
5 minggu kemudian Ujian sekolah dilaksanakan. fanly makin tidak sabar menunggu hari-hari esok dimana ia akan segera menyatakan cinta pada denia dan memiliki status yang dari single menjadi berpacaran, sama denia pastinya.
Ujian berjalan lancar tanpa kendala. Denia harap-harap cemas, peringkat berapa ia disemester kenaikan kelas ini ?. Setelah disemester pertama peringkat 1 diraih oleh fanly, ia berharap disemester ini ia bisa naik 1 tingkat dari peringkat 2 menjadi peringkat 1, karna ia sudah belajar mati-matian untuk meraihnya.
Akhirnya setelah seminggu setelah ujian kenaikan kelas, pengumuman kelulusan tiba. Nampak dipapan pengumuman tertulis 'Lulus 100%'. Seluruh siswa kelas 3 menyambut gembira pengumuman ini.
***FLASH BACK***
Beberapa bulan yang lalu setelah MOS usai sekolah mengadakan pemilihan ketua Osis untuk menggantikan kak riana dan yang berhasil terpilih adalah Rian, siswa kelas 2 Ipa 1. ia terpilih karna visi misinya yang menarik, selain itu ia juga memiliki kelebihan dalam organisasi disekolah, dan tak kalah membanggakan ia juga menjadi ketua dalam tim basket.
*** *** ***
Setelah pengumuman kelulusan, anggota osis sibuk mempersiapkan acara perpisahan untuk kelulusan. Biasanya acara perpisahan dilakukan sebelum pengumunan namun karna satu dan lain hal sehingga acara diundur setelah pengumuman.
Dimading Ketos mengumumkan " Bagi yang ingin berpartisipasi dalam acara perpisahan silahkan mendaftarkan diri dengan riana". kak riana mengajukan diri sebagai salah satu seksi dalam persiapan acara perpisahan kelulusan. bukan tanpa sebab, riana ingin meluapkan rasa terima kasihnya atas jasa sekolah yang telah membimbing dirinya dari awal sekolah hingga masa kelulusan sekarang. ia ingin dimasa akhir menjadi pelajar SMA A, riana bisa memberikan persembahan terbaik terakhir sebelum menanggalkan seragam putih abu-abunya.
Melihat pengumuman di mading, kelas fanly tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. mereka berpartisipasi dalam hal teater. Namun lain hal dengan fanly, ia berpartisipasi mendaftarkan diri sebagai penyanyi dalam acara tersebut.
Tibalah saat acara perpisahan, acara berjalan berdasarkan urutan susunan acara yang dibacakan oleh MC, kak riana. Di urutan susunan acara yang ke3 setelah ucapan terimakasih dari kepsek adalah persembahan teater dari kelas fanly. Dalam teater tersebut denia Nampak anggun dan memukau seluruh siswa yang hadir diacara tersebut. ia terlihat sangat maksimal membawakan perannya sebagai cinderela namun cerita cinderela disini tak sepenuhnya sama dengan dongeng aslinya tapi dimasukkan sedikit unsur kocak dan membuat haru. Semua terbawa suasana dengan teater tersebut, sesekali penonton dibuat tertawa terpingkal-pingkal dengan akting mereka, terutama Ian yang sangat terlihat lucu dengan perannya. Tak henti-hentinya Mata ketua osis (Rian) menatap denia karna memang ia terlihat begitu anggun dan cantik hingga ia berpikir untuk mendekati denia nantinya. Rian tak mengetahui kisah asmara antara denia dan fanly karna selama ini ia sibuk dengan organisasinya dan basket.
Tiba saatnya urutan istirahat, di urutan ini di isi dengan penampilan band sekolah dan para penyanyi solo sekolah. setelah semua penampilan band sekolah, tibalah diurutan fanly bernyanyi, ia membawakan lagu band ungu kesukaannya, bukan tanpa alasan sebab ia ingin mengutarakan rasa cintanya pada denia.
