
Maaf ya baru lanjut habis sakit jadi tertunda lama InsyaAllah saya selesaikan....makasih ya atas sarannya oya lanjut lagi ya
++++++++++++===========+++++++
“mas…mas leno? Ada apa..ngomong gih”
sambil ku lihat wajah suamiku
“sayang …mas sedih tinggalin boly?”
sambil memandangkuk
“kenapa?” tanyaku
“mas lama loh perginya, menyebrangi
lautan dan benua, maunya mas bawa kamu…tapi papi menyuruh supaya kamu disi
aja…mas sedih boly…” sambil memelukku
“ih kenapa emang kalau boly disini?”
tanyaku
“aku tidak bisa jauh dari istriku yang
canti……” sambil mencium pipiku dan akhirnya pindah di kening ku dan…dan…..dan…
akhirnya kami melakukan selayaknua pasangan suami istri.
\==========
tidak terasa sudah satu minggu
kepergian mas leno ke prancis aku masih bisa merasakan kata kangen yang merebak
disekujur tubuhku, walaupun kami berdua selalu melakukan vidiocall dan
melalukan cyiberlink tapi rasa kangen ini tidak bisa dibendung lagi.
Pagi minggu yang cerah aku bersih
bersih rumah sendiri karena ku tidak mau ada pembantu kecuali tukang taman dan
bibi siti yang datang hanya menggosok baju saja, kulihat mobil papi masuk dalam
dalam perkarangan rumahku.
‘Assallamualiku,,,,syai?”
__ADS_1
“Waallaikumsallam, pi “ jawabku
“papi ada perlu sama kamu bisa kita
masuk”
“baik …pi mari masuk…mau minum apa
pi?”
“tidak usah..papi mau ngbrol sami
syai….?”
“ada apa pi….”ragu ragu aku melihat
wajah papi yang biasanya manis kok sekarang wajahnya datar tanpa ada senyuman
tersungging di pipinya.
“syai …sebellumnya papi minta maaf,
papi sampaikan ini mungkin membuat kamu kaget tapi papi harus sampaikan ini
karena ini pertaruhan hidup keluarga papi, !” ku lihat papi mengeluakan map
merah muda dan menyerahkan kepadaku.
yang tadi disodorkan kepadaku
“buka dan bacalah..!”
Kubuka map itu dan apa yang kulihat
sebuah tilisan dengan kata kata SURAT PERMOHONAN CERAI dan yang paling aku
kaget yang memohon cerai suami sendiri
“apa ini pi….?” Tanyaku sambil masih
tidak percaya..
“syai……!! papi mau ngomong tapi jangan
dipotong sampai papi selesai ngomong apapun yang nantinya terjadi papi harapkan
kamu ikhlas dan papi harap kamu memahaminya bisa………….!”
“oke pi silahkan jelaskan ada apa
__ADS_1
ini…? Tanyaku yang mulai bergetar dan bagaikan aku ditimpa tembok rasanya
bagaimana tidak lutut dan badanku lemas tak kuasa aku untuk menangis tapi ku
bending air mataku untuk keluar.. ku tunggu papi menjelaskan apa yang belum aku
pahami ada apa ini.
“Syai papi punya teman yang dari muda
sudah bersahabat dan memang papi dan dia sudah berjanji kalau nanti punya anak
akan kami satukan dalam ikatan suami istri. Tapi belum itu terlaksana leno
sudah mengutarakan kenginginya untuk meminangmu karena hanya dirimu yang bisa
mengobati rasa sepi dan rasa hampa hatinya semenjak ditinggal pergi pacarnya
yang dulu, kamu menuntunya kearah yang baik..oke papi salut atas usahamu
membuat leno berubah? Tapi papi sudah janji dengn sahabat papi, …papi
sebenarnya mau marah tapi melihat leno bahagia tapi tidak tega apalagi dia mau
bekerja kembali ke kantor yang sebelumya dia tidak mau lakukan.”
“janji itu harus papi tepati karne
anak teman papi sedang sakit dan dia meminta supaya leno meneminya disana, ya
?...pasti kamu bertanya Tanya kenapa ?papi tidak bisa melarangnya? Karena saham
yang papi miliki saat ini adalah sebagian besar juga darinya..Syi..dan
sebenarnya syi papi mau sampaikan kepada mu..kalau leno dan anak teman papi itu
sudah minikah waktu berusia 17 tahun..?”……
Deg…….jantungku bagaikan di hatam
godam sakit…sakit dan akhirnya air mataku menetes tanpa ada tanda jeda dan
rintangan….
“kenapa pi…kenapa baru sekarang pi …papi
harusnya ngomong dari pertama datang kerumah saya waktu itu?’ sambil menahan
sesak di hatiku…..ku berdiri dan akhirnya… kulihat papi yang semakin lama
__ADS_1
semakin buram……Bruk……”syai…syai bangun…! sayup sayup kudengan suara papi
memanggilku tapi akhirnya aku tidak mendenga suaranya gelap dan gelap