
Maaf ya kalau ada kata kata atau untaian tulisanya ada yang salah atau menyinggung hati, karena sy baru belajar....... yuk lanjut buatnya...
\============================================================================
Di dalam mobil leman tidak henti
hentinya ku memandang wajah boly yang canti itu dengan lesung pipi yang
terlihat semakin manis rasanya, hidung yang mancung apalagi bibirnya yang
mungil merah merekah, dengan rambut yang teruai sepanjang pinggangnya (“ aduh
jantungku mau copot lagi, gila nich gadis bikin aku mau menyantap itu bibir,
apalagi lihat lesung pipinya yang semakin membuat jantungku berdebar-debar”
hatiku berkata) .”kak kenapa?”…”oh tidak, Cuma mikir kayaknya kita dulu pernah
ketemu ya, tapi dimana ya? Ku jawab dengan pandagan yang tak ingin kulepaskan
dari wajah itu………
Baru sepuluh menit tiba-tiba telp boly
berbunyi…….
“Assallamualikum, ada apa kak surya”
“masih dijalan kak, kenapa ?”
“kok bisa, bukanya tadi ical tidur?’
“oke..oke kak, makasih ya, sy wa bang
syam untuk beri kabar”
“Waallaikum salam..”
Kulihat wajah boly yang berubah sambil
mengetik surel sepertinya lalu ku Tanya “ada apa, boly?”…”kak bisa kita balik,
Ical menangis minta aku ada, maaf ya kak buat kaka susuah begini?”…”tidak
apa-apa, tapi apakah kau sudah bilang sama abangmu?”…”Sudah kak, sudah juga
dibalas, katanya yang penting masih ada kak herman,” katanya……”maaf ya boly,
__ADS_1
boleh sy Tanya?”…”boleh, kak mau Tanya
apa?”..”apa hubunganmu sama herman?”…….”oh itu, kak herman adalah sepupu sy,
kak dari pihak ayah”..”ooo gitu, kirain, pacar..” sambil bernafas legah …”ah
kakak ada ada aja, sy belum dapat pacar karena belum ada yang pas, karena
setiap cowok “….langsung ku potong “ kenapa bukanya banyak cowo yang mungkin
suka sm boly?” tanyakku …”yang dekat sama saya banyak, tapi setelah sy bila
kamu mau sama saya artinya aku harus sayang anak saya….he.he..he..” ketawanya
aja renyah bagaikan peyek yang baru digoreng…tambah gemes aku padanya……
Setop diparkiran kami langsung berlari
ke ruangan anak, tapio kami di jegat satpam yang melarang kami masuk karena jam
kunjung sudah usai dan agak lama keluar dokter steve (dilihat dari pal namanya
yng ada di saku atas)… “biar aja pak dia mau ketemu anaknya…” “tapi dok, ini
melanggar aturan…” ..’tenang pak nanti sy yang bertanggung jawab “ kata steve
mau diam sambil teriak menyebut nama boly berulang ulang….
“kenapa, ical , kok bangun, apa yang ical cari,
ini bunda…” kata boly
“tak mau ditinggal”….”kakak temani
icay bobok ya”.rengeknya
“boleh tapi langsung bobok ya, “ lalu
digendong ical dengan penuh cinta sambil menepuk nepuk punggung si kecil
berbadan bulat itu”
“sisi biar sama bang leman aja khan
kasihan bunda syi” kata leman“tidak mau…”
“kalau tidak sama bang surya” (
__ADS_1
menggeleng ical), atau sama bang herman, ya” kata surya dan masih tetap tidak
mau dia menggelng kepalanya membuat boly meminta supaya berhenti bertanya
“gimana kalau sama abang ya nanti kalau sudah
sembuh abang belikan truck, mau” pintak leno “boleh, bang tapi yang besyar ya”
kata ical sambil minta dipeluk ke arah leno. Ku peluk ical dalam dekapanku dan
ku lihat boly merenggangkan tanganya…gila berat juga ninch anak tau gitu…ah
tidak apa apa yng penting ada dia disisiku (batinku)…” kak tidak apa apa, berat
loh icalnya”……..…” tidak apa apa sudah biasa” jawabku
“bund,…. Icay kangen sama falah”
“makanya cepat sembuh sehingga bisa
ketemu farah” jawab boly dan akhinya ical mengaguk tanda setuju, tidak lupa
masih sama punggung ical di tepuk hangat oleg boly, tanpa sadar Apa yang kami
lakukan berdua tadi sudah diperhatikan oleh surya, leman dan heman sambil
tersenyum senyum tanda ancaman yang akan aku terima besok di kampus…(kampret..kok
tidak kulihat kunyuk..kunyuk (batinku)
Andhika maical putra (Ical), aku ingat saat itu
hujan lebat bersamaa dengan petir dan Guntur,aku ingin tidur di panti karena citra yang
sekarang sudah diadopsi oleh orang tua angkatnya dan sudah dibawa ke batam
menangis dia takut akan Guntur serta petur, sayup-sayup ku dengar suara bayi
menangis terasa jelas ditelingaku, kulabgkahkan kaki kedepan bersama bunda
lilis dan pak broto, penjaga panti kaget karena didepan pintu ada kardus bekas
parcel dengan sedikit ku lihat ada darah yang sdh kering di sekitar dus lalu
pak broto membukanya “Astaghfirulloh !!! “ teriak pak broto…
__ADS_1
InsyaAllah besok nyambung lagi ya ..lagi ada acara keluarga..terimakasih