*** Bernyanyi ***
mungkinkah kau tahu
rasa cinta yang kini membara
yang masih tersimpan
dalam lubuk jiwa
ingin kunyatakan
lewat kata yang mesra untukmu
namun kutak kuasa
untuk melakukannya
mungkin hanya lewat lagu ini
akan kunyatakan rasa
__ADS_1
cintaku padamu rinduku padamu
tak bertepi
mungkin hanya sebuah lagu ini
yang slalu akan kunyanyikan
sebagai tanda betapa aku
inginkan kamu
Seperti biasa semua mata terhipnotis dengan suara dan ketampanan fanly. Jauh dipelupuk mata fanly, peratiannya hanya tertuju pada denia berharap denia bisa mengerti bahwa lagu itu ditujukan untuknya. Rian yang melihat hal tersebut merasa makin terpacu untuk mendekati denia nantinya, dibenaknya ternyata bukan cuma dia yang menyukai denia, cowok se keren fanly saja memiliki rasa yang sama, berarti denia ini memang cewek yang istimewa. Hingga tiba acara penutupan terakhir, kelas lain memberikan persembahan vokal grup dan membawakan lagu hymne guru.
***Lagu Hymne Guru***
Trimakasihku ku ucapkan
pada guruku yang tulus
ilmu yang berguna slalu dilimpahkan
untuk bekalku nanti
setiap hariku dibimbingnya
kan ku ingat slalu nasehat guruku
terimakasihku guruku
***Hymne guru 2***
terpujilah wahai engkau
ibu bapak guru
namamu akan selalu hidup
dalam sanubariku
semua baktimu
akan ku ukir didalam hatiku
__ADS_1
sebagai prasasti terima kasihku
tuk pengabdianmu
engkau bagai pelita
dalam kegelapan
engkau laksana
embun penyejuk
dalam kehausan
engkau patriot
pahlawan bangsa
tanpa tanda jasa
Suasana hening ketika lagu hymne guru dinyanyikan, yang terdengar hanyalah isak tangis yang menghadiri acara tersebut tak terkecuali para guru. isak tangis kelas 3 makin menjadi ketika pak ridwan berpidato diatas panggung dengan suara yang lirih dan isi pidato yang menyentuh.
akhirnya seluruh rangakaian acara telah dibaca dan dilaksanakan, yang menandakan acara dihari itu telah berakhir dan berjalan sangat lancar dan mengesankan.
sepulang dari acara, fanly mencari-cari denia. Ia sudah sangat tidak sabar ingin menyatakan rasa cintanya pada denia.
setelah lama-lama mencari denia, ia menemukan denia didalam kelas bersama dela mengambil tas make up mereka dan hendak akan pulang. tak berselang lama ian pun datang, tanpa sadar sejak tadi ian mengikuti fanly dari belakang.
" denia, aku mau bilang sesuatu " kata fanly, sangat nampak ia begitu tegang, tidak biasanya seperti ini. biasanya ia begitu akrab dengan denia namun kali ini sangat berbeda.
" mmm apa ?? " tanya denia tegang pula, sepertinya ia sudah mengetahui maksud dari fanly.
Dela dan ian hanya tersenyum sambil mengedipkan mata satu sama lain.
" aku cinta sama kamu, apa kamu mau jadi ..... pacarku ?? " ungkap fanly tanpa basa basi.
" mmm maafkan aku fanly, aku ga bisa " jawab denia sungkan. sebenarnya dari tadi denia berusaha memotong perkataan fanly namun tidak berhasil.
Ian dan dela yang mendengar penolakkan denia merasa sangat terkejut. bagaimana mungkin denia menolak perasaan fanly ??. Siapapun yang melihat gerik dan perhatian denia terhadap fanly pasti langsung bisa menebak kalau ia pun menyukai fanly.
" kenapa denia ? apa kamu menyukai pria lain ? " tanya fanly pelan.
" tidak fanly, aku hanya belum ingin pacaran, umurku juga masih belum layak untuk pacaran " jelas denia.
__ADS_1
" kalau itu keputusan kamu, aku hargai. aku akan menunggu sampai kamu mau " ujar fanly lembut walau dengan rasa kecewa.
" berarti aku masih punya harapan " gumam Rian diluar kelas. Sebenarnya sejak tadi ia mencari denia karna ingin mengenal dekat, namun langkahnya terhenti kala mendengar fanly menyatakan cinta pada denia. Akhirnya ia hanya berdiri diibalik pintu dan mendengar semua percakapan fanly dan denia.