SWEET BAD BOY

SWEET BAD BOY
DAFFA


__ADS_3

Pagi hari disekolah


"Bin, pulang sekolah gue ga bisa bareng yah.. loe di jemput supir kan?".


"Diih GR banget sih, orang aku juga ga mau nebeng".


"Ya kan biasanya loe nebeng sama gue, kalo pulang sekolah ga di jemput ".


"Aku mau kencan hari ini, jadi ga perlu nebeng kamu ataupun di jemput supir" ucap bina sambil tersenyum.


"KENCAN"


"Sttt... kebiasaan deh kamu din" omel bina saat dina berteriak, hingga temen satu kelas mereka pun menoleh kearah mereka berdua termasuk si posesif Daffa.


"Upss.. sory" dina terkekeh.


"Siapa? siapa yang mau kencan? bina mau kencan? sama siapa? unty uncle udah tau belom? om sama tante alias ortu gue udh tau belum? cerocos daffa.


"Hetdahh loe nanya satu satu DAFFA!! " teriak dina yang kesal dengan cerocosan daffa yang sudah duduk di hadapan bina.


"Tau nih daffa bikin bina pusing aja".


"Loe" tunjuk daffa pada bina "inget panggil gue abang!! kalo ga gue bilangin sama unty uncle".


"Isshhh abang daffa nyebelin" .


"Sekarang jawab, Ade gue ini kan yang mau kencan? sama siapa loe kencan bina? ".


Bina mengangguk sambil tersenyum kecut "sama gani".


"Gila gila gila.. bina ade sepupu gue loe beneran sama si gani? ".


"Heran gue, Ade sama kakak sepupu kalo ngomong ga ada rem nya.. berisik banget" gumam dina dalam hati, mendengar obrolan kedua sepupu ini.


"Siapa yang jadian sih daf... abang daffa" jawab bina mengoreksi panggilan nya saat mata sang sepupu memelototi nya.


Daffa berdecak "Sebentar lagi gue punya Ade sepupu yang keren berarti ya".


"Maksud loe? " tanya dina.


"Ya kan si bina pacaran sama si gani din".


Dina menggelengkan kepalanya "Gue kira loe bakal larang hubungan si bina sama gani yang bad boy".


"Ckk.. meskipun bad boy dia juga termaksud most wanted disekolah ini jadi lumayan lah gue numpang famous" jawab daffa dengan gaya so cool nya.


"Parah loe bin punya kakak sepupu yang mau manfaatin loe doang" cibir dina.


"Lagian aku ga pacaran sama gani abang, gani cuman ngajakin kencan doang".


"Ciihh cowok mah gitu awalnya ngajak kencan ujung ujungnya ngajakin takenan" ejek daffa.

__ADS_1


Obrolan mereka terhenti karna Sena sang ketua kelas memberitahukan bahwa Pak. Harun guru matematika mereka telat masuk dan disuruh lebih dulu mengerjakan tugas..


"Tugasnya kerjain, nanti pak. harun masuk tinggal kumpulin".


"Iya sena" jawab mereka kompak.


"Bagus Bagus anak anak gue emang pada nurut, ga salah gue sama si Bina ngerawat kalian " ucap sena dengan ngaconya dan mendapat sorakan dari teman temannya.


"Woooooo.. ngarep".


"Ga rela gue".


"Gue pites loe sena godain Ade gue".


Begitulah ocehan mereka ketika sena menggoda bina, sena memang ketua kelas di kelas bina.. Sena tampan, dan memiliki mata yang sipit dengan hidung yang mancung.. dia orang yang cukup humoris dan senang menggoda teman teman sekelasnya ataupun kelas lain terutama cewek cantik, salah satunya Bina.. hanya godaan saja yah, kalo bina terpikat sih sena juga ga bakal nolak.


"Udah tenang tenang belajar yang bener".


Bina sendiri cuek bebek saja pasalnya sudah sering sena menggoda nya seperti itu, kalo kata bina sih sena itu lucu.. tapi ga bisa bikin bina deg degan.


♕♕♕♕♕


Satya yang baru masuk ke kelas menjadi pusat perhatian teman sekelasnya.. membuat Alis satya terangkat satu.


"Anjirrr gue kira guru"


"Tau loe bikin tegang aja"


"Satya yang ganteng baru dateng yah? " tanya Cindy si anak centil di kelas bina yang memang naksir satya tapi selalu di cuekin.. Satya hanya meloyor ke tempat duduknya tanpa menjawab pertanyaan cindy.


"Loe dari mana sat, jam segini baru dateng" tanya sang ketua kelas yang duduk di depan nya.


"Habis nemuin dulu si gani".


"Si gani kenapa? ".


"Lagi di hukum pak. rahmat di lapangan".


"Terus loe ko bisa disini ga ikut di hukum".


Satya mendelik malas di wawancarai seperti itu oleh sena.


Daffa yang mendengar nama gani di sebut langsung menoleh ke belakang karena memang daffa duduk semeja dengan sena..


"Ade ipar sepupu gue, di hukum kenapa? ".


Satya mengernyitkan keningnya mendengar pertanyaan daffa


"Ckk.. si gani sat, " decak daffa.


"Oh biasa " ucap satya singkat.. satya sedang tidak mood berbicara panjang lebar dengan kedua temannya itu, biasanya mereka bertiga akan sibuk ngoceh ngalor ngidul karena bisa di bilang satya juga cukup humoris.

__ADS_1


Dan langsung lah si daffa berdiri dari duduknya menghampiri bina.


"Ngapain loe? " tanya dina.


"Bin.. ".


"Hmmm".


"Ade.. ".


"Jangan gangguin si bina daffa, dia lagi ngerjain tugas pak. harun.. mau loe di marahin pak. harun gara gara godain gebetan nya" omel dina.


Bina yang mendengar perkataan dina langsung mendelikkan matanya dan mengerucutkan bibirnya.. sementara dina hanya terkekeh.


"Ada apa sih abang daffa? ".


"Cowok loe lagi di hukum tuh sama pak. Rahmat di lapangan"


"Siapa? kak marvin? kan bina udah putus sama kak marvin.. daffa juga kan.... ".


"Gani" jawab daffa singkat memotong ucapan bina yang tanpa rem.


"Gani bukan pacar aku daffa".


"Abang ganteng bin" daffa mengingatkan bina dengan panggilannya.


"Iishh iya abang daffa yang jelek".


"Iya kan bentar lagi loe pacaran sama dia".


"Terus apa hubungannya sih daf, sama bina.. si gani juga kan udah biasa di hukum". celetuk dina.


Daffa hanya mengangkat bahunya "gue cuman mau ghibah aja sama si bina, gatel mulut gue" kemudian daffa balik badan dan kembali duduk ke kursinya.


"DASAR TUKANG GHIBAH" teriak dina dengan kesalnya.


"DINA JANGAN TERIAK LOE BERISIK" teriak sena.


"LOE JUGA SAMA BERISIK" balas dina.


"IYA ITU KARNA LOE DULUAN YANG BERISIK" kekeuh sena.


"ENAK AJA LOE.... ".


"DIAM!!"" teriak anak anak yang lain kompak menghentikan perdebatan sena dan dina yang sama sama teriak berisik.


Sementara daffa tertawa di tempat duduknya, senang sudah membuat dina dan sang ketua kelas berdebat.. Bina yang di sebelah dina pun terkekeh geli melihat teman nya yang bermuka masam saat di teriaki oleh teman sekelas nya.


Dina dan Sena masih saling berpandangan sengit.


Next....

__ADS_1


__ADS_2