
(syaibah)
Flashback
Setelah aku pulang dari rumah sakit
dan kuturnkan Diana dirumahnya yang tidak terlalu jauh dari rumah sakit aku
langsung pulang kerumahku…
“Assallamualaiku, saya pulang?’
“Waallaikumsalam, ……….”
“baru pulang? Boly…..” Tanya mas syam
Kulihat mas herman siap siap mau ke
masjid yang dekat rumah sedangkan abbi dan ummi sedang ke Balikpapan untuk
bertemu mas satrio Karen dia mau ditugaskan ke singapur dan ummi mau ketemu
eyang yang memang tinggal dibalikpapan.
“iya mas, dari kampus langsung kerumah
sakit lihat ical mas, dia masuk lagi!” kataku
“oh ya??? sudah gih mandi sholat
magrib sebelum habis dan langsung makan , mas kemesjid dulu ya ?” ..”nanti
bareng bareng ke rumah sakit” kata mas syam
“siap mas, sy mandi dulu, baunya
seperti ikan asin peda ya……wiehhhh enak !” teriakku karena mencium bau ikan
asin peda kesukaanku yang dimasak oleh bibi wulan. Ku datangi dapur , kulihat
bibik wulan sedang menyusun masakan di meja makan bundar (ya kalau kami dirumah
__ADS_1
hanya berdua aku selalu meminta bibi menata masakan di meja kecil)
“iya mbak boly saya masak sambal ikan
asin peda sayur asam kuning dan tempe bacem” kata bik wulan sambil berjalan
mencium wanginya masakanya
“makasih ya bi, sy mandi dulu lalu
sholat dan makan sama mas syam..”
Akupun melangkah ke kamarku di lantai
dua sambil mengingat ingat aku merasa pernah bertemu cowok itui yang kata kak
herman bernama leno diama aku pernah bertemu dengannya…lucu yak ok kayanya
sudah penah lihat tp mungkin waktu di ospek dulu ya……ya di ospek waktu itu dia
dikelilingi cewek cewek yang sok imut untung aku disuruh kak herman untuk
melindungi aku, ayu dan diana coba dulu tidak ada mereka pasti aku sudah
dijahili, tapi kok dia sekarang sama kak herman dan penampilanya sekarang lebih
alim ya ( syiba tidak tau kalau si leno sering dipanggil pak soleh karena suka
tidur dikelas waktu ada kuliah)
Setelah makan malam aku dan mas syam
berangkat ke rumah sakit sambil membeli beberapa mainan dan buah untuk ical,
dia suka makan buah apel dan pir dan pisang apapun itu yang penting pisang
=========================
kulihat disana bunda lilis dan mbak
siti masih menunggu, ku hampiri kulihat ical menangis melihatku ku peluk anakku
__ADS_1
dan kutepuk tepuk punggunya serta menyayikan lagu nina bobo tapi dia tidak
tidur malah bercanda dengan mas syam…..” bund pulang aja khan ada leman yang
jaga dan katanya surya juga jaga nati” kata mas syam….”iya bunda khan sudah seharia,
gak apa apa kok bund kan sudah biasa nanti bunda sakit loh ?”
jawabku….”baiklah, sy dan mbak siti pulang dulu ya kasihan anak anak nanti
mereka cari saya, oya le antar bunda ya “…..”siap bund ayok, sini tas kotornya
saya bawakan”…..”baik bunda pulang ya ?
Assalamualikum…….”..”Waallaikumsalam….”jawabku
dan mas syam. Tidak lama datang rombongan pak soleh, pak hendro, ibu shinta dan
ibu ayu, kuturunkan ical ke kasur karena dia mau makan pisang hijau alias
pisang ambon kesukaanya yang dibawa oleh pak hendo..”ica, suka picang , jangan
dimacan ya, ini punya ican semua, sambil mengecoh dengan mulut yanmg penuh
dengan pisang. Kami pun tersenyum ya tingkat ical membuat kami bahagia lucu
gitu, tidak lama datang kak herman dan leno sambil membawa bungkusan dan tidak
lama kak lemandatang dibarengi dengan pulangnya pak hendro, pak soleh ibu
shinta dan ibu ayu, agak lama mas sya pulang dan mengajakku ku bilang sampai
ical tidur jawabku baru pulang, mas pun mengguk dan menyuruh kak herman untuk
mengantar pulang. Tinggallah aku dan si leno cowok yang baru kenal walaupun
belum bersapa langsung, kami pun saling mengenalkan diri hingga tidak terasa
ical tidur sambil ku tepuk tepuk punggunya dan kuyanyikan lagu nina bobo
kesukaanya tanpa terasa akupun melanjutkan cerita kami yang tadi terpotong.
__ADS_1