Suci yang Ternoda

Suci yang Ternoda
Malam pertama sebagai kematian


__ADS_3

Dunia terasa berhenti ,ku rasakan jiwa ini tak lagi ada pada tempatnya .Aku hancur ,ragaku di buat tak berdaya di rubuhkan oleh hal yang begitu menyakitkan.


Aku diam dalam gendongan nya ,dalam gendongan orang yang telah menjelajahi setiap inci tubuh dan meninggalkan bekas luka yang sedemikian besar ,menyisikan trauma yang teramat hebat dan menjadikan pikiran ku berantakan,tepatnya . Tuhan ,kemana engkau saat ini ? kenapa kau izinkan dia menyentuhku lagi ?


Aku menatapnya dalam kepanikan. Tangan nya menyentuh kaki ku dan berusaha melihat luka di bawah sana .Tidak ,ini tidak sakit tetapi tangan kekar itu rasanya lebih menyakiti mata dan hatiku .Tidak ,ini tidak bisa .Ku mohon demi apapun singkirkan tangan mu itu di atas kakiku. Aku tak sanggup ,karena semua ini hanya akan mengingatkan ku akan malam itu.


Aku masih diam tak bergeming ,memperhatikan tangan nya yang beberapa kali mengusap ujung matanya .Kenapa ? Bukan kah dia memang menginginkan aku seperti ini ? Menginginkan hidupku hancur berantakan ,sama seperti waktu itu ? kenapa harus menangis ,bukan kah ia suka melihat ku tersakiti,seperti ini ?


"Kenapa kau menyakiti diri sendiri ,hah ? Ku mohon berjanjilah untuk tidak melakukan ini lagi ?"Katanya nyaris membentak ku dengan wajah frustasi .


Aku masih diam ,mengunci sepasang netranya yang penuh luka . Bukan kah ini yang kau inginkan ?


Ia hanya memeluk lututku di bawah sana .Tangisan nya terdengar menyayat hati "Jangan lukai dirimu lagi ! Kau boleh membenciku ,kau boleh menghukum ku apapun ,apapun itu ...Tapi ku mohon ,jangan lukai dirimu lagi ,karena aku tidak akan sanggup melihat ini !"Katanya dengan suara pilu .Dia tergugu dalam pelukannya di lututku .


Aku menunduk ,melihat rambutnya yang hitam di atas pahaku .Air mata ku menetes perlahan ,menyadari dia adalah suamiku,suami yang beberapa jam yang lalu telah mengakad dan mengikrarkan diri di hadapan Tuhan bersama Abah.Aku lantas membelai kepalanya pelan ,melawan rasa sakit yang menggoncang jiwa .Seharusnya ,saat ini aku membawa air untuk membasuh ke dua kakinya.


Dia mendongak ,dan aku berhenti mengusap kepalanya. Sepasang netranya mengunciku dengan tatapan yang tak bisa ku artikan ,tetapi ingatan mata itu yang sempat menatapku dengan tatapan melecehkan datang menyerbu ,membuat hatiku kembali di hantam rasa nyeri .Aku menyerah dan aku menangis lagi .


Tangan nya terulur ,menghapus air mata di pipiku "Ku mohon ,jangan menangis lagi !"Mohon nya dengan tatapan dalam .Bukan nya berhenti ,tangis ku malah semakin menjadi .Aku tidak tau apa yang mesti aku lakukan ,berbakti pada orang yang aku benci ternyata rasanya begitu menyakitkan.


"m-mas... !"Ku beranikan diri untuk memanggil nya sebagaimana panggilan istri kepada suami nya .Dia menatapku dengan tatapan penuh harap ,tak tahu kah aku berjuang ,ku katakan ,bahwa ini sangat berat .Teramat berat hingga kematian ku rasa ,rasanya lebih baik dari ini.


"Aku luka ,hatiku luka !" Ucapku dengan tatapan kosong.


Dia mengangguk beberapa kali ,ku rasa mencoba mengusir air matanya yang menuntut hadir. "mas mengerti ,maaf kan mas!" Kami menangis bersama-sama .dalam diam,dalam isakan yang tertahan .Kami menangis entah untuk alasan apa ?


Entah karena terjebak dalam sebuah pernikahan ,entah karena kebencian ,entahlah ..Aku tak tau .Tetapi rasanya saat ini aku sedang berdiri dalam kehancuran .Dan kehancuran itu perlahan ,seperti mencekik dan diam-diam akan membuatku mati.


"Diamlah ,mas akan mengobati luka mu !"

__ADS_1


Dia pergi ,dan aku tak tahu apa yang harus aku perbuat .Aku diam sebagaimana yang dia pinta .Ku harap ,ini juga termasuk sebagai baktiku padanya sampai dia kembali membawa alat-alat yang aku tak tahu dari mana ia dapat kan.


Pandangan ku masih kosong ,memperhatikan dia yang sedang sibuk membasuh luka ku dengan air hangat .Semua nya hambar ,tak terasa sakit karena sentuhan nya lebih menyakitkan dari sekedar ini.


