Suami ku Sayang Suami ku Terbang

Suami ku Sayang Suami ku Terbang
Aku Kembali kerumah ku,,,


__ADS_3

" Dia gak tau apa ya gw sayang banget ma dia, med,,,??? padahal yang kurang Dj med, bukan gw,,, tapi Dj malah yang ninggalin gw " kata ku pada mamed masih dengan terisak


" Dia bukan ga tau, tapi dia buta,,,!!!! Dia dibutakan oleh keinginannya buat punya anak sendiri, makanya dia begitu, Dj tuh Kurang bersyukur lebih tepatnya, padahal udah punya segalanya termasuk punya Key. Kalau dia bersyukur dengan apa yang dia punya sekarang, dia gak akan berbuat seperti ini " dengan nada sedikit emosi mamed menuturkan pendapatnya


Aku hanya diam, sambil terus mengelap air mata ku yang masih berjatuhan


" Maaf Riana, gw emosi,, !!! gw kesel liat lw diginiin ma Dj " tutur nya,,,


" Iya gpp,,, " aku mengangguk pelan


Setelah obrolan ku dengan mamed selesai, Adib menghampiri ku yang masih duduk di pinggir kasur,,


"Gw pulang dulu ya A,,,!!!! " katanya sambil memeluk ku erat dan mencium ujung kepala ku


" Lw yang sabar ya, semoga ini yang terbaik untuk lw dan Key,,,maafin gw, gw gak tau kalau masalahnya serumit ini dan harus berakhr seperti ini, kalau gw tau dari awal mungkin gw bakal ngomong sama mas Dj. Gw cuma menyesalkan keputusan yang mas Dj ambil terlalu tergesa gesa, gak di pikirkan matang matang " Adib menuturkan sambil terus menangis menciumi ujung kepala ku


" Iya gak apa apa, mungkin memang sudah takdir gw, dib " kata ku sambil menangis dan terus memeluk adik ku

__ADS_1


" Jagain gw ya, dib,,, sekarang gw gak punya suami, ga ada lagi yang jagain gw, lw yang harus jagain gw karena gw kakak lw " pinta ku sambil terus terisak,,,


" Pasti A, gw bakal jagain lw terus sama key, lw sama key tanggung jawab gw "


Kami menangis sambil berpelukan, saling menguatkan,,,


Dua hari setelah suami ku mengembalikan aku kerumah orang tua ku, aku kembali kerumah kami ( rumah ku dan Suami ku )


Dengan menumpang mobil Adib, aku diantar hingga depan rumah ku. Aku lupa mengabari Suami ku kalau aku saat itu aku ingin kembali ke rumah kami.


Aku menelpon, kutanyakan dimana dia, karena aku ada dirumah gak bisa masuk kedalam rumah karena lupa bawa kunci cadangan saat dia mengantarkan aku pulang ke rumah orang tua ku,,,


Hampir 15menit aku menunggu di teras rumah bersama key, akhirnya yang ditunggupun tiba.


Aku cium punggung tangannya, Dj masih mencium bibir ku, seperti tidak terjadi apa apa dua hari yang lalu,,,


Aku membawa barang barang ku masuk dan suami ku membantu ku,,, Ku katakan padanya aku mau ngobrol dengannya sebentar, sebelum dia kembali kerumah bapaknya,,,

__ADS_1


Kami duduk di pinggir kasur di dalam kamar kami, kututup pintu agar Key tidak mendengar apa yang hendak kami bicarakan.


Sesaat setelah kami berdua duduk, tiba tiba suami ku memeluk ku, dia mengatakan kalau dia kangen dengan ku. Eehh,,, apa apaan ini,,,????


" Ayah, gak boleh begini yah,,, !!! " kata ku


" Ayah kangen mamah,,," jawab nya


" tapi ayah udh pulangin aku kerumah papah, berarti sudah jatuh talaq ayah pada ku " aku menjelaskan apa yang saat itu aku tau.


( Padahal itu salah, sampai kapanpun kami masih tetap suami istri sampai Pengadilan Agama mengetuk palu dan suami ku membaca Ikrar Thalaq terhadap ku, baru disitu dikatakan kami sudah resmi cerai dan bukan suami istri lagi, dan selama suami ku belum membaca Ikrar Thalaq, kami masih tetap suami istri, itu yang aku tau belakangan.)


" Tapi ayah kangen banget sama mamah,,, " katanya


Aku menjauhkan tubuhnya, "gak boleh, ayah,,," itu yang ku katakan padanya,,,


Padahal sejujurnya, aku juga masih ingin disayang, ingin dipeluk seperti kemarin kemarin, aku kangen kamu,,,,

__ADS_1


Sambil duduk kami membahas banyak hal, tentang rumah, mobil, gaji yang selama ini aku pegang dan termasuk asuransi Key.


Selesai membahas semuanya, aku berganti baju, baju kebesaran ku kalau dirumah ( daster ). Kulihat sepertinya suami ku tidak ada rencana untuk pulang kerumah bapak mertua ku, jadi ku tanyakan padanya apa dia mau pulang atau mau tidur disini malam ini,,,


__ADS_2