
Aku menatapnya saat suami ku memasukan suap demi suap ke dalam mulutnya, begitu lemah,, gak tega lihatnya YaaAllah,,,
Biasanya dalam keadaan seperti ini suami ku selalu manja padaku, selalu minta aku peluk dan gak mau aku tinggal kemana mana, tapi sekarang seperti ada tembok penghalang diantara kami
Aku berusaha sekuat tenaga menahan tangis ku, aku ga mau suami ku tahu kalau aku amat sangat menghawatirkan keadaannya.
Selesai makan, ku beri suami ku obat yang sudah aku siapkan, kuberikan pada nya dan langsung meminunnya,,,
" Ayah langsung pulang ya, mah,,, udah malem " katanya pada ku,,
Aku mengangguk,,,
" Ayah kan lagi sakit, ayah ga nginep sini aja,,,???" tanya Key
" Ayah pulang aja ya ka, ayah ga bawa perlengkapan kerja buat besok " suami ku memberi alasan pada key. Key pun mengerti
__ADS_1
Suami ku mencium kami secara bergantian, lalu berjalan kearah motornya,,,
Kupandangi punggung itu, untuk yang kesekian kalinya air mata ku membasahi pipi,,
Rasanya campur aduk, sedih, khawatir melihatnya hendak meninggalkan kami dalam keadaan seperti itu, aku sungguh khawatir,,,
Aku menghapus air mata ku saat suami ku membalikan badannya dan berpamitan padaku, aku tersenyum,,, " hati hati dijalan ya yah, gak usah ngebut,,,!!! " kata ku
Suami ku mengangguk,,,
" YaaAllah,,, ko perasaan sedih banget, kasian banget liat ayah, ka,,, " kata ku sambil terus menangis masuk kedalam kamar ku,,,
" Ini kan pilihan ayah, mah,,, Ayah yang pilih ninggalin kita, jadi biarin aja,,, " key mengingatkan ku sambil mengikuti ku dari belakang masuk ke kamar,,,
" Mamah gak tega liatnya,,, " aku masih terus menangis
__ADS_1
" Mamah harus tega,,, biar ayah mikir " tutur key, aku gak ngerti dia mendapat kata kata itu dari mana, tapi semua yang key kayakan memang betul adanya
" Mah, tadi mamah liat Mbah ngobrol sama aku kan?? " tanya key padaku
Aku mengangguk, " Emang Mbah ngomng apa??? " tanya ku
" Mbah bilang sama aku suruh jagain mamah, terus kata mbah lagi aku harus sekolah yang rajin, karena kasian ayah sudah cari duit buat bayarin aku sekolah,,, walaupun ayah bukan ayah kandung, aku harus tetep sayang dan tetap menghargai ayah,,, " tutur key menirukan omongan bapak mertua ku
Aku hanya diam, aku mendengar tapi tidak dapat berfikir,,,
***
Hari ini adalah sidang perceraian ku yang ke 7, agenda mendengarkan keterangan saksi dari pihak ku. Sudah datang dari semalam, adik ku Oceh dan Tante ku Nina ( Nina adalah tante ku, adik bungsu dari mamah ku. usia kami hanya terpaut 3th, dia adalah ibu kandung dari Key. Kenapa Key bisa ada padaku dan suami ku,,?? Karena saat itu Tante ku Nina anaknya banyak dan semua masih kecil kecil, jadi aku minta untuk membantu merawat Key. Kebetulan saat itu Tante ku juga sedang hamil lagi, jadi Key kami yang rawat sampai sekarang )
Sedari pagi kami sudah bersiap untuk menuju Pengadilan Agama. Aku, Oceh, Tante ku. Kali ini Key ga ikut karena harus sekolah,,
__ADS_1
Sekitar jam 9an kami sampai di Pengadilan Agama, aku janjian bertemu dengan Teh Dewi,Pengacara ku terlebih dahulu karena ada banyak hal yang ingin kami bahas sebelum masuk ke dalam ruang sidang.