Suami Yang Tak Sempurna

Suami Yang Tak Sempurna
Terbongkarnya rahasia


__ADS_3

Jarak yang terjadi bukan karena waktu yang membentang, tapi rasa egois manusia yang tak bisa menerima takdir membuat dirinya menjauh tanpa sebab.


Mereka saling menjauh, saling berdiam diri tanpa mau mengalah satupun. Ego yang mereka pertahankan, berlahan hubungan yang mulai harmonis sekarang berlahan memudar.


Memilih mengabaikan kewajiban dan melupakan masa depan, Deanra hanya memikirkan rasa sakit hatinya karena perjodohan ini. Ia ingin mengakhiri semuanya, tapi ia juga terjabak dalam hubungan yang tak diinginkan ini.


Sedangkan Ares... Keegoisan yang membuat dia memaksa Dean itu terkungkung hidup bersamanya. Dari awal ia sudah tahu jika Dean mencintai pria lain, tapi dengan egois ia tetap meminta sang bunda untuk melamar sang gadis untuk dirinya.


Dia tahu, ada semacam perjanjian yang dilakukan oleh orang tua mereka di masa lalu yang membuat mereka dijodohkan. Karena itu akal licik Ares berjalan, ia bisa memaksa Dean menerima pernikahan ini, karena ia tahu Deanra tak akan berani menolak permintaan ayahnya.


Sekarang dia berhasil, dengan sikap seperti pria yang lemah selama ini dia berhasil menarik perhatian dan membuat Deanra bertahan pada pernikahan ini. Tapi sampai kapan?


Saat mendengar Dean bilang ia bertahan hanya karena rasa kasihan, disaat itulah Ares marah. Setelah ini ia akan menunjukkan seperti apa Ares yang sebenarnya, dia tak akan hidup pura-pura bodoh lagi.


Ares tersenyum licik. Semua berjalan lancar, semua yang dia inginkan kini tercapai. Tinggal hanya membuat gadis itu bertekuk lutut padanya, setelah itu ia akan semuanya akan ada dalam kendalinya.


*****


"Kapan kita akan pulang dari sini,"

__ADS_1


"Pulang?" Ares menarik alisnya, "kau ingin pulang?"


"Tentu saja. Kamu pikir aku akan tinggal disini selamanya?" Dean menatap Ares dengan rumit.


Ada yang berbeda pada pria ini. Tapi apa?


Sejak pertengkaran kemarin dan setelah itu mereka saling diam, Deanra merasa sikap Ares berbeda. Meskipun ia sedikit senang, tapi hal itu juga membuat Dean sedikit takut.


"Kenapa buru-buru sekali ingin pulang? Apa kau sudah tak sabar bertemu dengan kekasih mu itu?" Ares berdecih pelan. Seolah mengejek istrinya yang tukang selingkuh.


Lagi-lagi Deanra terlihat begitu terkejut. Tak pernah Ares berkata begitu kasar padanya dalam waktu tiga bulan ini, tapi kenapa sekarang?


Apa ini sifatnya yang asli?


"Apa kamu sedang menunjukkan siapa dirimu padaku, Ar?" Deanra mengambil ponselnya yang diatas meja, "seolah kamu menyalahkan ku atas semuanya... Jangan lupa siapa penjahatnya disini."


"Dean... Apa kamu harus bersikap seperti ini pada Suamimu hanya untuk membela pria lain?" Ares marah, tapi semarah apapun dia, ia tak akan bisa membentak Deanra dengan keras.


"Lalu seperti apa? Berpura-pura lagi?" Dean berdecih pelan, "Aku tak seperti mu, Ar. Yang pura-pura sakit hanya untuk menjebak ku!"

__ADS_1


"Apa maksudmu?!"


Deanra mendekat, mengikis jarak diantara mereka sehingga nyaris bibir Dean menyentuh telinga suaminya. Lalu ia berucap pelan, mengatakan sesuatu yang mungkin akan membuat hubungan ini semakin panas.


"Aku tau, Ar. Selama ini apapun yang kau lakukan hanya kepura-puraan... Berpura-pura sakit, padahal sebenarnya kau tak sakit. Dan jangan lupa satu hal... Kamu hanya penderita autisme ringan, bukan berat sehingga harus hilang kendali dan menyakiti diri sendiri. Jangan kau pikir aku bodoh!"


Ya, dua hari yang lalu Denara mendapat merasakan sukap Ares. Dan setelah mencari tahu, Deanra menyadari jika penderita autisme ringan tak akan bertindak se-ekstrim itu. Meskipun ia belum mengetahui apa yang sedang disembuhkan pria ini padanya, tapi berlahan rasa kasihan selama ini berubah menjadi rasa benci.


Sedangkan Ares dia terkejut mendengar bisikan Deanra. Tapi hanya sesaat, setelah dia bisa menguasai dirinya ia terkekeh pelan membuat Deanra tak percaya.


"Jadi kau sudah tahu?" Lagi-lagi Ares tertawa, "Apa kekasih mu itu yang mengatakannya?" Kali ini dia tak tertawa, tapi mengepalkan tangannya dengan sorot mata penuh kebencian.


"Jadi benar ya...Tidak peduli aku tahu dari mana, tapi sekarang kebenaran tentang mu sudah ketahuan. Kau mau apa lagi?"


Ares tak menjawab. Dia memilih pergi mengabaikan kata-kata Deanra selanjutnya. Ada satu hal yang selalu ia sembunyikan, tapi Ares sudah tak tahan lagi. Meskipun dia mencintai Deanra tapi ia juga tak bisa kehilangan istrinya. Jadi satu-satunya cara sekarang hanya membuat perempuan itu hanya ada didekatnya.


"Bawa beberapa orang untuk menghancurkan Dia!"


*****

__ADS_1


Banyak rahasia yang belum terungkap di cerita ini, jadi jangan lupa selalu ikutin ya. Dan juga, tinggalkan jejak terbaik kalian disini😘


Salam cinta.....


__ADS_2