Suci yang Ternoda

Suci yang Ternoda
Terakhir !


__ADS_3

Tidak ada yang bertanya prihal kepulangan ku kerumah ini . Umi selalu menghindari jika bersitatap dengan ku ,aku tau...Wanita yang telah melahirkan ku itu akhir-akhir ini sering banyak menangis.Tentu saja ,beliau pasti merasakan apa yang aku rasakan .Kecewa dengan keputusan Abah ,tetapi tak banyak yang bisa di lakukan untuk menentang nya.


Tadi pagi,aku sempat mendengar dia berbicara pada umi .Menjenguk mami nya di Jakarta untuk beberapa hari ,sama seperti ku .Beliau masih sepenuhnya menerima keberadaan suamiku ,mengingat beliau tadi hanya menanggapi nya dengan anggukan kepala saja.


Uluran tangan suamiku juga di sambut dengan enggan ,aku tau ...Beliau terluka ,aku tau beliau sakit hati dengan dia ."Salam buat mami papi mu ,nak Fikhar!" Hanya Abah yang menerima dia tanpa syarat ,beliau banyak bertanya padanya ,entahlah ku rasa agar dia tak begitu tersinggung dengan perlakuan keluarga ku terhadap nya .


Yang paling parah Zehra ,dia bisa menciptakan berisik pada barang-barang ketika melihat keberadaan nya ,dan ku dapati wajah tak nyaman terlihat jelas dalam bahasa tubuh nya .


Katanya ,dia akan pergi sekitar tiga hari dan aku tak peduli ,mau tiga hari ,mau tak pernah kembali ,aku sama sekali tak peduli .Jika boleh ,aku ingin dia selamanya pergi ,tak menampakan diri lagi karena demi apapun hanya rasa sakit yang ku rasakan saat dekat dengan nya .


"Nafis ... Abah lihat Fikhar sudah banyak berubah !" Ucap Abah. Aku diam tak menanggapi ,hanya sesekali menatap matanya yang juga menatapku .


"Dia gak berbuat hal buruk lagi kan sama putri umi, awas saja kalau terjadi sesuatu sama Nafis , Abah mesti bertanggung jawab !" Sanggah umi dengan suara ketus .

__ADS_1


"Umi ...Istighfar !" Abah membela ,tak setuju dengan ucapan umi barusan . "Abah yakin Fikhar bisa merubah diri ,tanya saja sama Nafis ,dia tidak mungkin berbuat hal yang tidak baik ,Abah percaya itu !" Hatiku nyeri mendengar penuturan Abah barusan


Memang benar ,Abah tidak salah sama sekali dengan ucapan nya .Selama ini ,pria itu bertanggung jawab ,tak pernah menuntut ,tak pernah mengeluh.Aku ingin sekali mendapatkan kemarahan darinya ,menemukan tatapan melecehkan seperti malam itu ,tetapi ...sekarang tak sedikitpun ku temukan di sana.Yang ada ,tatapan penuh cinta dan penuh kasih lah ,kesabaran dan keikhlasan yang sekarang justru ku temukan pada dirinya.


Aku sering kali berpikir ,barang kali mataku sudah buta dan pikiran ku sudah gila ,tetapi ...Aku sepenuhnya menyadari bahwa dia yang sekarang bukan dia yang dua bulan yang lalu ku temukan.


Aku baru saja merasa lega ,merasa terbebas dengan beban yang selama ini ku tahan dalam benak.Tetapi ,jarum jam bahkan baru menunjukan pukul tiga saat itu .Dia sudah kembali entah untuk alasan apa .Rindu... Cih ,hal apa yang ia rindukan dalam diriku. Tatapan datar ku ? kebencian ku ? teriakan di mimpi buruk ku? atau siksaan itu ?


Aku ingin menangis lagi ,ketika suaranya aku dengar telah bercakap dengan Abah di ruang tamu . "Lha nak Fikh,sudah balik lagi ! Katanya mau tiga hari di sana?" Pertanyaan Abah terdengar pening di telingaku .


"Nafis... Suami mu sudah pulang lagi . Kamu ajak dia makan bersama ,dia pasti belum makan !"Katanya . Aku menatap dia yang kini menatap wajahku dengan cemas ,tangan nya terkepal ,ku sadari hatinya sedang tak nyaman saat ini .


"Ayo nak Fikhar ,temanin Nafis makan.Dia baru saja memulai makan nya !" Perintah Abah .Aku berharap sekali dia akan menolak ,tetapi harapan itu harus ku telan pahit begitu suara langkah kakinya terdengar nyaring di telinga ku .

__ADS_1


Selera makan ku langsung terjun ke titik nol ,begitu ia mendudukan diri tepat di hadapan ku . Sekarang ,apa yang mesti kulakukan ? Dua Minggu ini aku selalu di layani oleh nya ,tetapi ...Ini di rumah ,di rumah ku dan dia pasti merasa sangat canggung.


Dan dengan berat hati,untuk pertama kalinya aku menyedokan nasi ,mengambil lauk pauk lalu di sodorkan dengan terpaksa ke arah nya .


Dia tersenyum ,kemudian menggumankan terimakasih yang aku sangat muak mendengar nya ..


****


Hai akak semua ... Melihat tidak ada kenaikan pembaca ,rencana nya novel ini akan di tamat paksa . Tetapi jangan khawatir ,buat yang masih penasaran akan kelanjutan nya ,naskah nya akan di sambung di buku baru .Jadi tunggu ya , bab selanjutnya di buku yang baru . Nanti Salma akan kasih tau jika buku baru sudah rilis .


Salma hanya menginformasikan saja ,tetapi tidak butuh persetujuan .Karena bagaimana pun ,ini sudah Salma pertimbangkan .Antara pembaca setia juga diri Salma yang pening mikirin alur dan jalan cerita tapi tak dapat apa-apa .


jadi ,mohon pengertiannya ya !

__ADS_1


selamat menunggu bab selanjutnya di buku baru ,semoga tak pernah kecewa.


__ADS_2