
"Bina lagi periksa badan gani, takut ada yang luka".
"Luka? " tanya gani heran.
"Iya, kata dina gani bakal salah paham sama riko karena omongan bina tadi di kantin.. kan bina jadi takut kalo gani sama riko berantem tonjok-tonjokkan".
"Tapi syukurlah gani ga kenapa napa" sambungnya sambil tersenyum.
Gani yang mendengar itu terkekeh, polos sekali si bina ini gumam gani dalam hati.
Mata bina melirik ke arah Riko dengan menyelidik membuat riko mengernyit heran.
"Jangan-jangan badan riko lagi yang babak belur, coba sini aku periksa " ucap bina akan memegang bahu riko.
Sontak membuat gani langsung berdiri dari duduknya dan menarik tangan bina hingga tubuh bina terjatuh dan duduk di pangkuannya.
Bina yang ditarik oleh gani terkejut apalagi sekarang posisinya, yang sangat intim.
Disisi lain, rena sudah sangat kesal melihat adegan itu..
Rena meremas rok nya " kurang ajar banget sih tuh anak duduk di pangkuan gani".
"Gila ren, loe aja mau megang tangan gani malah di tepis mana kasar lagi waktu itu, ehh ini si bina malah duduk di pangkuannya si gani" ucap vanya.
"Dasar ganjen!! " kesal rena.
"Tapi kan tadi gani yang narik tangan si bina sampe jatuh duduk kaya gitu" celetuk vika.
__ADS_1
Rena mendelik tajam "Sama aja, intinya dia deketin gani.. awas aja gue bakal ngasih dia perhitungan " sinis rena.
Sementara siswa yang berada di kelas menganga melihat pemandangan seperti itu, gani cowok bad boy yang cuek dan dingin sama cewek-cewek bisa bertingkah seperti itu pada bina.. dan satu yang mereka yakini, bahwa gani punya hubungan yang tak biasa denga bina.
"Jangan sentuh sembarangan orang pake tangan kamu bin, apalagi itu laki-laki.. aku ga suka" ucap gani lembut menatap manik mata bina yang masih duduk di pangkuannya.
Bina tertegun dengan ucapan gani..
"Aku tadi cuman mau periksa riko aja ko, "
"Riko ga kenapa-napa, sama kaya aku juga.. kita ga berantem, karena aku tahu kamu cuman becanda" sambung gani masih menatap bina.
"Mmm bina mau bangun gani, malu di liatin temen temen.. masa duduk nya kaya gini" ucap bina tersipu.
Dan itu sangat menggemaskan bagi gani, gani malah sengaja menggoda bina dengan malah sengaja memeluk pinggang bina.
Gani terkekeh "gapapa kaya gini aja, aku berasa nyaman bin".
Riko geleng-geleng kepala melihat gani yang malah menggoda bina.
"*S*inting loe gan, inget ini di sekolah" cibir riko
"Biarin, gue suka godain ni anak" jawab gani enteng masih memeluk pinggang bina.
Bina masih memukul lengan gani "Ihh gani lepas ga, ".
"Ga mau".
__ADS_1
"Yaudah kalo gamau, bina... ".
"Auuwww, " gani spontan melepaskan pelukannya saat bina menggigit lengannya.
Tak menyianyiakan kesempatan bina langsung turun dari pangkuan gani dan berlari keluar kelas gani.. sambil berteriak "DASAR GANI MESUM".
Gani yang melihat bina berlari keluar dari kelas nya tersenyum miring "udah berani ya ,main main sama aku kamu bin" gumam gani sambil melirik bina yang sudah berada di luar kelas.
Riko tertawa melihat gani yang di gigit lengannya oleh bina.
"Lagian loe mesum banget sih ****, jadi kabur kan si bina" kata riko masih tertawa..
Sementara Gani mendelik pada riko lalu tersenyum miring..
.
.
.
"Dasar yah gani mesum banget, bina jadi ngeri" gerutu bina saat akan kembali menuju kelasnya
Bina tidak menyadari ada seseorang yang mengejar langkah nya di belakang.
Bina kaget saat menengok ke sampingnya ternyata sudah ada pria tampan yang menyamai langkahnya.
"Hai Sabrina" ucapnya.
__ADS_1
Next....