Syaiba

Syaiba
Episode 33


__ADS_3

END Flasback


Rambutku sudah dipotong dengan rapi, kumis dan jenggotku sudah dicukur akhirnya penapilaku kembali seperti dulu dimana syaiba menyukai gaya penampilan ku ya rambut dipotong setengah ala ala korea gitu, pakain rapi dan spatu oke tapi luka lebab di bibirku masih kelihatan akibat pukulan cahyo kemarin lusa.


Kulangkahkan kakiku menuju ruangan yang kemarin kami pakai (heran khan karena kamar yang dipakai sudah dibooking pamanku selama seminggu jadi aku bisa masuk)


Kuketuk kamar apakah syaiba sudah datang pikiranku sudah kemana mana…


Tok..tok…tok…. (kuketuk pintu kamar)


“masuk….tidak dikunci…” jawab seseorang didalam


Cekl…(kubuka pintu kamar dan disitu kulihat mas Syam pelindung istriku sedang duduk manis di sofa dan akupun


tertegun kulihat syaiba sedang memandang diriku dan tersenyum yang kutahu senyum itu dipaksakan


Syaiba berdiri dan mencium pundak tanganku..aku masih terdiam…


“silahkan duduk mas….”pintanya kepadaku


Tapi sebelum aku duduk akupun bersimpuh di depan syaiba, kucium lututnya berulang ulang dan ku remas telapak


tanganya kanannya, dia pun mengelus rambutku dengan jemarinya sambil berkata


“sudah ..mas…bangkit ya? “pintanya dan kulihat butiran mutiara yang jatuh di pelupuk matanya sambil tersenyum itulah syaiba istriku selalu sabar dengan senyuman yang tidak pernah hilang dalam ingatanku selama 5 tahun ini


“ehh ..ya ..…”jawabku tapi tetap aku tidak mau beranjak dari sujudku didepanya akhirnya setelah dipaksa syaiba


akhirnya akupun duduk disofa didepan syaiba


“gimana ..kabarmu leno…”Tanya mas Syam


“baik Mas….Alhamdullilah…..” jawabku


“mas…..bagaimana…” tanyaku


“aku baik..baik saja..”


“syaiba…?” tanyaku


“Alhamdullilah..mas, sy baik dan tidak kekurangan apapun,..?”


“maaf…maaf sekali lagi sya minta maaf syaibah,…mas syam, sy tidak tau mau bilang apa sy tidak tau, mau bagaimana lagi menebus dosa saya ini?....”

__ADS_1


“kenapa len, ?...sy sudah dengar dari Abbi dan Ummi perihal kamu, perihal kelakuan ayahmu yang membuat kalian bercerai dan keluakuan ayahmu terhadap syaiba adiku!!..tapi semua da penjelasan ya..kan …len?”


“coba sekarang kamu jawab pertanyaan saya?”


“apapun mas, InsyaAllah sya jawab?”


“kapan kau tau syaiba minta cerai?”Tanya mas syam kepadaku


“tiga minggu, setelah sy berada di francis, mas…sy kaget..sy bingung, kenapa syiba menuntut sy?”


“tapi kenapa kamu tidak berusaha menelpon syaiba? Untuk menanyakanya?”


“sudah…tapi telponya tidak diangkat,….sya berusaha balik ke Indonesia…”


“kenapa tidak jadi balik…..?


“disaat bersamaan papi masuk rumah sakit karena jangtungnya kumat, mas?


“dan kau melupakanya…?


“tidak mas, aku berusaha pergi tapi papi melarangku….?”


“dank au tidak berusaha lagi….dan lagi…?”


“aku berusaha mas, tapi hpku dan pasportku ditahan sm papi mas dan aku berusaha mencarinya..”


“aku bingung, aku stress mas dan aku dilarikan kerumah sakit karena kondisiku yang semakin menurun mas,…”


“dimana waktu kamu sakit …”


“di prancis mas,…”


“….Mas..syam…sudah ya?’ minta syaiba sambil menitikan air matanya …kepingin ku hapus llinangan air matanya tapi bagaimana aku tak kuasa.. untuk berdiri memeluknya saja aku masih lemas, ya lututku lemas


“mas leno……apakah mas sudah menikah???”


Dearrrrrr…..bagaikan petir syaiba bertanya itu aku tau dia pasti akan menanyakan itu


“tidak pernah, sya???.....…mas tidak pernah menikah dengan gadis manapun, ..selain Syaibah… istri mas?”


“lalu siapa gadis yang ada di foto di surat nikah mas itu, ?”


“Surat nikah …surat nikah apa syai? Coba kasih tau mas? ..mas tidak faham??”

__ADS_1


“surat nikah antara mas dan feronika, anak teman papi yang katanya sakit dan mas merelakan untuk menikahinya asalkan syaibah setuju dimadu?” pecah tagisnya, pecah rasa jiwaku mendengar syaiba berucap begitu……sambil menangis dipelulkan mas syam, sayiba berusaha untuk sabar


“syai…mas tidak pernah membuat permohonan gila begitu,??.... mas sayang, mas cinta sama kamu syai….malahan mas mau bertanya kenapa kamu mau minta cerai dari mas, sayai?”


