Syaiba

Syaiba
Episode 5


__ADS_3

“Bagaimana anak kita syai… “Tanya kak


herman kepadaku


“Dia tidur Kak ……. Ada bunda lilis


tuh….”jawabku


“Oya Assallamualikum.. bund bagaiman


ical…… “kata kak herman sambil mencium punggung tangan bunda lilis disusul kak


cahyo, ayu, dian dan …..


“Waallaikumsalam man…. Alhamdullilah


sudah mendingan … “kt bunda lilis sambil memberi kode kepadaku untuk


menyampaikan kepada kak herman perihal kondisi ical.


“Kak keluar dulu yok… “sambil ku tarik


lengan baju kak herman, disusul cahyo, Diana dan ayu.


Kuceritakan semua kepada mereka


perihal konsidi ical ayu menangis dalam pelukan cahyo, Diana cm meneteskan air


mata sedangkan kak herman diam sambil menatap pemandangan tanaman perdu buah


manga yang tumbuh di taman rumah sakit.


“Sudah ayu….sudah….cup..cup “dihapukan


air mata ayu oleh jemari kak cahyo dengan halus


“Ini pemadangan apa ya??????”


Kapan ayu jadian sama kak cahyo ???


Tiba…. Tiba aku bingun mencari cowok


yang tadi bersama kak herman kok tidak ada diama dia ?


“Kak herman…. Tanyaku….”…” Ya….?” kata


kak herman …”siapa cowok tadi yang ikut kakak dan dimana dia sekarang ?”


tanyaku yang baru disadari oleh kami semua kalau cowok itu tidak ada bersama


kami


“Loh dimana leno….. “Tanya kak herman


ke cahyo yang lagi lagi masih memeluk ayu


“Lah bukanya disampingmu her ?” jawan

__ADS_1


kak cahyo


“Nah loh …kemana tuh anak .”.tanya kak


herman sambil melihat kanan kiri  tapi


yang dicari tidak ketemu


“Ituloh syai …teman kakak cahyo dan


aku dia tadi ikut kita makanya surya tidak ikut, dia tidak bisa datang,  nanti malam gantiin bunda lilis katanya ….”ooo


gitu “ kujawab dengan agukan tidak dapat lagi ucapan lain selain memandang awan


yang berubah menjadi jingga tandanya senja akan tiba.


Kami pun siap siap pulang tp


sebelumnya kami ijin pamit sm bunda lilis, dan masuk ke kamar ical  tp apa yang kami lihat cowok itu (leno) ada


di samping bunda lilis sambil lihat kami dia tersenyum


“mau pulang kah “ jawabnya


“iya ..pamit dulu bunda lilis ya ,


nanti malam surya akan gantiin bunda ya ?” sambil mencium punggung tangan bunda


lilis yang sudah mengekerut dimakan usia kata kak herman.


“iya , hati hati di jalan ya “ kata


“ bunda ibah……. Bunda ibah jangan


puyang!!  Ica mau sm bunda ibah” tanpa


kami sadari ical memanggilku sambil meringis menahan sakit di tangannya.


“bunda pulang dulu nanti bunda datang lagi,


khan bunda belum ijin sama Ummi dan Abbi” kataku


“ bun…hik..hik….jangan puyang ya, ica


takut, “ rengeknya


“ sebentar aja, nanti bunda pulang


ganti baju langsung deh kesini lagi ya, khan nanti ada kak surya yang datang”


kataku dan kupeluk anakku sambil mencium keningnya.


Disusul dengan kak herman, kak cahyo,


Diana dan ayu serta leno yang juga mengikuti kami pulang tanpa berkata satu


kata pun.

__ADS_1


“Asallamualikum, bund jangan lelah ya


bund “ kak herman  pamit ke bunda lilis


“Waallaikum Salam, hati hati dijalan


ya “


Ditempat parkir kendaraan Diana mendatangiku


sambil menyerahkan kunci motorku yang tadi ku titip untuk dibawakan dan kulihat


ayu dan kak cahyo naik motor bersamaa, kak herman dan leno juga menuju motor


masing masing tinggal aku dan Diana yang masih berdiri di pakiran karena tungga


jumpar (juru parkir) mengambil mortorku


“ kamu sama aku aja ya,” ke Diana


“ iyalah.. memang sama siapa, gila loh


masak gadis secantik ini disuruh jalan kaki” kata Diana yang disusul dengan


bibirnya yang menjulur kedepan.(Biar pun rumah Diana dekat rumah sakit tapi Karena


tadi dia yang bawa motorku ke rumah sakitjadi kuantar pulangnya)


Kujitak kepala temanku ini, rasanya


mau ku tarik tuh bibirnya


“ sakit tau”… katanya,”biarin tuh


bibirmu kalau aku laki laki sudah disikat tuh!” kataku ketawa


“Ihh… jijek kali “ katanya sambil


menutup mulutnya dengan kedua tanganya


“ha..ha..ha…” tertawa berama Diana


sahabtku selai ayu yang aku kenal sejak smp itu


Akhirnya motorku sdh dikelurkan oleh


jumper, sebelum kami lewat gerbang rumah sakit aku ditunggu kak herman dan


leno.


“ sya?, kamu beneran nanti malam


datang lagi?”tanyanya..”iya kak, khan tidak enak kalau sudah janji kasihan


anakku kak” sambil memperbaiki helm yang tadi tanpa sadar belum ku kuci talinya


“ya udah nanti kak juga datang deh”

__ADS_1


katanya dan kami pun pulang kerumah masing masing


__ADS_2