
" apa kau akan terus begini " tanya ian, sahabat fanly sejak di bangku SMA hingga menjadi mahasiswa sekarang.
fanly : " (DIAM) " Sambil mengenang masa tiga tahun silam.
3 TAHUN YANG LALU
Bel telah berbunyi, menandakan semua semua murid hingga guru akan melaksanakan upacara tak terkecuali murid baru.
Terlihat kepsek dan jajarannya telah berbaris di depan untuk mengikuti upacara begitupun dengan panitia mos telah bersiap pula untuk mengikuti upacara.
Dan upacara pun dimulai dengan di ikuti beberapa rangkaiannya dimulai dari pemimpin memasuki lapangan upacara hingga pembacaan UUD 1945 dan lain lain dan masuklah di bagian pembina upacara memberikan amanat.
" Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarrakatu " sapa pak kepsek memulai amanat.
" Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatu " balas ratusan pengikut upacara.
Dan mulailah pak Thofan, yang tak lain adalah pak kepsek melanjutkan amanatnya yang setelah salam lalu di ikuti sholawat dan seterusnya. Amanat yang berisi saran, harapan, rasa bangga pun dituturkan pak kepsek dengan senyum dan terkadang tegas. Sesekali terdengar tepukan tangan para pengikut upacara memberi aplos kepada pak kepsek terkait amanatnya.
__ADS_1
Namun tidak dengan Fanly yang sedari tadi melirik Siswi yang berbaris tepat disampingnya.
" cantik nih cewek " batin fanly sambil terus melirik siswi tersebut dengan wajah terus tersenyum, hingga ia tak mendengar pak kepsek memanggilnya untuk maju kedepan.
Dari SMP beranjak ketingkatan yang lebih tinggi SMA, itu artinya fanly akan beranjak remaja beralih dari anak ingusan. sejak SMP ia tak pernah mengenal rasa suka terhadap lawan jenisnya, bukan karna ia gak normal lho ya (hehehe)😅😅 tapi karna mungkin ia belum merasakan rasa yang disebut puber. Baru kali ini ia merasa ada yang berbeda ketika melihat lawan jenisnya, apa mungkin anak ingusan yang beralih keremaja ini akan merasakan yang namanya cinta ?? entahlah.
" woy, maju sana " tegur kakak panitia yang membuat fanly tersadar dari lirikannya itu.
" iya kak, saya ?? " tanya fanly dengan wajah bingung dan senyum manis khas wajahnya yang imut.
Fanlypun melangkah kedepan untuk memenuhi panggilan pak kepsek. terdengar pak kepsek kembali memanggil siswi untuk maju kedepan yang ternyata
cewek itu adalah cewek yang di liriknya.
" dia ?? apa pa kepsek melihatku tadi ngelirik cewek ini?? aduh mau diapain nih gue ?? batin fanly dengan seribu tanya di kepalanya.
sekarang siswi itu telah berada disampingnya, namun kali ini lain, ia tak meliriknya seperti saat dibarisan tadi, ia hanya menatap kedepan dengan wajah ketakutan.
__ADS_1
" perkenalkan nama kalian" kata pak kepsek dengan senyuman yang tak pernah hilang dari bibirnya. Melihat wajah pak kepsek fanly sedikit lega " ah ga mungkin di apa-apain" pikir fanly, menenangkan dirinya dan menyambut mic yang diberikan pak kepsek untuknya.
" Nama saya Muh. Fanly Ramadhan " kata fanly memperkenalkan diri kemudian memberikan mic kepada siswi tersebut dan masih dengan seribu tanya dikepalanya ( untuk apa aku berdiri disini?? ).
" Nama saya Denia fitri Maharani " kata siswi tersebut memperkenalkan diri pula.
Pemasangan atributpun diserahkan kepada pak kepsek lalu kemudian memasangkannya kepada murid baru yang diwakilkan oleh fanly dan denia.
akhirnya terjawab tanya dikepala fanly, rupanya ia di panggil kedepan untuk mewakili siswa baru untuk pembukaan Mos yang yang akan berlangsung selama 3 hari kedepan.
Fanly
Denia
__ADS_1