SWEET BAD BOY

SWEET BAD BOY
KEMBAR


__ADS_3

Dina duduk kembali dengan semangkuk bakso dan segela jus jeruk.


Bina menatap mangkuk bakso dina "Oh jadinya pesen bakso" ucap bina tiba-tiba.


"Iya, lagi pengen makan bakso.. tadinya sih mau makan loe bin" jawab dina dengan cuek nya.


Bina bergedik ngeri "Ihhh takut" ucapnya dengan wajah pura-pura takut.


"Ciih.. Sabrina sekarang mulai lebay ya" cibir dina.


Bina pun terkekeh mendengarnya.


Ketika dina sedang memasukkan sambal ke mangkuk baksonya, Riko tiba-tiba berceletuk "Loe berdua kembar ya? ".


Dina dan bina mengernyitkan keningnya.


"Siapa yang kembar " kata bina.


"Loe bin sama dina".


"Emang muka kita mirip? " tanya dina sambil memasukkan bakso kedalam mulutnya.


"Mirip, sama-sama cantik" riko nyengir.


"Tapi si bina lebih cerewet " timpal satya.


Bina mendelik pada satya, yang dibalas satya dengan menunjukkan kedua jari nya dan tersenyum menunjukkan deretan giginya.


"Gue sama bina beda ibu sama bapak" jawab dina masih memakan baksonya.


"Gue kira kembar, soalnya barengan mulu udah gitu nama kalian cuman beda huruf depan nya aja" kata riko lagi.


"Lahh loe kan tau ko, dia ini namanya Sabrina" ucap satya menunjuk bina.


"Iya gue juga tau, tapi tetep aja kalo di panggil belibet banget beda sehuruf doang namanya" kilah riko

__ADS_1


"Yaudah kalo gitu riko manggil aku sayang aja, gimana? " goda bina pada riko..


Riko yang mendengar ucapan bina langsung tersedak batagor nya, sementara satya yang batagor nya sudah sampai di mulut langsung jatuh lagi ke piring.. dan dina yang ikut tersedak jus jeruk nya, jangan tanya Gani.. Gani menatap tajam ke arah bina dan riko bergantian.


Riko yang di tatap gani seperti itu, meneguk ludahnya kasar.. anjirrr si bina bikin gue jadi samsak aja nih*batin riko.


"Ngga!! " tegas gani.


Bina menoleh pada gani, "Ngga ada yang boleh bilang kamu sayang selain aku.. kamu itu calon pacar aku bin".


Bina tersenyum mendengar perkataan gani "Bina becanda aja kali gani" kekehnya.


"Kenapa pada bengong sih, ayok makan lagi.. keburu bel masuk loh" ucap Bina dengan polosnya tanpa melihat situasi yang masih tegang.


Jadilah mereka melanjutkan makannya dengan, situasi tegang.. dengan gani yang bermuka kecut, sedangkan bina tidak merasa bersalah sekali melihat ketegangan ini. bahkan sadarpun tidak wkwkwk.


.


.


"Ngomong kaya giman sih din? ".


"Iya itu godain riko, ".


"Ya ampun aku cuman becanda aja kali ngga ada godain riko".


"Iya menurut loe becanda, tapi namanya kalo orang yang lagi jatuh Cinta denger omongan loe yang kaya tadi bisa bikin salah paham".


Bina cemberut karena diomeli oleh dina "iya nanti ga ngomong gitu lagi, nanti juga bina minta maaf sama gani".


"Bagus!! loe emang anak baik" kata dina sambil menepuk-nepuk bahu bina.


"Kenapa berhenti sih bin? " tanya dina saat bina tiba-tiba menghentikan langkahnya.


"Bina jadi takut, din".

__ADS_1


"Takut apa? ".


"Gimana kalo sekarang gani lagi tonjok-tonjokan sama riko?".


"Bin... ".


"Ngga, ga bisa.. bina harus menghentikan perkelahian mereka.. bina gamau gara-gara bina mereka berantem kaya di TV-TV.. udah dina duluan aja kelas.. bye" ucap bina yang sudah berlari menjauh.


Dina menepuk keningnya "Ya ampun, gue punya sahabat kenapa modelan nya kaya begitu amat sih" gumam dina.


.


.


.


Bina yang sudah sampai di kelas gani, celingukan mencari gani dan riko.. setelah matanya menangkap dua orang laki-laki yang dicarinya, bina segera menghampiri mereka berdua.. Gani dan riko juga menyadari kedatangan bina, dan hanya menatap bina dari kejauhan.


"Widiww ada bidadari masuk ke kelas kita nih" goda temen sekelas gani.


"Bina sini ngobrol sama kita" kata temen sekelas gani.


Bina yang sedang berjalan menghampiri gani berhenti sebentar "iya nanti ya, bina lagi ada perlu dulu sama gani dan riko" ucapnya sambil tersenyum dan berjalan kembali.


"Ahhh mimpi apa gue, di senyumin sama bina" jerit para lelaki teman sekelas gani.


Bina memang cukup populer bagi siswa siswi di sekolah.. khususnya bagi para siswa laki-laki.. karena memiliki Rupa yang cantik, dengan tubuh yang mungil, hidung mancung, bibir tipis dan senyuman manis di tambah sikap nya yang ramah, apalagi kepolosan nya yang membuat mereka gemas sendiri melihatnya.


Bina yang sudah sampai di meja gani, segera memeriksa tubuh gani.. memutar-mutar tubuh gani.


Gani yang merasa heran dengan tingkah bina langsung bertanya "Ada apa sih bin? ".


Bina menatap Gani lekat.


Next....

__ADS_1


__ADS_2