“kapan mas,….kapan sayaiba minta?...hick…hick….mas,…asal mas tau syaiba benci kata cerai, mas minta setelah dua minggu kepergian mas ke francis..!!!!”


“apa…...jadi…jadi…papi apa maksudnya ini?” aku berpikir dan terus berpikir


“mas tau surat putusan cerai mas kasihkan ke pada syaiba begitu cepat tiga minggu mas…tiga minggu…hick..hick…”


"ya len, syaiba menerima surat putusan dari pengadilan agama kalau kau sudah bercerai dan mas yang melihat surat itu di kantor mas dan mas bertanya katanya kau yang mengajukanya awalanya mas marah kau susah dihubungi, keluargamu hilang tidak ada jejak, hingga mas bawa syaiba ke Dubai untuk tinggal dan melanjutkan kuliah karena kondisi syaibah yang sedang hamil dan ketidaksanggupan dirinya menghadapai perceraian sepihak, kau tau orang orang mengatakan syaiba suka memukul dirimu? itu anggapan orang tah tau dari mana, makanya mas bawa syaibah pergi dari indonesia dan semua keluarga maupun sahabatnya mas bilang untuk menutup akses terhadapmu apabila kamu mencarinya hingga syaiba melahirkan pun mas tutupi hanya keluarga besar mas dan sahabatmu" mas Syam cerita panjang lebar


Aku bingung….aku merasa tidak pernah membuat surat pernyataan cerai, ataupun ….papi…papi yang melakukanya…..tiba tiba aku ingat akan pesan pamanku.


“syaiba, mas syam ada amanah dari paman sy untuk saibah silahkan dibuka, sy juga tidak tau isinya apa karena


beliau memesan kepada saya untuk diserahkan ke sayiba”


“mana,. amanahnya..” Tanya mas syam sambil meneglus pundak istriku dan kuberikan amplop coklah yang memang aku tiadak tau isinya apa.


Dibuka amplopnya dan di tarik ada dua lembar buku nikah warna coklat dan hijau, surat dan sebuah flasdhisk, dibukanya buku nikah itu alangkah terklejutnya syaibah….sambil melihat surat  nikah dia melihat ke mas syam dan kembali ke arahku


“mas syam ini apa?’’’’’’tanyanya aku masih tidak tau maksud syaibah bertanya


“mas leno…….” Sambil memperlihatkan buku nikah tersebut kepadaku


“ini buku nikah kita????kenapa syai….ada yang salah?” tanyaku


“sebentar sya..len….” Mas syam menyela syaibah yang akan menjawab pertanyaanku


“Kalian harus mendengar surat ini!!!” pinta mas leno sambil membaca surat yang ditanganya


Leno, Syaibah…keponakan paman yang paman cintai ..........


Selamat atas pernikahan kalian......maaf paman baru tau dan mengucapkan sekarang


Kalian pasti kaget dengan adanya surat nikah kalian, ya khan?      yang seharusnya sudah tidak ada disaat kalian bercerai, paman mau memberi tau bahwa kalian tidak pernah dan tidak akan pernah bercerai, selama ini kalian masih menjadi pasangan suami istri yang syah, dimata hukum, dan agama.


Paman tau kalian bimbang kalian jangan khawatir,  paman sampaikan ini sudah paman periksa di kantor catatan sipil dan kantor urusan agama dan semua ril tidak ada namanya perceraian antara kalian berdua, semua hasil rekayasa ayahmu leno, semuanya dia yang melakukanya dia hanya menginginkan kekayaan tampa berpikir kebahagian orang disekitanya, jangan khawatir sekali lagi paman selalu bersama kalian berdua apapun yang terjadi jangan berpisah kecuali maut yang akan memisahkan kalian berdua.


Buat syaibah kepokakan paman.......


jangan membeci, buang sudah gelisahmu, sakit hatimu,kepada leno kalian berdua tidak tau dan tidak bersalah, kalian berdua adalah korban disini paman ingin kalian bersatu dalam ikatan suami istri dan jaga anak anak kalian paman yakin kalian mampu menghadapa semuanya paman yakin itu.

__ADS_1


Paman sudah menyelidiki dengan ayah syaibah yang merupakan sahabat paman dari kecil, kalian harus bersyukur punya paman dan ayah yang melindungi kalian, dan semua akhirnya menyatukan kalian berdua, oya itu ada flashdisk tolong disimpan nanti diasaat paman minta tolong dikasihkan jangan sampai hilang…ingat kalian harus bersatu kembali…kasihan anak anak kalian yang tidak tau permasalah kalian, anak kalian adalah pengikat kalian jangan abaikan hati mereka ..ya kalian mungkin sakit tapi lebih sakit anak anak kalian yang mengharapkan kalian untuk tapi bagaimana karena mereka tau mereka merasa tapi mereka pendam dalam hati mereka, jangan lakukan lagi ya...……..……..peluk ciuam sayang paman kepada kalian berdua…..


Paman Jimmy


__ADS_2