Suami ku Sayang Suami ku Terbang

Suami ku Sayang Suami ku Terbang
Suami Ku Datang,,,


__ADS_3

Aku sholat Ashar sudah agak agak mendekati maghrib, jadi kuputuskan untuk tetap memakai mukena ku. Sambil menunggu maghrib aku sempatkan balas pesan dari saudara dan teman teman yang menanyakan keputusan hakim tentang kasus ku.


Aku mendengar suara Adzan Maghrib, tapi aku masih asik membalas pesan dari teman teman ku, tetiba aku mendengar suara motor berhenti didepan rumah,,,


Sesaat aku dan Key saling pandang


" Siapa yang dateng maghrib maghrib, ka,,?? " tanya ku pada key


Key mengangkat bahu tanda tak tahu,,


" Assalamualaikum,,, " seseorang menerobos masuk


" Mamah,,, Kaka,,, dimana,,,???" teriaknya pada kami


" Ayah ka,,, !!!" aku sedikit berteriak pada Key, dan langsung berdiri mengambil posisi Takbiratul Ikhram


Suami ku langsung melihat ke arah kamar dimana aku dan Key berada,,,


" Mamah udah sholat apa belum,, ?? " tanya nya

__ADS_1


" Belum, baru mau,,, " jawab ku


" Tunggu ayah ya mah, Ayah ambil wudhu dulu, kita sholat jamaah " kata nya sambil ngeloyor ke kamar mandi


Aku dan key saling pandang,,,


" Ka, nanti kalau mamah sama ayah sholat, foto ya,, !!! " pinta ku pada key yang saat itu memang sedang halangan sholat


Key mengangguk tanda mengerti,,,


Masuklah suami ku mengambil posisi Imam, aku agak bergeser ke belakang sebelah kanan, aku mulai Qomat,,,


Belum sempat aku salam ke kiri suami ku langsung memeluk ku erat, dia menangis, meminta maaf pada ku sambil mencium seluruh wajah ku,,,


Wajahku basah bukan karena air mata ku, tetapi karena air mata suami ku yang membasahi seluruh wajah ku. Aku menangis,,??? tidak sama sekali, mungkin aku sudah lelah,,,


" Maafin ayah ya mah, semua salah ayah, harusnya ayah ga ambil keputusan ini, tapi semua sudah terlanjur dan ayah ga bisa tarik omongan ayah kembali " katanya menangis sambil terus mencium pipi ku dan meremas jemari tangan ku


Aku mengangguk,, " ga apa apa yah,, maafin aku juga, selama jadi istri kamu, aku banyak kekurangannya, aku sering ngelawan sama ayah dan aku belum bisa jadi istri yang baik untuk ayah, aku juga belum bisa memberi ayah anak " tutur ku,,

__ADS_1


" gak mah, mamah ga salah, ayah yang salah,, maaf !!!! " katanya sekali lagi,,


" Apapun yang terjadi sama kita, aku akan tetep sayang sama kamu, sama kaka, aku akan tetap perhatian sama kalian, kalau kamu butuh apa apa ngomong ke ayah ya, jangan pernah sungkan, kalau butuh duit ngomong,, kalau ayah ada, ayah akan kasih kamu tapi kalau ayah juga ga ada kita nangis aja bareng bareng ya,, " sambil terus terisak dan setengah berbisik ditelinga ku.


Aku mengangguk



Suami ku masih terus mencium seluruh wajah ku, aku tidak tau kenapa dia harus melakukan semua itu, mungkin merasa bersalah kepada ku,,, aku tidak tau,, !!!


" Ayah udah makan ??? " Tanya ku sesaat setelah suami ku menjauhkan wajahnya dari wajah ku


" Gak, ayah gak laper,mah,,, " jawabnya


" Maaf ya mah, tadi ayah ga dateng ke pengadilan, ayah banyak kerjaan dikantor, tapi walaupun begitu ayah juga ga fokus kerja, ayah nangis terus, apalagi pas pengacara ayah telepon kalau gugatan ayah ke mamah sudah putus dan disetujui hakim, ayah nangis mah,,, !!! Perasaan, ayah orang paling jahat,,, " tuturnya,,,


" Gak apa apa, aku juga ga dateng ko " jawab ku berbohong


" Entahlah aku tidak mengerti dengan jalan fikirannya, dia yang cerai-in aku, dia yang nangis sampe sebegitunya, itu nangis sedih atau nangis bahagia karena sudah berpisah dengan ku, aku juga tidak tahu, Semua terserah Allah saja,, Allah yang Maha Tahu segalanya, aku menyerahkan segala kepada Sang Khaliq, aku pasrah,,,!!!! "

__ADS_1


__ADS_2