Suami ku Sayang Suami ku Terbang

Suami ku Sayang Suami ku Terbang
Aku Resmi Menjanda


__ADS_3

Assalamualaikum pembaca setia novel ku,,,


Maafkan Aku ya yang terlalu lama vacum update kelanjutan cerita kisah ku ini, memang tidak bisa ku pungkiri ada rasa sakit yang ingin ku hindari, karena setiap aku ketik novel ini, bayangan dan ingatan ingatan masa lalu muncul kembali membuat aku sedih dan gagal move on .


Aku sedang berjuang agar bisa menerima semua takdir hidup ku. Karena ini semua tidaklah mudah untuk ku, anak ku dan keluarga ku.


Untuk aku yang sekarang kalian lihat, masih sehat, kuat, sabar itu tidaklah mudah, semua tidak lepas dari usaha keluarga ku untuk terus memberikan penguatan atas diri ku, bahwa tanpa mas DJ semua akan tetap baik baik saja untuk ku dan anak ku.


Terlihat lebay mungkin, tapi itulah yang aku rasakan dan aku alami, sampai BB ku turun 30kg.


kadang kalau ada orang yang nyinyir bilang aku terlalu meratapi takdir, cobalah kita bertukar tempat sebentar saja, agar kalian tau bagaimana rasanya jadi aku,,


Jadi tolong jangan menghakimi diriku, cukuplah kalian membaca kisah ku karena yang tau rasanya itu hanya aku,,


Sekali lagi, aku mohon maaf atas penantian panjangnya yang dengan setia menunggu kelanjutan kisah ku.


Dan inilah cerita selanjutnya yang juga cerita akhir dari babak rumah tangga ku,,,

__ADS_1


****************


Tidak berapa lama setelah aku menelpon Yuni, teh Dewi datang menghampiri ku,,


"Sudah selesai teh?? " tanya ku,,


"Sudah bu, sekarang ibu sudah resmi single parent,, tadi bapak sudah membacakan ikrar talaq atas nama ibu " jawabnya menjelaskan,,,


Deeggg,,,, jantung ku berdesir,, ada rasa sakit yang teramat sangat disana, ada rasa kecewa yang dalam kepada suami ku, lebih tepatnya mantan suami ku. Seperti teh Dewi tahu apa yang aku rasakan, dia menggenggam jemari ku erat sambil berkata lirih,,, " sabar ya Bu, inshaAllah ini yang terbaik untuk ibu, Allah tahu bahwa ibu perempuan kuat, jangan patah semangat ya Bu, tetap maju walau apapun yang terjadi " Teh Dewi membesarkan hati ku,,


Ada bulir bening menetes disudut mata ku, biar bagaimanapun aku berusaha tegar, tetap aku adalah wanita yang lemah,,


Bagaimana tadi saat ketemu Pak DJ?? Dia nanyain aku gak??? tanya ku selidik


"Iyalah pastinya Bu, bapak nanyain ibu, knpaa ibu tidak datang, saya bilang kalau ibu sedang tidak enak badan,," teh Dewi menjelaskan


Aku menggangguk,,,

__ADS_1


"Bapak titip salam untuk ibu, bapak minta maaf atas semua yang sudah terjadi,, sebenarnya bapak mau ngomng sndiri sama ibu atau sekedar chat ibu di WhatsApp, tapi kata bapak nomer hp beliau di blokir sama ibu yaa,,,?? soalnya tadi bapak kasih liat chat bapak ke hp ibu smua centang satu, berarti nomer hp bapak sudah di blokir sama ibu " teh Dewi menjelaskan panjang lebar


Aku hanya senyum kecut,,


"Buka ajaa Bu, jangan di blokir nomor hp nya bapak, mungkin aja ada niat baik bapak apapun itu, syukur syukur bapak ngajak rujuk,,"


"Iya inshaAllah nanti ku buka blokirannya" jawab ku tanpa ekspresi,,,


Teh Dewi memberikan amplop coklat kepada ku


" Ini didalamnya ada uang Iddah dan uang Wadiah buat ibu dari Bapak " Teh Dewi memberitahu ku


Sesaat aku memandangi amplop coklat tersebut, 14tahun aku menjadi istri hanya dibayar dengan uang belasan juta saja, aku menarik nafas panjang tanda kekecewaan ku kepada mantan suami,,


Tapi apa mau dikata, inilah sekarang statusku 'Janda anak satu ' tanpa pekerjaan dan tanpa penghasilan.


Aku hanya berharap yang terbaik selalu Allah berikan untuk ku dan anak ku,,

__ADS_1


Aamiin YaaAllah,,,,


__ADS_2