
Tibalah giliran kami, adik dan tante ku bersaksi menceritakan apa yang mereka tau, tapi saat itu suami ku tidak hadir, dia hanya di wakilkan oleh pengacaranya saja. Entah kenapa suami ku saat itu tidak hadir di persidangan kami yang ke 7 mungkin takut atau merasa tidak nyaman dengan saksi dari pihak aku, entahlah,,,
Sidangpun selesai, inti sidang hari ini adalah adik dan tante ku hanya ditanya bisakah mendamaikan aku dan suami ku sehingga tidak terjadi perceraian,,, dan adik ku menjawab BISA,,,!!!!
Sidang akan diteruskan 2 minggu lagi yaitu putusan sidang. Sampai disinipun aku masih berharap jika suami ku akan membatalkan gugatannya, tidak henti henti aku berdoa, meminta pada ALLAH, semoga ALLAH membolak balikan hati suami ku agar mau kembali bersama lagi.
***
Sabtu ini aku berencana kerumah mamah ku di depok, sudah lama aku tidak mengunjunginya. Semenjak suami ku pergi dari rumah dan mengembalikan ku kerumah orang tua ku, praktis kalau ke depok hanya berdua dengan key naik motor, yang tadinya aku hanya duduk manis disamping suami ku, tapi kini tidak lagi,,
Ya semua harus kuterima karena takdir dan garis hidupku memang harus seperti ini.
Dirumah Mamah ku,,
Tanpa sengaja aku membuka ponsel key, aku baca semua percakapannya dengan teman temannya termasuk percakapannya dengan ayahnya.
Aku kaget menemukan percakapan yang menurutku tidak biasa, key tidak pernah seperti ini sebelumnya. Key menjawab setiap pertanyaan pertanyaan ayahnya dengan singkat malah terkesan judes,,
" Ada apa dengan anak ini ??? " pikir ku dalam hati
__ADS_1
Semakin jauh aku baca percakapan mereka hati ku semakin sakit, tiba tiba mata ku berembun, aku mencari key untuk mencari penjelasan atas sikapnya kepada ayahnya,,
" Mah, Key kemana liat gak?? " tanya ku pada mamah ku
" Dirumah nek suli " jawab mamah ku
( Nek suli adalah adik Mamah ku, yang tinggalnya tidak seberapa jauh dari rumah mamah ku, aku memanggilnya dengan sebutan nek karena membiasakan key )
Buru buru aku menyusul key kerumah Tante ku, mamah ku terlihat bingung melihat ku yang tergesa gesa seperti itu mencari key
" Ka, kamu kenapa balas whatsapp ayah seperti ini,,??? " tanya ku sambil menunjukan isi whatsapp key kepada Ayahnya
" Kamu gak sopan tau gak sama ayah,, " suara ku agak meninggi
" Mamah gak suka kamu ngomong ga sopan bgini sama ayah, biar bagaimanapun itu tetap ayah kamu, ayah yang selama ini cari makan untuk kita, hasil keringet ayah yang pertama kali masuk kedalam tubuh mu,, " suara ku mulai berat hampir tidak dapat terdengar, air mata ku mulai meleleh membasahi pipi
Kulihat key sudah mulai menangis, tetapi masih tetap menampakan wajah yang angkuh, tante ku hanya diam melihat kami
" Pokoknya mamah ga mau tau, whatsapp ayah balik, minta maaf sama ayah kalau kamu sudah ngomong ga sopan sama ayah,,, " Tutur ku mengingatkan
__ADS_1
Key mengangguk sambil menghapus air matanya,,,
"Jangan begitu sama ayah, ka,,, kamu harus tetep sayang sama ayah, apapun yang terjadi sama mamah dan ayah, Ayah itu tetap ayah kamu, sayangin ayah, ka,,, " tutur ku sambil terus terisak dan suara ku mulai memelas,,,
" Iya mah " jawab key sambil tangannya mengambil ponsel yang ada digenggaman ku
" Aku akan minta maaf sama ayah,,, " katanya melanjutkan,,,
Aku mengelap air mata ku, aku kembali kerumah mamah ku meninggalkan mereka yang masih shock melihat aku,,,
Dijalan aku berpapasan dengan mamah ku, ternyataa mamah ku ingin menyusul ku kerumah tante ku, tapi mamah ku teruss melanjutkan langkahnya menuju kerumah tante ku, dan aku meneruskan pulang kerumah,,,
Tidak berapa lama, mamah ku kembali kerumah, beliau menghampiri ku,,,
" Key udah whatsapp ayah nya td minta maaf " mamah ku memberitahu ku, sambil duduk disamping ku
Aku mendongak " Iya " jawab ku singkat
" Tadi mamah tanya key kenapa ngomng ga sopan sama ayah,,?? Aa tau ga key jawab apa,,,??" tanya mamah ku
__ADS_1
Aku menggeleng