Syaiba

Syaiba
Episode 24


__ADS_3

“Halo pak, ini leno pak, yang minta


nomr telp bapak, bisa jemput saya di hotel?” pintaku


“oooo iya…bisa pak…sebentar 10 menit


sampai pak” jawab disana


“baik pak saya tunggu di loby


ya…makasih pa”


“baik pak..”


Akhirnya yang ditunggu datang dan


akupun masuk ke dalam taxi .


Didalam taxi, ku pinta pak ali


mengantarku ke bandara, dengan sigap pa kali mengguk dan melaju ke bandara,


tidak memakan waktu lama akupun sampai dan akupun membayar ongkosnya tapi


jawaban pa kali membuat aku bingun dan takjup.


“berapa ongkosnya, pak” tanyaku


“tidak usah pak, khan bpk sudah


bayar,?”


“loh kapan pak saya bayar bpk?”


tanyaku


“semalam, bkp kasih saya uang?”


“loh yang semalam adalah tips yang


saya kasih”


“tidak usah pak, sulahkan nanti bapak


ketinggalan pesawat?”


“oh.. tidak pak saya sedang menunggu


mami saya.  Oya makasih kalau gitu pak”


“sama sama pak”


……..”lenooo, Sayang!!!”…….


Kulihat mamiku berlari menghampiri


diriku, kupeluk mamiku dengan cinta dan tidak terasa air mataku menetes


dipundaknya yang kurus dana dia menepuk punggungku dengan lembut.


“ gimana, Kabarmu…sepertinya kau lupa

__ADS_1


cukur kumismu ya? “Tanya mami sambil membelai pipiku yg ditumbuhi rambut


(memang semenjak kehilangan syaiba aku kurang perhatian dengan penampilanku


sehingga kalau dilihat begitu banyak rambut rambut tipis yang tumbuh disekitar


pipi dan daguku…he..he jenggot dan kumis yang semakin panjang entah apa yang


kupikirkan karena aku merasa malas hidup.


“baik kabarku mi,? nanti aja misiku


belum berjalan kalau sudah baru aku bersihkan “ sambil memegang tangan mamiku


yang semakin tua dan kulihat ada guratan tipis disamping pelopak matanya.


“baiklah……antar mami ke hotel, mami


mau istirahat, mami lelah ..gara gara kamu sampai mami tidak bisa tidur


nyenyak” sambil menarik lenganku dan akupunn melangkah bersamanya sambil ku


tarik troli barang karena mami membawa banyak barang.


“mam, kok bawaan nya banya?” tanyaku


“ah …..itu sedikit, kalau misi kita


berhasil, nanti datang kok kirimanya kamu tenang aja?” sambil senyum senyum


sendiri


“tapi, ma….”


mau tidur!”sambil menengok kanan kiri


“ya udah? Mamiku cantik tunggu ya,


kurang 10 menit datang mobil yang memang sudah ku sewa


Ya pak kali mengantarku menuju tempat


penginapanku yang memang jawaknya dekat hanya 5 menit sudah sampai.


“terimakasih pak, “


“sama sama ? pak “ sambil membuka


bagasi mobilnya pak kali menurunkan barang mami dan diantar ke kamar kami,


sedangkan mami yang dari tadi melihat tempat tinggal kami sementara dia


tertegun.


“cantiknya hotel ini? Nuansanya sejuk,


ya len? Mami suka “


“ayo mam..”pintaku yang sebelumnya aku


ke bagian resepsionis untuk memberitahu bahwa aku butuh kamar satu yang

__ADS_1


berdekatan dengan kamarku untuk mami dan akhirnya ku dapatkan.


“mami istirahat dulu ya, ?” sambil


mencium keningku mami masuk ke kamar dan akupun berlalu bersama pak kali . kali


ini aku mau ke pantai melihat keadaan dan aku dibantu pak kali untuk mewujudkan


misiku.


“tenang pak saya tau jalanya kok pak?”


jawab pak kali sambil meluncur kendaraan kami menuju sebuah gang yang menuju


pantai.


Kendaraan kami pun berhenti, tiba


disebuah rumah kayu yang sepertinya sebuah penginapan da nada sebuah bar


yang  ku dengar dari pak kali kalau bar


itu khusu untuk oring bule.


Aku dan pak kali berjalan menuju sebuah


pantai dan pak kali menunjuk ke suatu arah dengan senyumnya.


“apakah itu yang bapak cari?” sambil


menunjuk ke sebuah pemandangan


Akupun ikut melihatnya…dan….ya ku


lihat anak anakku dan teman teman istriku sedang bermain di tepi pantai,


sedangkan istriku sedang melukis entah apa yang dilikisnya karena aku tidak


bisa melihat karena jauh.


“Pak, lebih baik Bapak dekati istri


bapak?” pecah lamunanku karena suara pak Kali


“ah..jangan pak, nanti dia kaget dan


lari menjauhi saya, cukup saya lihat dari sini aja pak?” jawabku


“apa Bapak tidak kangen?” Tanya pak


kali lagi


“sangat..sangat sy kangen ? pak


apalagi melihat anak anak saya yang sudah besar dan lucu lucu?”


“Coba dulu pak, yang penting Bapak


tidak gugup?” saran pak Kali


Dan akhirnya kuangguk tanda setuju,

__ADS_1


akupun melangkah pasti dan berjalan dengan tenang…hingga akhirnya!!


__ADS_2