Syaiba

Syaiba
Episode 27


__ADS_3

Kediaman Syaiba


Kediaman syaiba sedang disibuk karena hari ini akan melamar Diana sahabat syaiba kekasih dari kakanya satria, ya Diana dan Satria dipertemukan disaat pernikahan Syaiba walaupun mereka sudah kenal satu sama lain karena Diana sahabat syaiba tapi benih cinta dimata satria tidak dapat dipungkiri.


Hantaran tersusun rapi, dari pakaian, kosmetik, perlengkapan mandi, alat sholat , sepatu, tas buah dan masih banyak lagi hantaran yang akan diberikan ke keluarga Diana.


Syaiba,Ummi, Khadijah dan Syaidah begitu cantik mereka memakai baju kembar broklat berwarna biru muda dengan bawahan kebya modern berwarna coklat sungguh cantik tatanan rambut si kembar dan syaibah digelung modern hanya ummi yang memang menggunakan hijab berwarna biru sama…Khadijah dan Syaidah yang memang tidak biasa menggunakan baju kebaya merasa canggung untung ada syaiba yang mengarahkan yah tapi tetap aja namanya anak anak tingkahnya yang membuat semua torang tersenyum dibuatnya.


“Ummi….Ummi syaidah tidak bisa jalan nah, kenapa pakai baju begini sich” Tanya syaidah


“iya…ummi…utie…susah nan..” rengek Khadijah


“aduh…aduh cucu utie…katanya mau tampil cantik kok ngambek sih nanti hilang loh cantiknya..mau?” jawab ummiku


“tidak lah utie….tapi nanti pakai sepatu kets yang baru ya ummi..”jawab Khadijah


“baiklah anak ummi, tapi ingat ya jangan nakal…karena kalia…”


“kami kembar…ha..ha…”jawab mereka berdua sambil berlenggak lenggok seperti model


-------\--------\-------\-----

__ADS_1


“sayang …bagaimana perkembangannya..? Tanya mamiku


“masih mi… susah masih menjauh?”jawabku


(“aku harus membantu leno supaya cepat mendapatkan hati syaiba dan cucuku) dalam hati mami terasa sedih melihat leno yang belum juga berhasil meluluhkan hati syaibah apalagi kangenya terhadap cucunya.


Akhirnya leno beranjak pergi ke luar dia mau menenangkan hatinya dan mencari cara bagaimana supaya syaiba sendiri tanpa ada sahabatnya yang lain.


Sedangkan mami sedang menelpon seseorang


“Assallamualikum, bagaimana kabarnya,..kak?”


………


………………


“dibalikpapan ???? dimana aku kesana ya kak…”


……………………….


“acara lamaran …oooh ya sudah kapan….ketemunya?”

__ADS_1


…………………..


“oke besok jam 11 ya kak...?”


……………………..


“oke kalau gitu…..Assallamualikum…..


…………………………..


Wajah mami begitu bahagia dan dia sambil berdendang menandakan rencananya pasti berjalan mulus….”tunggu lenoku sayang… mami akan buat kamu dan syaiba serta cucuku kembali dalam satu keluarga…sekarang


mami yang bertindak” guman mami.


……………………………..


Di suatu sudut café di mall yang ada diBalikpapan, seorang lelaki setengah tua berusia 50 tahun sedang menunggu


sahabatnya….dia melihat sekeliling café dan akhirnya masuk sahabatnya yang usianya hampir sama dengannya…dan berbincang bincang dengan seriusnya


“lenoku sayang…..bangun…sholat subuh gih sudah memanggil tuh…ayo kita berjamaan”….panggil mami mengetuk kamar ku (aku akhirnya mengontark rumah didekat bandara walaupun sederhana tapi lumayan asri karena udaranya yang belum tercemar…oya masalah pekerjaanku, aku lakukan di rumah kadang aku harus balik kejakarta untuk urusan yang lain dan aku juga masih bolak balik samarinda walaupun tidak pernah bertemu papiku aku merasa sakit hati akibat perbuatanya.

__ADS_1


__ADS_2