
Ternyata objek wisata yang kami tuju sedang tidak beroperasi dikarenakan debit air kurang karena saat itu musim kemarau, akhrnya kami mencari alternatif wisata lain, jatuhlah pilihan kami kepada waduk Jatiluhur,,,
Baiklah, kami akan kesana, tapi sebelumnya kami akan mengisi perut terlebih dahulu,,,
Tidak ada yang aneh semua tampak normal, kiky selalu main dengan kak key, anak ku,, sedangkan aku selalu menemani disamping suami ku,,,
saat itu aku seperti memiliki dua putri, ya aku bahagia,,,
Padahal awalnya, mama ku melarang untuk membawa serta kiky, takut ada hal2 yang tidak diinginkan di kemudian hari, dan saat itu aku meyakinkan mama ku bahwa semua akan baik2 saja, tidak perlu khawatir dengan hubungan mereka, karena hubungan mereka hanya hubungan anak dan orang tua, jelasku kepada mama ku,,,
Karena aku keukeh dengan argumen ku akhrnya mamah ku mrnyetujui keputusan ku,,,
Kami banyak mengambil foto dan video disana, entah mungkin ratusan foto karena memang banyak spot bagus disana untuk foto2.
Hari menjelang sore, kami pun bergegas untuk pulang,, karena perjalanan lumayan memakan banyak waktu,,,
Mulai perjalan pulang, perasaan sudah tidak nyaman melihat kedekatan mereka, tapi aku tidak perlu khawatir yang berlebihan, karena memang aku yang meminta kiky ikut.
__ADS_1
Ketika melewati sebuah resto, suami ku bertanya kepada kiky,,, "Kamu inget gak kita pernah kesini, ada acara gethering dari kantor???" " iya inget pak, kiky baru masuk saat itu, masih anak magang" jelasnya,,
Banyak yang mereka obrolin, aku pura pura ga dengar, merem ajaa sambil menikmati musik,,,
kami mampir sholat maghrib dan Isya di Masjid raya Karawang,,,
Ketika kami selesai mengambil wudhu, kami yang berjalan beriringan berpapasan dengan Suami ku, dia dadah2 ke kak key,,,
Selesai sholat, kami bertemu kembali dengan suami di teras masjid, dia bertanya kepada ku " Mamah tadi dimana selesai anak2 ambil wudhu, ko ayah ga liat"
"Aku dibelakang mereka, kami jejeran jalan bertiga kok" jelas ku
"Mata mu cuma bisa liat dia emang, aku ketutupan" kata ku sedikit sewot sambil berlalu,,,
"Kok mamah ngomngnya bgitu???" tanyanya meminta penjelasan atas kalimat ku
tapi aku tidak menjawab, buru buru aku masuk kedalam mobil tanpa mengindahkan tatapannya yang kebingungan,,,
__ADS_1
Aku mulai benci ada disini, aku mulai gak nyaman ada disini,,,
Sesuai perjanjian, kami mengantar kiky hingga depan gerbang komplek perumahannya, Dia turun sambil mencium tangan ku dan berkata "terimakasih mamah,,,"
aku membalas dengan mengangguk n tersenyum,,,
Hingga perjalanan sampai rumah, tidak ada yang aku dan suami ku bicarakan lagi, kami hanyut dengan fikiran masing masing,,,
"Yah, Boleh gak kamu blokir no kiky??" tanya ku
Walaupun dengan sedikit kaget, dia jawab "Boleh, kenapa emang??" " ga apa2, blokir ajaa, kan kalian msh ketemu di kantor, ga perlu berhubungan drumah kan,,," jawabku
Tidak lama suami ku memperlihatkan whatsapp nya bahwa dia sudah memblokir kiky ssuai permintaan ku,,,
Entah apa yg ada di fikiran ku, kenapa aku selalu curiga dengan mereka berdua, bahwa mereka sedang mempermainkan aku,,,
pikiran itu terus terus ada di otak ku,,,
__ADS_1
Semakin hari hubungan ku dengan suami ku semakin tidak baik, ada jarak diantara kami,,,
Entah mengapa, aku sendiri tidak tau tapi itulah yang terjadi.