ke Pengadilan Agama, sha,,, lw bisa ga???" tanya ku pada Marsha lewat aplikasi whatsapp
" InshaAllah bisa Key, tapi gw antr anak gw yang kecil sekolah dulu ya, nanti gw jemput lw,," katanya membalas pesan ku
" Siaapp Sha, makasih ya Sha, gw tunggu besok di rumah ya " balas ku mengakhiri percakapan ku dengan Marsha
Esok pagi nya,,,
" Key, gw otw kerumah lw ya,,, lw tunggu gw digerbang " Marsha mengabari ku
Tanpa membalas pesannya lagi, aku buru buru memakai jilbab ku dan berjalan ke gerbang depan cluster, ku lihat mobil Marsha sudah ada disana. Aku cepat cepat menaikinya, aku duduk tepat disamping Marsha,,,
" Buka Google Maps ajaa, minta arahin jalannya " Marsha memberitahu ku,,,
Sekitar setengah jam, sampailah kami di depan Pengadilan Agama, aku masuk ke dalam dan Marsha mencari parkiran mobil,,,
Bener bener gugup aku masuk ke Pengadilan Agama, ini kali pertama dalam hidup aku kesana, bingung dan malu yang pasti, rasanya setiap perempuan yang kesana itu kasusnya sama seperti aku, di gugat cerai suami,,,
Setelah bertanya kepada satpam dimana aku bisa mencari tahu tentang kasus ku, satpam mengarahkan ku kepada seorang wanita dibagian konseling,,,
__ADS_1
Aku tersenyum padanya,,, dia membalas senyum ku,,,
" Silahkan duduk ibu, ada yang bisa saya bantu,,???" tanya nya ramah pada ku
" Iya maaf mba mau tanya, kemarin ada suami saya datang ke sini, mendaftarkan gugatan cerai,," aku menjelaskan dengan salah tingkah, karena malu rasanya di gugat cerai suami, rasanya seperti istri rendahan yang tidak diinginkan suami lagi makanya di gugat cerai
" Nama suami Ibu ??? " tanya nya pada ku
Kusebutkanlah nama lengkap suami ku, dan mba itu pun mengetik nama suami ku di komputernya,,
" Owh iya ibu, ini ada Penggugat Bapak Dj dan Tergugatnya Ibu Riana??? " tanya nya padaku,,,
Deg,,, jantung ku langsung berdegup kencang, seketika sekujur badan ku terasa lemas seperti tak bertulang,,,
" Iya mba, itu aku,,," jawab ku gugup,,,
" Mba maaf, bisa saya tau alasan suami saya menggugat cerai saya??? " tanya ku kembali padanya,,,
" Baik, sebentar ya ibu, saya print dulu, setelah itu baru saya jelaskan " tuturnya padaku,,,
__ADS_1
Tidak berapa lama, dia memberikan lima lembar salinan surat panggilan pengadilan pertama untuk mediasi