Syaiba

Syaiba
Episode 29


__ADS_3

“ya Yah dengan sangat jujur tanpa ada yang leno sembunyikan”


“kemana aja kamu selama ini” sambil melihat aku yang duduk disamping ayah


“saya di Indonesia yah, tepatnya saya dijakarta..Yah”


“kenapa kamu tidak pernah datang ke rumah ayah “


“Leno sudah pernah datang ke rumah ayah di samarinda tapi ayah dan bunda tidak pernah ada..”


“oooh….dan kamu berhenti mencari kami gitu?”


“tidak yah..saya sampai ke Balikpapan ke kediaman di Pupuk tapi nihil Yah saya bingun mau kemana lagi mencari ayah dan bunda?”


“kenapa kamu tidak ke Penta ..?”


“saya tidak ingat yah..sungguh saya tidak ingat…”


“saya sampai menyuruh orang untuk mencari ayah, bunda dan syaiba tapi,,hasilnya nihil yah..saya mau…”


“kenapa harus cari Syaiba…ha….?”tiba tiba mas satria


Mas Satria….sabar…biar abbi yang Tanya?”


“maaf ..yah aku gemes abbi lihat leno…rasanya mau tak taruh dipadang pasir aja”


“kenapa….leno cari syaiba?”


"leno mau bicara yah, leno mau tanya sesuatu…”

__ADS_1


“tapi bukanya kamu sudah mentalaknya?”


“Apa..sy..saya mentalak syaiba ?..bukanya Syaiba yang minta cerai padaku yah…”


“untuk apa Syaiba mau cerai dari mu?”


“Katanya dia tidak sanggup hidup dengan saya dan saya katanya suka KDRT itu yang ada dalam permohonan cerai itu yah..?”


“dan kamu sudah menandatanganinya?”


“Tidak pernah yah…saya tidak pernah menandatangani surat itu dan saya sobek yah..”


“lalu….”


“akhirnya saya mencari syaiba selepas dari prancis untuk bertanya kenapa syaiba melalukan ini tapi pencarian saya untuk menemukan syaiba tidak ada hasil..”


“lalu..”


“cukup… ayah faham….. baik sekarang coba kamu lihat ini dulu” sambil menyerahkan map berwarna merah kepadaku “apa ini yah  .?”tanyaku


Dan akupun membuka map berwarna merah dan kulihat surat putusan atas perceraian antas namaku dan syaiba…..dan…..dan yang memohon untuk bercerai adalah aku..aku pemohon bercerai karena syaiba


tidak bisa diurus..kubaca dan kulihat tanda tanganku…“dari mana ayah menerima ini?” tanyaku


“bukanya kamu yang menyuruh ayahmu untuk menyerahkan ini kepada syaiba…?”


“kapan yah…saya tidak pernah …dan tidak akan pernah melakukan ini yah..?”


“sewaktu kamu…..pergi ke prancis waktu itu…” ayah melihat aku dengan terkejutanya dan kulihat bunda yang menitikan air matanya yang sudah membasahi pipinya dan kulihat mas satria memeluk bunda

__ADS_1


sambil menepuk punggung bunda..


“saya tidak mengerti yah…tolong beritahu semuanya…”


“waktu itu disaat kamu pergi ke prancis ayahmu datang menemui syaiba dan mengatakan kalau kamu mau bercerai darinya, syaiba kaget dan shock dia pingsan dan dilarikan kerumah sakit kami datang karena ditelpon pembantu rumah tangga dua hari dia tidak sadarkan diri dan betapa kami gaket karena syaiba sedang mengandung anakmu…”ayah berhenti sambil meminum secangkir teh yang tadi sudah berada didekat sofa.


“kami kaget..dan juga marah karena syaiba tidak mau cerita kepada kami dia menutupi keadaanya tapi kami tau karena bibik ina cerita semua tentang kedatangan ayah mertuamu dan meninggalkan syaiba setelah membawanya ke rumah sakit, sebenarnya disaat itu mas syam sudah mencari kamu di prancis atas informasi dari bibik ina dan teman temanya termasuk teman temanmu tapi apa yang terjadi kamu hilang ditelan bumi hpmu tidak dapat


dihubungi, ayahmu apalagi hilang dan ibumu katanya dilarikan ke Australia karena sakit parah..kami bingun…mau kemana kami kehilangan jejakmu sampai suatu hari mas syam datang menyerahkan ini….” Ayah menyehakan kembali amplop berwarna coklat kulihat isinya aku kaget disitu kulihat foto fotoku bersama fransiska sedang dalam acara jamuan makan malam dan pesta di castil yang hanya diadakan oleh sabahat fransiska dan aku berpelukan denganya dalam pesta dansa.


“dari mana ayah terima ini…..?” tanyaku


“ Syam dari bibik ina yang katanya kalau syaiba tidak menandatangani surat cerai maka syaiba akan menjadi istri


pertama dan setuju kalau kamu menikah lagi..” jawab mas Satria menimpali


“ha…bibik ina…dia kok dapat ini dari mana?” tanyaku


“ya ileh…ya dari ayahmu lah !! …kok tidak tanggap…..?” jawab mas Satria dengan nada Tingginya


“Ayah…ayahku yang melalukan ini pada syaiba?”


“Iya nak…dan parahnya lagi semua barang syaiba di rumah itu dikembalikan ke rumah kami di samarinda disaat


syaiba dirumah sakit dalam kondisi tidak sadar diri…”bunda menjawab dengan tetesan air mata yang juga tidak berhenti.


“Tapi kenapa syaiba setuju untuk bercerai dari ku yah…”kataku


“karena syaiba merasa lebih baik seperti itu daripada dimadu dan dia akan pergi darimu membawa bayi yang ada

__ADS_1


dikandungannya, khan kamu tau bagaimana sifat syaiba dia tidak mau dimadu dan dia juga tidak mau  berkepanjangan menahan dirimu atas semu yang telah kamu lakukan, tapi memang sampai saat ini ayah dan bunda masih penasaran kenapa dia begitu kukuh ingin pisah darimu walaupun kami sudah menahannya tapi dia dengan keputusan yang mutlak dan dibantu mas syam dia melakukannya dengan tegar dia


tidak datang ke pengadilan agama dia serahkan semua kepada mas syam dan dia pergi ke dubai atas saran mas syam dan melajutkan kuliah disana sampai akhirnya mas syam menyuruhnya untuk balik ke sini awalnya dia tidak mau tapi setelah dibujuk dia akhirnya luluh juga dan mungkin itulah jodohmu yang akhirnya bertemu lagi dengannya..” kata ayah


__ADS_2