SUAMI TAK DI ANGGAP

SUAMI TAK DI ANGGAP
SOFA MENYEBALKAN


__ADS_3

Sofa mendengarkan suara gaduh di dalam garasi mobil. Karena sangat penasaran, pembantu rumah tangga di rumah Darius itu menilik ke tempat itu. Wanita yang sukanya berpakaian seksi dan menunjukkan bagian-bagian yang menonjol miliknya itu lantas berusaha ingin mengetahui suara apa yang telah ia dengar itu. Sedangkan suara Amira dengan Darius saling bersahut-sahutan hingga menciptakan suatu irama indah yang bikin bergetar alam bahkan Dinding-dinding rumah itu.


Menyadari ada suara langkah kaki mendekati garasi mobil dan bahkan saat ini dekat di samping mobil dimana Darius dan Amira sedang asyik menikmati penyatuan keringat.


"Sayang, tahan suara kamu! Ada Sofa di garasi ini," bisik Darius. Namun lantaran sangat penasaran, akhirnya Sofa mengintip dibalik kaca mobil milik Darius.


"Edan! Sofa itu benar-benar gila!" umpat Darius. Darius kini semakin memeluk Amira untuk menutupi bagian-bagian tubuh nya yang terekspos jika dilihat dari kaca itu. Darius melihat wajah jelek Sofa dibalik kaca mobilnya. Sofa akhirnya berlalu meninggalkan garasi mobil itu.


"Sayang! Kamu kenapa takut? Kaca mobil kita ini tidak bisa dilihat dari luar, sayang! Kita saja yang bisa melihat wajah Sofa yang jelek itu," ucap Amira kini malah cekikikan melihat wajah panik suaminya.

__ADS_1


"Aku takut loh, jika belalai ku dilihat Sofa. Dia itu genit banget! Pembantu yang paling genit adalah dia. Sukanya bagian dada nya di busung kan supaya aku bisa melihat nya," ucap Darius. Amira terkekeh.


"Sudah belum, mas! Ayo kita keluar!" ajak Amira yang kini sudah mulai merapikan pakaian nya. Sedangkan Darius pun mulai membenarkan celananya. Kemejanya dibiarkan tidak dikenakan lagi hingga dadanya kini masih bertelanjang dada.


Amira dan Darius keluar dan turun dari dalam mobilnya lalu masuk ke dalam rumah melalui pintu samping. Darius memeluk pinggang Amira dengan mesra. Keduanya sangat bahagia bisa menikmati kegiatan ritual suami istri itu di dalam mobil.


"Sensasi nya lain yah, sayang! Apakah kita akan mengulangi nya lagi?" bisik Darius.


"Ya ampun tuan muda! Wow banget deh!" teriak Sofa. Spontan Darius berlari menuju kamar utama nya supaya badannya yang terlihat sangat maco dan seksi tidak lagi dinikmati oleh pembantu rumahnya. Amira hanya cekikikan ketika melihat Darius sangat jijik dengan Sofa yang super genit itu.

__ADS_1


"Mbak Sofa! Tolong bikinkan kami jus jeruk dan satu lagi panggilkan tukang pijat ke rumah ini yah! Badanku pegal semua mau pijat," ucap Amira. Sofa mengangguk paham.


"Baik non Amira! Wah seperti nya non Amira tadi habis bertempur dengan tuan muda Darius di garasi yah?" ucap Sofa. Spontan mata Amira melebar sempurna. Sofa menutup mulutnya sendiri lantaran keceplosan mengatakan apa yang menjadi dugaan nya.


"Eh, jus jeruk dua dan jangan lupa memanggil tukang pijat!!" gumam Sofa mengulangi perintah majikan nya. Sofa lalu bergegas dengan cepat meninggalkan Amira yang masih Terbengong memiliki ucapan Sofa.


"Eh, apakah sofa tadi melihat aku dengan Darius bercinta di dalam mobil? Ah, gak mungkin! Kaca mobil itu tidak bisa melihat dari luar. Ah jangan-jangan Sofa melihat belalainya mas Darius," gumam Amira lalu melangkah masuk ke dalam kamar utama nya menyusul suaminya, Darius.


Sofa cekikikan saja di dapur.

__ADS_1


"Aku kan hanya mendengar suara tuan muda Darius dengan non Amira yah, uh ah uh ahh... terus mas terus mas, yang kuat mas, yang kenceng mas, uh ah uh ah, Hahaha, Aku kan jadi penasaran dan ingin melihat. Tetapi sayangnya aku tidak bisa melihat adegan itu," gumam Sofa sambil membuatkan jus jeruk untuk majikannya.


__ADS_2