
“lalu dengan ku..kak”
“syai beda aja, waktu pertama bertemu
denganmu aku sudah suka entah apa itu tapi setiap malam aku selalu melihat
wajahmu di setiap waktu,?”
“gombal…..gombal” jawabku sambil
merapika rambutku yang tertiup angina
“tidak ..kok aku bener..benar apalagi
disaat kau menjaga ical dengan telaten dan dengan kasihmu akupun sudah mantap
bahwa kau adalah miliku,dan akupun tidak tau apa namanya cemburu tapi waktu kau
dan herman bicara aku rasa aku benar benar marah, memang awalnya aku heran kenapa
kau ada diwaktu aku sedang gundah apakah itu jawaban dari Tuhan untukku atas
apa yang kurasakan, kau tuntun aku untuk merubah bersikap yang dulu bertolak
belakang, syai!”
“Kak..boleh sy pertimbangkan apa yang
barusan kakak bicarakan..?”
“boleh tapi jangan lama-lama aku takut
kau diambil orang, aku tidak kuat kalalu kau diambil orang,syai…. “
Dua minggu aku berusaha menghindari
dari pandangan kak leno, di kampus dan di panti aku selalu menghindar supaya
aku bisa mencerna apa apa yang harusnya aku katakana kepadanya? Memang akupun
suka dengannya selain oranganya perhatian, soleh, baik dan ahhh…banyak deh,
masalah tampan itu relatife buatku loh..perinsipku.
Tapi hari ini disaat aku sedang
menunggu Diana di halaman kak leno mendekatiku sambil membawa helm
“syai, ,……..syai….. kenapa
kamu?”….”kok menjahuiku?” sambil memasang wajah sedih
__ADS_1
“ah… tidak kok kak..aku Cuma
memantapkan hatiku dulu..?”
“boleh ku antar pulang,?.....”tidak
usah kak , aku dengan Diana”…”ikut yuk ada yang aku mau sampaikan….” “Diana, kak…”(sambil menyerahkan helm ke aku)
“ itu Diana ….din boleh aku bawa syi
aku ada yang perlu kuomongi sama dia,…boleh?”
“boleh kok kak…. Tidak masalah (sambil
melihatku dan biasa dia cengar cengir ke aku tapi ku balas dengan melototinya)
“oke makasih ya din…..tenang aja dia
tidak ku apa apainkok!”
“oke, syi jangan lupa nanti sore biasa
ya?”….”oke maaf ya, sy sm kak leno…baik sampai nanti sore ya”jawabku
Ku pacu motorku dngan kecepatan sedang
sambil sesekali ku lihat di sepion wajah boly yang manis itu sambil dia komat
sungai Mahakam di taman yang banyak orang sedang berselfi ria dan bermain
bersama anak anak meraka. Adjan sholat djuhur berkumandang, boly minta diantar
ke masjid agung untuk sholat, akupun memacu motorku dengan pelan karena masjid
agung tidak jauh dari taman tepian sungai Mahakam, setelah sholat djuhur
kutunaikan segera aku menunggu boly di parkiran motor, tidak berapa lama aku
melihat gadisku yang cantik keluar dari masjid oh…..deg..deg jantungku rasanya
mau putus melihat di keluar dengan pancaran aura yang membuat aku bengong dan
tanpa kusadari dia memandangku dengan senyum itu dan akhirnya aku ditepuk
olehnya
“kak,…kak…kak leno…kok melamun?”…”oh…
astaga …masak aku melamun?”…”gimana kok gitu orangan dipanggil tidak merespon
gitu”
__ADS_1
“ayo..katanya ada yang mau diomongi…”
“oh iya ..ya, ayok…kau sudah makan?
“belum..kakak?”
“belum …ayo kita makan dulu!”
“baik… dimana kita makan?”
“ikut aja…”
“oke bossss?”sambil tersenyum manis
dan lesung pipinya
“aduh Tuhan kuatkan imanku,,,,,,,,”
Di café resto tempat langganaku, ku
bertanya padanya
“mau makan apa?”
“aku sembarang…”
“oke….” Ku panggil mbak dan kusodorkan
menu yang sudah kupilih……
“oke …kak sambil menunggu makannya,
mau ngomong apa?” Langsung tanpa ada komando syi Tanya ke aku
“kenapa kau sekarang
menghindariku?...apa salahku?...
“tidak….. sy tidak menghindari kakak,”
“bohong….syi..aku tau mungkin kau
tidak nyaman apalagi perihal waktu itu!”
“gimana ya…….”
“gimana apanya, ….syai”
“kak, sy mau sampaikan………..” (tiba
tiba datang menu yang sudah kami pesan)
__ADS_1
“ayo kak..kita makan dulu…”