SUAMI TAK DI ANGGAP

SUAMI TAK DI ANGGAP
SUAMI DIKERJAI


__ADS_3

"Ini loh pak, masa Amira menyuruhku mengenakan daster ketika memasak mie kuah pedas yang diminta nya," jawab Darius. Amira menggembung kan kedua pipinya saat Darius mengadu pada Pak Djarot dan juga mama nya.


"Darius! Kamu harus menuruti semua permintaan Amira, istri kamu dong! Apa kamu mau anak yang akan dilahirkan Amira nanti ngeces terus?" sahut Pak Djarot.


"Benar, sayang! Amira, selain minta Darius memasak mie kuah pedas sambil mengenakan daster, kamu ingin apa lagi sayang? Kamu jangan takut jika menginginkan sesuatu yah! Mama papa tidak ingin memiliki cucu yang ngencesan terus," kata Bu maya. Darius menyipitkan bola matanya menatap mama dan papa nya.


"Sebenarnya di sini ini anak mama papa siapa sih? Aku seperti dianiaya seperti ini?" ucap Darius mengeluh.


Pak Djarot, bu Maya dan juga Yaman hanya terkekeh mendengar nya. Sedangkan Darius hanya bisa pasrah menerima permintaan aneh dari istrinya tersebut. Darius segera melenggang ke dapur untuk membuatkan mie kuah pedas sesuai permintaan istrinya.


"Papa, Amira, mama mau ambilkan daster dulu biar dipakai buat Darius," kata bu Maya. Amira tersenyum lebar saat mama mertua nya terlihat bersemangat dengan keinginan anehnya.

__ADS_1


🦋🦋🦋🦋🦋


Darius kini sudah sibuk di dapur membuatkan mie kuah pedas permintaan Amira, istrinya. Benar saja! Darius dengan sangat terpaksa mengenakan daster milik mama nya atau ibu Maya. Sedangkan Amira sendiri menyaksikan kesibukan Darius dalam memasak mie kuah pedas untuk nya. Dengan menahan tawa, Amira mengabadikan momen langka itu di ponsel nya. Dengan foto maupun video, Amira mengabadikan kegiatan memasak Darius itu.


"Wah, suamiku terlihat sangat seksi sekali saat sedang sibuk dan fokus memasak," ucap Amira terlihat sangat bahagia melihat Darius mengenakan daster milik mama nya.


Yaman yang sejak selepas makan malam diajak bermain catur dengan pak Djarot di ruang tengah menjadi penasaran dengan Darius yang saat ini di dapur dikerjai Amira.


"Om, om Djarot mau kopi tidak? Saya ingin buat kopi, om Djarot mau tidak?" tawar Yaman kepada Pak Djarot. Sebenarnya dalam hati Yaman ingin melihat kehebohan pasangan suami istri itu saat di dapur. Apalagi Darius yang mengenakan daster saat memasakkan mie kuah pedas buat Amira.


"Baik om, siap dibuat kopinya!" sahut Yaman.

__ADS_1


Yaman segera melangkahkan kaki lebarnya menuju dapur. Sebelum Yaman hendak membuat kopi, Yaman memperhatikan Darius yang kini sudah duduk di sebelah Amira dengan mengenakan daster. Darius melayani Amira yang saat ini menginginkan mie kuah pedes. Amira terlihat manja minta disuapin Darius dengan mie kuahnya. Yaman yang melihat adegan romantis antara Darius dengan Amira ikut tersenyum lebar.


"Wah, Darius! Sepertinya kamu lebih terlihat tampan dengan daster milik tante Maya loh!" goda Yaman seraya mendekati keduanya. Darius hanya menjulurkan lidahnya tidak perduli.


"Hem, sudah kenyang mas!" ucap Amira. Padahal mie kuah baru masuk ke dalam mulut kecilnya dua sendok. Darius menjadi melebarkan bola matanya.


"Ayo tambah lagi dong sayang! Kamu baru makan dikit tadi!" protes Darius.


"Tidak mas! Aku sudah kenyang! Kasihkan Yaman saja!" kata Amira. Yaman yang mendengar nya menjadi menyipitkan bola matanya.


"Apa? Aku tidak bisa makan pedas, Amira!" tolak Yaman. Namun mata Darius menatap tajam ke arah Yaman.

__ADS_1


"Kamu makan, atau aku memecat kamu dari toko kue? " ancam Darius. Yaman mau tidak mau akhirnya memakan mie kuah pedas buatan Darius.


"Astaga, pedas sekali Darius! Ini bisa membunuh aku!" protes Yaman. Amira dan Yaman terkekeh saja melihat wajah Yaman yang sudah merah karena kepedesan.


__ADS_2