
Aku benar benar jijik dengan prmandangan yang ku lihat di depan ku, melihat suami ku mengelus elus kepala perempuan yang sedang aku cemburui.
"Gak boleh bgitu, yah,,, kalian bukan muhrim,,," cegah ku
dan suami langsung menurunkan tangannya dari kepala kiky sambil berkata "Maaf,,!!!!!"
Kiky masih terus menangis sambil menggenggam erat jemari ku,,,
Akhrnya ku tau perempuan itu bernama Mindarizky, berumur 23th, beda 20th dengan suami ku,,,
Dengan mata sembab dan suara lirih ku katakan kepadanya bahwa apa yg mereka lakukan dibelakang ku itu salah, tidak seharusnya mereka melakukan ini dibelakangku,,,
"Hubungan kalian hanya hubungan rekan kerja, jadi jangan panggil suami saya dengan sebutan 'Ayah', yang berhak memanggil dirinya ayah hanya saya dan anak saya,,," aku menjelaskan
Kiky mengangguk, sambil tangannya terus *** jemari tangan ku
"Kamu boleh panggil saya Mama seperti Key (anak ku) dan Kalau kamu butuh teman curhat, silakan kamu hubungi saya, saya akan siap 24jam buat kamu, tapi tolong jangan curhat apapun lagi tentang masalah kamu kepada suami saya" aku menjelaskan panjang lebar
Dan kiky mengangguk,,,
__ADS_1
"Mulai sekarang jangan panggil saya Ayah ya, ky,,, panggil saya bapak aja seperti bapak2 yang lain dikantor" pinta suami ku saat itu kepada kiky
"Baik Pak" kiky menjawab,,,
Mulai dari saat itu hubungan ku dengan kiky semakin akrab, dia sering whatsapp aku sekedar menanyakan apakah aku sudah makan atau belum, dan pertanyaan remeh temeh lainnya,,,
Aku menganggapnya seperti adik, jujur smakin hari aku semakin sayang padanya,,
Aku tahu dia datang dari kampung, yang belum tau mana mana, itu yang dia katakan padaku.
Minggu ini kami berencana jalan2 ke Purwakarta, aku sangat ingin melihat air mancur menari di Air Mancur Sri Baduga, sudah lama aku inginn pergi kesana,,,
"Ayo boleh" jawabnya
"Ajak kiky ya,,," pinta ku padanya
Suami ku langsung menoleh kaget kearah ku, kamu serius mau ajak kiky juga tanyanya,,, "Iyaa,,,bolehkan???"
"Terserah mamah,,," katanya
__ADS_1
Baiklaaahhh aku bersorak kegirangan,,, "ayah jangan ngomng sama kiky ya, biar aku aja yang ngabarin dia nanti" pinta ku pada suami,,,
Suami ku mengangguk,,,
"Mamah beneran ngajak kiky pergi???" tanya nya di whatsapp balasan kepada ku
"Iya, kamu mau gak???" tanya ku,,,
"Mau lah mah, makasih ya mah,, mamah udh ngajak kiky pergi sama keluarga mamah" balasnyaa,,,
Aku tidak tau tindakan ku ini salah atau benar, aku hanya ingin kiky merasa tetap punya keluarga disini walaupun orangtua nya berada jauh dr nya,, Aku bahagia jika kiky bahagia, dan yang lebih bahagia adalah suami ku,,, Entahlah, tapi aku tau dia sangat bahagia,,,
Hari dimana kami akan pergi pun tiba, ditengah jalan aku berhenti untuk beli cemilan slama di mobil, aku ambil roti, minuman, anggur, permen, Chiki dan semua yang bayar suami ku, entah kenapa aku merasa suami ku berbeda hari itu,,,
Sesuai perjanjian, kami menjemput kiky di depan sebuah Resto cepat Saji, kiky diantar oleh seseorang yang belakangan ku tau bahwa utu adalah pacarnya,,
Baiklah,,,, kita mulai perjalanan,,,
Sepanjang jalan kami tertawa, bernyanyi, kami bahagia,,,tetapi yg lebih bahagia hari itu adalah suami ku,,,
__ADS_1
Sempat aku berfikir negatif tapi ku singkirkan buru buru pikiran itu, aku tidak mau merusak hari indah ini