Suami ku Sayang Suami ku Terbang

Suami ku Sayang Suami ku Terbang
Tidak Jarang,,,,


__ADS_3

Setiap pulang kerja suami ku selalu terlihat murung, puncaknya dimalam itu ketika suami ku pulang kerja dia tiba dengan muka yang sedih, kuyu, layu, tidak ada gairah,,,


Aku yang sedari tadi nenunggu kepulangannya sampai bingung dibuatnya,,,


"Ada apa yah,,,???" kutanya kan perihal keadaannya, setelah aku mengambilkan air minum dan suami ku rebahan menghadap langit di bangku rotan teras rumah kami,,,


Dia tidak menjawab, hanya bulir bulir bening yang kulihat berjatuhan di sudut sudut matanya,,,


"Ayah merasa sepi, mah,,, hidup ayah ga ada gairah,,,Ayah kerja untuk siapa, ayah kerja banting tulang buat siapa???" tuturnya sambil terisak menahan tangis,,,


"YaaAllah Ayah, jangan bgitu, ayah kerja untuk aku, untuk kaka,,,kenapa ayah ngomng begitu,,, apa yang ayah inginkan sebenarnya???" tanya ku


"Ayah pengen punya anak,,," katanya dengan tangis yang menjadi jadi, berbarengan dengan turunnya hujan deras malam itu,,,


"Kita punya kaka key, ayah,,, dan kita sedang berusaha,,,kita sedang berjuang untuk punya anak sendiri, jangan seperti ini ayah, semangatlah,,, aku butuh suami yang bisa menyemangati ku, bukan suami yang lemah seperti ini " aku berkata ditelinganya, sambil terisak,,,


Dia memeluk ku, menciumku,,, sambil berkata " maafin ayah mah, ternyata ayah lemah,,, ayah ga sekuat orang orang diluaran sana yang dengan sabar menanti,,,"

__ADS_1


Kami berpelukan sambil menangis, ku bisikan padanya "Sabar ayah, tunggulah sebentar lagi, kita sedang berjuang untuk mendapatkannya,,,"


Aku menciumnya dengan matanya yang basaahh,,,


Tetiba suami ku duduk, dan aku pun merapihkan posisi duduk ku,,, " Ada apa yah? ada yang ingin ayah sampaikan padaku???" tanya ku


"Ayah boleh minta ijin gak, ayah mau pergi jauuhhh, sendiri aja,,, ayah pengen buang2in perasaan yang ayah rasakan ini, tapi ayah gak tau mau kemana" tuturnya,,,


Aku kaget,,, "Ayah mau ninggalin aku???" tanya ku,,,


"Hanya beberapa hari mah, ayah pastikan ayah pulang" jawabnya,,,


"Boleh mah???" tanya nya,,,


"gak!!!!" jawab ku


"Hanya beberapa hari aja mah, Ayah janji, begitu ayah pulang, ayah akan menjadi sosok yang baru,,,ayah akan buang semua yang ada dipikiran ayah saat ini" jelas nya,,,

__ADS_1


"Terus aku gimana kalau ayah pergi" tanya ku sambil menggenggam erat jemari tangannya


"Mamah boleh ko ke rumah enek (mamah ku) dulu, nginep disana, nanti kalau ayah pulang mamah juga pulang dari sana" jawabnya


"Emang ayah mau kemana sih?" tanya ku


"Gak tau, ayah bakal jalan sejauh yang ayah mampu,,, ayah gak pake mobil, ayah naik motor aja,,,dimana ayah capek, saat itu ayah akan pulang,,,"


Dengan berat hati aku mengiyakan permintaan suami ku,,,


Aku tidak pernah berpisah tidur dengan nya, walaupun saat bertengkar sekalipun, kecuali dia ada kerjaan kantor yang mengharuskannya menginap.


Kami selalu tidur bersama, walaupun saat bertengkar, aku selalu berusaha saat tidur sudah tidak dalam kondisi yang bertengkar, karena kami selalu tidur saling berpelukan,,,begitulah kami


Suami ku sudah mendapatkan ijin cuti dari kantor 3hari


tgl 2 dan 5 november 2018, yaitu hari Jumat dan Senin, karena sabtu minggu memang kantornya libur,,,

__ADS_1


Jadi oraktis Suami ku punya 4hari untuk pergi meninggalkan ku,,,


Sehari sebelum keberangkatannya, hari kamis malam, aku merapihkan apa saja yang akan suami ku bawa saat bepergian,,,


__ADS_2