Syaiba

Syaiba
Episode 13. Obrolan malam


__ADS_3

Mengapa aku begitu senang berbicara


dengan leno, orangnya enak diajak bicara, suka melucu dan perhatian, akhirnnya


akupun pamitan pulang dan diantar oleh leno tetapi belum sampai rumah kak surya


telp aku untuk balik katanya ical menangis dan cari aku terpaksa aku minta leno


balik dan kukirim sms ke mas syam kalau aku mungkin akan tidur dirumah sakit


jagain ical, sampai dirumah sakit pun aku dan leno tidak bisa masuk karena jam


berkunjung sdh habis tapi Alhamdullilahnya ada dokter steve yang menangani ical


agar aku bisa masuk kedalam, akupun berlari daan kupeluk ical sambil kunyayikan


lagu nina bobo entah mengapa di ruangan itu kak leman, kak surya dan kak herman


tidak dapat merayu ical agar berpindah pelukan kemera tapi kenapa ke leno dia


mau apa karena imingiming mobil kali.


Waktu menunjukkan pukul 3 subuh akupun


bangun dari  tidurku (semalam aku tidur


disamping ical yang minta dipeluk) kulangkahkan kakiku memasukki kamar mandi


dan berwudhu untuk melaksanakan sholat tahajud, ku lihat kak herman,kak surya,


kak leman tidur di sofa yang ada, maklum ical sudah biasa menginap dirumah


sakit ini dengan ruangan yang memang diperuntukkan untuk kalangan VIP ( bukan


sombong tapi memang keingin Abiku kalau ada anak dari panti yang sakit harus di


kamar VIP) lalu kulihat leno tidur di sofa yang kecil kulihat dia tidur dengan


kaki yang menggantung mungkin karena badanya yang tinggi kali.


Ku bangunkan kak herman untuk sholat


tahajjud.


“kak her, bangun ?...kak bangun ayo


tahajjud!” …”oah…hem…ya…. Sudah waktunya ya…makasih ya” sambil mengucek matanya

__ADS_1


yang terasa berat dan dibangukan kak leman dan terakhir kak leno, mereka bangun


dengan langkah gontai, ku tunggu para lelaki itu sambil berzikir, bergantian


mereka wudhu..akhirnya kak herman jadi imam. Sambil menunggu subuh ku baca


alquran yang selalu ku bawa di tas sambil sesekali memandangi ical yang


sekarang posisinya terlentang dengan jarinya dimasukkan ke mulutnya, akupun


tersenyum


Kulihat para cowok ada yang menyambung


tidur ada yang komat kamit dan ada yang…ehhh kok lihatin aku sich….risih nah !


dilihatin gitu kubalas dengan senyuman khas artis india pretiy zinta ehhh …kok


malah tersenyum dia padaku ????? ada apa ini ???


+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


Dua minggu sudah ical masuk rumah


sakit dan hari ini ical sudah diperbolehkan pulang denga wejangan dari dokter


jarang sembuhnya kalaupun sembuh harus cakngkok tulang sumsum, walaupun masalah


biaya aku tidak masalah tapi mencari donator sumsum sangatlah susah apalagi


keluarga ical akupun tidak tau keberadaanya


Di panti kulihat ical bahagia bertemu


dengan teman temannya lagi dia kayaknya sudah lupa akan sakitnya, akhirnya aku


bisa istirahat, ku letakkan bokongku ini di dipan kayu yang ada diruang tengah


yang biasanya dipakai anak anak untuk tidur siang, kurasakan ada tangan yang


mengakat tengkuk dan meletakkan benda yang lembut ini, akupun diam rasanya


sudah lelah mau tidur lagi sambil membuka mataku perlahan ku lihat leno berlalu


dariku.


Sudah enam bulan aku dan leno bersama

__ADS_1


tapi sebatas teman, ya aku selalu mnganggap kak leno adalah teman bukan apa apa


aku tidak mau berpacaran dulu masih banyak yang aku pikirkan, dan kalaupun aku


maunya langsung nikah takut zina. Dan akhirnya dia menembakku di saat aku


sedang berdua dengan ical di taman bermain karena mau beli tas buat ical


singgah dulu di taman kota.


“eh…seyi..aku mau ngomong? Bisa ?”


tanyanya sambil garuk garuk kepalanya


“boleh ada apa? Kayaknya penting!..kak


“ syaiba mendengarkan sambil duduk di bangku taman dan makan jagung rebus


sedangkan ical asyik makan bakso


“begini..tp sebelumnya aku minta


maaf…kalau kau tidak suka?apa yang akan ku katakana ini?”


“syai,…aku suka kamu, aku merasa kau


adalah jodohku,…..”


“Maukah kamu jadi pacarku, alias kita


jadian…boleh?” sambil leno memandang ku yang kaget sehingga jagung rebus yang


tadi ku pegang jatuh ke lantai.


“astagafirlloh…sy kaget ..kak?


jawabku…”begini kak… sy mau ngomong boleh?”


“boleh…ada apa?”


“kenapa kak suka dengan sy, bukanya


masih banyak gadis di sana yang mungkin baik dan lebih cantik dari sy?”tanyaku


“memang banyak gadis yang suka padaku,


tapi aku tidak ada hati pada merek, buatku mereka kuanggap teman, syai?”

__ADS_1


__ADS_2