
“Ummi…? Kak syam meminta ummi untuk
keruang tengah katanya ada yang mau dibicarakan?” pintaku
“sebentar ya..jeng saya masuk kedalam”…“silahkan……jeng”
“syai ? ..sini duduk sama mami?’ “udah
udah kayak anak kecil aja kalian ini” mami memukul pundah anaknya serta kak
herman
“baik mam…..?” jawabku
Sebelum mami ngomong ummi meminta aku,
kak leno untuk masuk ke ruang tengah dan membuat kaget semua orang diruang
tamu. Kulangkahkan kakiku dan kak leno masuk keruang tengah disitu mas syam
menyuruh aku duduk disofa yang ada diruang tengah dan akupun kaget karena di
layar proyektor ku lihat mas (satrio dan satria) lagi memanggilku……
“Assallamualiku…..bolyku sayang?”
berbarengan sambil melambaikan tangan
“Waallaikumsalam…masku yang kusayang!!..”
sambil kulambaikan tangaku untuk mebalasnya
“kok mas Sat sama mas Tio..?”
“iya mas lagi dijakarta training, lalu
dikabari perihal boly……”
“itu calon boly, ya…” Tanya mas Satrio
"nampan ya......" sambung mas sat
“Iya mas perkenalkan sy Leno Admja
__ADS_1
Wijaya, calon adik ipar mas..” Jawab Leno
Akhirnya abbi, ummi, mami, papi dan
sahabat kak leno ikut masuk ke ruang tengah dan dipesilahkan duduk di sofa
sedangakan kami yang muda duduk di ambal sambil melihat layar monitor (ya kami
sedang syaiberlink)
“perkenalkan mas, ini papi dan mami
saya “kata leno
“Assallamualikum om, tante “
berbarengan Satrio dan Satria
“Waallaukumsalam, ….”jawab papiny kak
leno dan maminya
“gimana jadi bulan berapa nikahnya?”
Tanya satrio
bulan depan akadnya…” kata abbi
“abbi …ummi bagaimana kalau minggu
depan? “minta leno
“apa..kau bercanda leno, kirain kayak
bikin pisang goring !!” jawan maminya
“bukan apa apa mam, leno takut jauh
dari syiba, takut terjadi apa apa?, bisakan Abbi papi?
“gimana ini, bi?..........“bagaimana
pap cokro aja, mi”
__ADS_1
“kalau gitu secepatnya kita urus
kemauan leno, tapi iya yah dari pada ada zina mam..”
“oke minggu ini tapi kalian bisa
pulangkah?”
“InsyaAllah Ummi, kami pulang, kalau
gitu sy sama satrio mau mengajukan cuti karena kalau tidak susah dapatnya”
“Leno….”…”Iya mas Sat..” “Pesan saya
tolong jaga adik saya ini, jangan sakiti dia, jangan sampai ada air mata karena
dia bagaiman permata di hati kami kakaknya bahagiakan dia ya”
“Baik mas sy selalu mengiant pesan
mas, saya tunggu kepulanganya”
Akhirnya malam itu ditutup dengan
jamuan makan malam yang sudah Ummi dan aku buat dari tadi sore
Hari yang sudah ditunggu, tunggu tiba,
rumahku sudah disulap dengan ornament jawa dengan tenda yang besar di halaman
belakang rumahku.
Akupun terdiam melihat wajahku yang
sudah dihias dengan riasan yang tidak terlalu menonjol karena jujur aku orangnya
tidak suka menor, baju kebaya putih dengan batik berwarna coklat dihiasi
sanggul bertahtakan bunga melati kuncup sepertinya aku lupa kalau itu aku….
Jam menunjukkan pukul 10 pagi, kudengar dewi dan
ayu mendatangi kamarku dan memberi kabar kalau rombongan leno sudah
__ADS_1
datang…akupun tambah deg..deg jantung ini tapi aku selalu berzikir semoga
dikuatkan hatiku.