
Mengapa aku begitu senang berbicara
dengan leno, orangnya enak diajak bicara, suka melucu dan perhatian, akhirnnya
akupun pamitan pulang dan diantar oleh leno tetapi belum sampai rumah kak surya
telp aku untuk balik katanya ical menangis dan cari aku terpaksa aku minta leno
balik dan kukirim sms ke mas syam kalau aku mungkin akan tidur dirumah sakit
jagain ical, sampai dirumah sakit pun aku dan leno tidak bisa masuk karena jam
berkunjung sdh habis tapi Alhamdullilahnya ada dokter steve yang menangani ical
agar aku bisa masuk kedalam, akupun berlari daan kupeluk ical sambil kunyayikan
lagu nina bobo entah mengapa di ruangan itu kak leman, kak surya dan kak herman
tidak dapat merayu ical agar berpindah pelukan kemera tapi kenapa ke leno dia
mau apa karena imingiming mobil kali.
Waktu menunjukkan pukul 3 subuh akupun
bangun dari tidurku (semalam aku tidur
disamping ical yang minta dipeluk) kulangkahkan kakiku memasukki kamar mandi
dan berwudhu untuk melaksanakan sholat tahajud, ku lihat kak herman,kak surya,
kak leman tidur di sofa yang ada, maklum ical sudah biasa menginap dirumah
sakit ini dengan ruangan yang memang diperuntukkan untuk kalangan VIP ( bukan
sombong tapi memang keingin Abiku kalau ada anak dari panti yang sakit harus di
kamar VIP) lalu kulihat leno tidur di sofa yang kecil kulihat dia tidur dengan
kaki yang menggantung mungkin karena badanya yang tinggi kali.
Ku bangunkan kak herman untuk sholat
tahajjud.
“kak her, bangun ?...kak bangun ayo
tahajjud!” …”oah…hem…ya…. Sudah waktunya ya…makasih ya” sambil mengucek matanya
__ADS_1
yang terasa berat dan dibangukan kak leman dan terakhir kak leno, mereka bangun
dengan langkah gontai, ku tunggu para lelaki itu sambil berzikir, bergantian
mereka wudhu..akhirnya kak herman jadi imam. Sambil menunggu subuh ku baca
alquran yang selalu ku bawa di tas sambil sesekali memandangi ical yang
sekarang posisinya terlentang dengan jarinya dimasukkan ke mulutnya, akupun
tersenyum
Kulihat para cowok ada yang menyambung
tidur ada yang komat kamit dan ada yang…ehhh kok lihatin aku sich….risih nah !
dilihatin gitu kubalas dengan senyuman khas artis india pretiy zinta ehhh …kok
malah tersenyum dia padaku ????? ada apa ini ???
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Dua minggu sudah ical masuk rumah
sakit dan hari ini ical sudah diperbolehkan pulang denga wejangan dari dokter
jarang sembuhnya kalaupun sembuh harus cakngkok tulang sumsum, walaupun masalah
biaya aku tidak masalah tapi mencari donator sumsum sangatlah susah apalagi
keluarga ical akupun tidak tau keberadaanya
Di panti kulihat ical bahagia bertemu
dengan teman temannya lagi dia kayaknya sudah lupa akan sakitnya, akhirnya aku
bisa istirahat, ku letakkan bokongku ini di dipan kayu yang ada diruang tengah
yang biasanya dipakai anak anak untuk tidur siang, kurasakan ada tangan yang
mengakat tengkuk dan meletakkan benda yang lembut ini, akupun diam rasanya
sudah lelah mau tidur lagi sambil membuka mataku perlahan ku lihat leno berlalu
dariku.
Sudah enam bulan aku dan leno bersama
__ADS_1
tapi sebatas teman, ya aku selalu mnganggap kak leno adalah teman bukan apa apa
aku tidak mau berpacaran dulu masih banyak yang aku pikirkan, dan kalaupun aku
maunya langsung nikah takut zina. Dan akhirnya dia menembakku di saat aku
sedang berdua dengan ical di taman bermain karena mau beli tas buat ical
singgah dulu di taman kota.
“eh…seyi..aku mau ngomong? Bisa ?”
tanyanya sambil garuk garuk kepalanya
“boleh ada apa? Kayaknya penting!..kak
“ syaiba mendengarkan sambil duduk di bangku taman dan makan jagung rebus
sedangkan ical asyik makan bakso
“begini..tp sebelumnya aku minta
maaf…kalau kau tidak suka?apa yang akan ku katakana ini?”
“syai,…aku suka kamu, aku merasa kau
adalah jodohku,…..”
“Maukah kamu jadi pacarku, alias kita
jadian…boleh?” sambil leno memandang ku yang kaget sehingga jagung rebus yang
tadi ku pegang jatuh ke lantai.
“astagafirlloh…sy kaget ..kak?
jawabku…”begini kak… sy mau ngomong boleh?”
“boleh…ada apa?”
“kenapa kak suka dengan sy, bukanya
masih banyak gadis di sana yang mungkin baik dan lebih cantik dari sy?”tanyaku
“memang banyak gadis yang suka padaku,
tapi aku tidak ada hati pada merek, buatku mereka kuanggap teman, syai?”
__ADS_1