Tak Mudah Mengembalikan Rasaku Yang Dulu

Tak Mudah Mengembalikan Rasaku Yang Dulu
BAB 2


__ADS_3

Dihari pertama MOS, semua berlangsung seperti mos pada umumnya. Ada penggodokan, pembersihan dan lain lain.


Tibalah saat pulang sekolah, Fanly berjalan sendiri tanpa teman, yang dipikirannya hanya siswi yang diliriknya tadi.


" hay fanly " sapa seorang siswa sambil menepuk bahu fanly.


Fanly yang mendengar sapaan tersebut terkaget dan Sedikit bingung. bagaimana mungkin ada yang mengenalnya, diakan sekolah disitu tanpa teman dan juga pula ia baru pindah dari kota kelahirannya.


" hay " sapa fanly kembali dengan wajah bingung dan dengan senyum ciri khasnya.


" aku ian, sebenarnya namaku febrian tapi biasa dipanggil ian " lanjut ian sambil menyodorkan tangannya tanda perkenalan.


" aku fanly" membalas jabatan tangan ian.


" ia, sudah tahu, tadi kan kamu udah memperkenalkan diri didepan " sambung ian kembali dengan gaya sok akrab padahal baru kenal 😀.


sambil duduk di depan sekolah menunggu jemputan, ian dan fanly pun saling berbincang-bincang, bertanya satu sama lain dan kadang bercerita tentang game dan lain lain.


" pip, piiiiiiip " suara klakson mobil sopir fanly

__ADS_1


fanly : " deluan ya!! eh bentar, kamu tiggal dimana ian ?? "


ian: " aku tinggal di komplek perumahan elit jl. soekarno hatta"


" sama dong, barengan yuk, tapi kamu ga nunggu jemputan kan ?? " ajak fanly sambil bertanya


" nunggu sih, tapi palingan jemputanku lama nyampenya "


" kalau gitu barengan aja " ajak fanly kembali


Ian mengiyakan dan berdiri menuju mobil fanly menghampirinya yang sedari tadi duduk di dalam mobil dengan pintu yang terbuka.


Mama : " gimana mosnya seru ?? "


fanly : " baru juga sehari ma "


Mama renata adalah sebutan untuk mama fanly. mama renata adalah ibu rumah tangga yang melepas karirnya semenjak menikah dengan papa fanly. sedangkan papa fanly adalah pria pekerja keras, baik hati dan sangat sayang dengan keluarganya. Fanly anak yang sangat dekat dengan ibunya namun tidak manja, mama renata tahu semua sahabat fanly namun belum dengan ian karna fanly belum memperkenalkannya.


" ma, fanly punya teman sekarang " kata fanly pada ibunya setelah meneguk air kedalam mulutnya

__ADS_1


" oh ya ?? cie yang udah punya teman, udah punya pujaan hati belum ?? " goda ibunya pada fanly dengan senyum mengejek, karna selama ini anaknya hanya bercerita tentang sahabat tanpa berbicara sedikitpun tentang lawan jenis, yang mama renata tahu hanya teman wanita dan pria tanpa sedikit pun fanly bercerita ketertarikannya terhadap wanita.


" ih mama apa an sih ?? ( udah kok ma ( batin fanly)) dia tinggal di komplek sini juga,rumahnya tiga rumah dari rumah kita " jelas fanly pada mamanya


" kapan kapan ajak ke rumah ya sayang, makan dulu baru mandi sana biar segar "


Di dalam kamar fanly berbaring dan terus mengingat wajah denia. tidak biasanya ia seperti ini, biasanya ia hanya terkagum sesaat melihat wanita cantik tapi kali ini ia benar-benar merasa terhipnotis oleh kecantikan wanita.


" apa ini disebut jatuh cinta??. tadi aku juga satu kelompok sama dia, kenapa ga kenalan ya ?? padahal momennya pas banget tadi" gumam fanly dikesendirian kamar sambil tersenyum dan meniup-niup rambut didahinya. Tak terasa ia pun tertidur karna kelelahan sebab di sekolah tadi banyak kegiatan yang di intruksikan panitia mos.


" fanly " teriak mama renata dari luar kamar fanly sambil mengetuk pintu. karna tak ada jawaban, mama renata membuka pintu kamar dan terlihat fanly tertidur lelap.


Mama Renata



Ian


__ADS_1


__ADS_2