"Alhamdulillah ,kita punya tetangga yang baik ! Mas mendapatkan ini semua dari tetangga kita ,kamu kalo misalkan butuh sesuatu bisa minta tolong sama dia !" Ceritanya sambil meneteskan Betadine dan mengoles salep pada telapak kakiku dan membungkus nya dengan kasa .Sementara ,ku dapati wajah nya lebih tenang.


"Kamu lapar ,mas belikan kamu bebek Madura .Mas baru tahu rasanya seenak ini .Kamu sudah pernah kan mencobanya ?" Dia bertanya di tempat nya ,di meja makan sedang membuka sesuatu .Ku pasti kan itu bebek Madura yang di ceritakan nya .


"Makan ya ,mas suapin mau ?" Ia masih berkeras berbicara ,padahal aku tak menanggapi nya .


Semua nya terasa sangat sulit di pahami . Serba salah ,dan semua hal di sini terasa sangat menyakitkan. Aku membuka mulut ,begitu dia beberapa kali menyodorkan suapan ke arah mulutku . Dan air mataku ku kembali jatuh ,begitu satu suap nasi ditangan nya berhasil masuk ke dalam mulut ku .


Dia tersenyum dengan senyum yang mengembang sempurna ,seperti ini terus hingga ia berhenti melakukan nya ,begitu aku menggeleng menjauhkan mulutku dari nasi ditangan nya.


Sekarang ,satu botol air minum ia juga sodorkan kepada ku lengkap dengan sedotan nya.


"Tunggu sebentar ,mas akan membereskan kamar kita dulu !" Ia beranjak ,sebelum mencium keningku.


Aku tak tau berapa lama aku menunggu ,rasanya baru saja dan dia ,pria yang aku benci dan bersetatus suami itu sudah kembali ,dengan segelas susu di tangan nya . Tak bisakah berhenti ,apalagi ini ?


"Mas tadi mampir di super market ,dan mas membeli mu susu kehamilan.Minum ya ,mas ingin bayi kita sehat !"


Bayi ? Bayi sialan yang dengan paksa kau tanam . Aku mual ,merasa ingin muntah ketika tangan kekar nya meraba perutku dengan sayang.


Tetapi ,tak ayal tangan ini menerima dan meminum seperti apa yang ia mau .Lihat,aku kuat . Dengan begini ,aku sudah berbakti bukan ?


"Kamu mau tidur ,sekarang? Pakaian mu pasti gerah ,cepat ganti baju dulu !" Katanya ,dan aku masih diam tak bergeming begitu ia menggendongku kembali ke kamar . Aku di dudukan di sana ,di tepi ranjang menghadap cermin besar .


"Kamu mau mengganti baju sendiri ? " Dia seperti kebingungan ,dengan tangan yang saat ini meremas baju daster kesayangan ku .Entah dari mana ,dia mendapatkan dan mengetahui apa yang suka aku kenakan di waktu tidur .

__ADS_1


"Mas rasa ini akan nyaman di pake tidur mu !" Ucapnya .


Aku tak menanggapi ,merasa diri ini sudah mati .


Sementara,dia pergi dan ku dapati wadah berisi air di tangan nya.


Air mataku menetes bersama dengan saat ia membuka jilbab dan gamis ku secara perlahan .


Dia mengusap waslap di wajah ku ,dan ku dapati rasa segar menyapa .Aku tersadar ,melihat sepasang netra nya yang memancarkan begitu banyak luka.


harus nya ia mendorong dan menciumiku bukan ? Harus nya dia menindih dan menahan ku seperti pada waktu itu.


Tetapi ,dia hanya tersenyum begitu sepasang netra kami tak sengaja bertemu . "Kau sangat cantik ! Aku baru melihat ada bidadari di bumi secantik kamu !" Pujinya sambil lekat menatap mataku . Entah sejak kapan ,baju daster dengan warna hitam bermotif bunga-bunga biru itu telah melekat di tubuh ku.


Dia melepas kan ikat rambut ku ,kemudian dengan lembut menyisir nya . "Biarkan seperti ini ,rambutmu terlihat indah jika di gerai seperti ini !" Aku menatap ,pantulan kami dalam cermin .


Aku berantakan ,mataku bengkak dan aku tau di berbohong dengan mengatakan aku cantik.


"Mari kita tidur !" ucap nya lalu ,kembali menggendong ku dan merebahkan diri ini di atas kasur . Aku diam ,menatap langit-langit kamar .Dia mengusap rambut kemudian mencium kepala ku ,mengusap -ngusap perutku kemudian mencium nya. " Baik-baik ya ,anak ayah !" Ku dapati air mata ini menetes lagi ketika mendengar hal yang begitu menyakitkan itu.


Dia mematikan lampu ,kemudian merengkuh tubuhku kedalam pelukan nya . Aroma oud menyeruak ,menusuk ke Indra penciumanku .Aku terisak , dan dia hanya mengusap-usap punggungku sambil menciumi keningku .


Harus nya ini indah.... Tetapi kenapa ?


Semuanya terasa sebagai kematian yang nyata !


****


Salma sengaja di banyakin up nya biar puas.. selamat membaca dan jangan lupa ,like ,comen, rate dan vote pokok nya ..

__ADS_1


ok .. biar semangat wkwkwk.


__ADS_2