Suami ku Sayang Suami ku Terbang

Suami ku Sayang Suami ku Terbang
Dirumah Sahabat ku,,


__ADS_3

Tangis ku semakin keras,,,


Aku sudah tidak bisa menahan lagi, apa yang aku rasakan saat itu, semua aku tumpahkan pada Acha


" Gw ga percaya Ayah Key tega banget sama gw, cha,,, dia bener bener ceraiin gw,,, gw sekarang sendiri cha, gw ga punya suami lagi, gw jandaa,,, " aku menangis dan berteriak dipangkuan Acha badan ku berguncang hebat, aku tidak bisa menahan tangis ku lagi


" Yang sabar Key, terima dengan ikhlas, inshaaAllah lw dapet suami yang lebih baik dari ayah Key,,, " Acha menangis sesegukan sambil terus tangannya mengusap punggung ku


" Gimana hidup gw dan key selanjutnya, Cha,,, " aku masih terisak


" Percaya sama Allah, Key,,, rezeki lw sama key bukan hanya lewat tangan ayah key, rezeki udah diatur Allah dan ga akan pernah tertukar. Dan apapun yang Ayah key sekarang lakukan pada lw dan key, itu semua akan kembali pada dirinya, dia akan ngerasain apa yang lw sekarang rasain, sakit hati, merasa di buang, direndahkan,,, dia kelak akan merasakan itu, lw jangan takut,,ada Allah key, Allah ga tidur, Allah liat dan Allah catat semua perlakuan Ayah key sama lw berdua,, " Acha menguatkan ku sambil menepuk punggung ku berharap aku tegar

__ADS_1


Ku angkat kepala ku dari pahanya, aku membereskan duduk ku kembali, aku mencoba berhenti menangis walaupun sisa sisa air mata masih tetap jatuh di sudut sudut mata ku tapi tangis ku sudah tidak sekeras tadi.


" Kuat ya Key,,, !!! " Acha meyakinkan ku


Aku mengangguk pelan, walau jelas banyak keraguan dan pertanyaan dalam hati ku. Akankah ??? apakah ??? bagaimanakah ??? dan masih banyak lagi,,


Aku mengeluarkan semua yang aku rasakan saat ini, aku ingin menangis sebanyak yang aku mau dan aku mampu hingga ketika dirumah nanti tidak akan ada lagi tangis, aku tidak mau menangis didepan Key.


Kami tiba dirumah, setelah sebelumnya aku menjemput Key terlebih dahulu tadi disekolah sepulang dari rumah Acha.


" Semua udah selesai, mah,,?? " tanya key padaku

__ADS_1


Aku mengangguk pelan sambil kutatap wajahnya


" Iya,,, Udah selesai !!!" aku melanjutkan


" Yang sabar ya mah, Mamah ga sendirian masih ada aku ko,, aku akan jagain mamah, aku ga akan pernah tinggalin mamah. Aku janji mah,,, !!! " key menatap ku


Aku tersenyun dan mengangguk, aku mengelus pipi Key,, aku berusaha menahan sekuat tenaga untuk tidak kembali menangis, tapi aku sadar bahwa sekarang mata ku berembun karena aku sudah tidak jelas melihat wajah Key terhalang air yang mengembang disana, aku menahan tangis,,,


" Aku akan bikin mamah bangga sama aku dan kita akan bikin Ayah menyesal sudah ninggalin kita, mah,, !!!! " seru key sambil memeluk ku seakan tau apa yang aku butuhkan saat ini, sebuah pelukan yang menguatkan.


" Jangan pernah tinggalin mamah ya, ka,,, cuma kaka yang mamah punya saat ini " air mata ku meleleh dan aku merasakan pelukan key begitu erat ditubuhku, seperti dia juga sedang berusaha menguatkan dirinya sendiri, dan kami saling menguatkan,,

__ADS_1


" Maafkan mamah, kak,,, bukan keluarga yang seperti ini yang mamah ingin berikan padamu saat mamah mengambil mu dari ibu mu, saat itu mamah berharap kamu punya kehidupan yang layak dengan orang tua yang lengkap, berkecukupan dan selalu membuat mu bahagia. Tetapi semua hanya rencana, karena semua harus berakhir seperti ini sekarang dan ini semua pasti sangat mengecewakan mu,,, maafkan,,, !!!! " aku semakin mengeratkan pelukan ku pada key, seakan aku ingin key tau apa yang sedang aku pikirkan.


__ADS_2