Syaiba

Syaiba
Episode 16. Ku lamar dirimu


__ADS_3

Hatiku dag dig dug rasanya mau copot


karena kemarin aku menantang leno untuk datang kerumah agar ijin ke abbi kalau


suka padaku dan aku jd sudah bicara dengan mas saym, abbi dan ummiku perihal


leno yang mau datang kerumahku, tapi apa yang kutakutkan sehabis sholat magrib


didepan rumahku berhenti mobil alfat hitam.


Aku terkaget kaget sekalinya leno


men[ati janjinya untuk ketemu abi


“Assallamualikum,…”


“Waallaikumsalam…masuk leno?” sapa mas


syam


“hai,,,mas syam saya datang?”


“iya! Sudah ditunggu kok, mari masuk”…


“baiklah…..”


Sambil menunggu panggilan dari mas


syam aku menunggu dikamar takut hatiku sudah tidak dapat menahan untuk melihat


apa yang dibicarkan oleh keluarga dan keluarga kak leno sambil berzikir aku


tiada henti.


Tok…tok…tok…. (Bunyi pintu kamarku


diketuk dari luar)


“Sayibah keluar dek …ada yang mau


ketemu?”


“Iya mas sebentar…?” jawabku sambil


membuka pintu


Akupun keluar dan kuperhatikan di sofa


ada kak leno dengan kemeja batiknya, ayahnya dan ibunya serta kak herman, kak


cahyo, kak surya yang duduk disebelah kiri ku sedangkan abbiku, ummi serta mas


saym sudah duduk disebalh kananku, akupun duduk berhadapan dengan kak leno aku


tertunduk dan diam…akhirnya abbiku pun berbicara

__ADS_1


“Pak Cokro, (Cokro Rianto Admaja


Wijaya ayah kak leno) ini anak kami yang paling bontot namanya Syaibah Natahsa


Dwi Harun yang barusan kita bicarakan tadi”


“Cantik..pi…allhamdullihah…kok kamu


bisa dapat cewek yang cantik gini sih len” (Puji lestari bunda kak leno)


langsung memberikan tanganya untuk salaman )


“apaan sih mami, malu aku!”.....sambil malu malu leno menundukkan kepalanya


“Syaibah, ……abi ingin kamu jujur sama


kami?”


“iya abbi, silahkan Tanya?”


“apakah kamu suka dengan leno, syi?”


“Bismillah…iya abbi” jawabku”


“sudah mantap sayang” Tanya papanya


leno


“InsyaAllah sudah ….pi”jawabku


dengannya, karena abbi tidak mau anak abbi pacaran dan akhirnya berbuat yang


tidak tidak, begitu juga dengan papi leno yang menginginkan agar anakknya


menikah dengan syai, bagaimana?”


“tapi bagaimana dengan kuliahku,


abbi…” tanyaku


“kalau perihal kuliah, tidak masalah


syi apalagi leno sebentar lagi lulus dan langsung kerja di kantor papi dan kamu


masih bisa melanjutkan kuliahmu?’ jawab papa leno


“bagaimana, sayang.apakah kau siap.”


kata ummi


 “abbi, Ummi mas syam saya setuju menerima


lamaran kak leno.. karena sy sudah mencari jawaban sama Allah yang terbaik


Ummi, Abbi?” jawabku

__ADS_1


“jadi kamu siap, menjadi istri


leno?”kata kak syam…(Ku nggukan kepalaku dilanjuti dengan kata Alhamdullilah


dari suara kak leno yang sedari tadi ku lihat dia gugup menanti jawabanku)


“tapi acaranya sedehana aja ya abbi,


ummi?” pintaku


“loh kok gitu? Tanya mami kak leno


“meriahnya nanti aja setelah sy sudah


lulusan aja, mam?” jawanku


“oke, kalau maunya syaibah begitu,


mam, pi, abbi, ummi, yang penting syh dulu aja,ya?” jawan kak leno antusias….sambil


curi curi pandang ke arahku yang sedari tadi aku menunduk malu


Maka terjadi adu argument menentukan


tanggal pernikahan dan apa apalah itu namanya yang membuat aku dan kak leno


tersenyum


“selamat ya, kamu duluin aku len…”kak


herman memeluk kak leno


“siapa dulu…aku gitu loh?” dan saling


peluk peluikan deh bareng kak surya, kak cahyo


“Oi…panas tau?”


“idih….jijek aku sama kalian semua”


sambil berusa melepaskan pelukan sahabanya kak leno meminta tolong aku….akupun


membiarkan mereka saling usil.


Ku dekati masku yang dari tadi diam


dalam senyum dia memperhatikan hpnya dengan seksama dan dia meminta ijin kepada


abbi dan ummi untuk keruangan tengah.


Agak lama masku memanggilku…sambil


menarik proyektor yang ada diruang tengah dia menyuruhku untuk memanggil ummi


untuk keruang tengah.

__ADS_1


__ADS_2