
Ada yang berbeda dihari ini,fanly tak akan melihat wajah cantik denia, namun ia sudah merasa senang karna tadi bisa ngobrol walaupun hanya sementara.
****
Hari ke 3
Ini adalah waktu yang istimewa karna hari ini tepat dihari rabu,hari terakhir untuk kegiatan mos. Semua siswa murid baru dan panitia akan berkumpul di aula untuk penutupan MOS.
" aduh " rintih salah satu panitia mos terjatuh saat tak sengaja tersenggol fanly ketika berlari menuju aula sekolah " ga liat jalan ?? " sambungnya kembali dengan nada tinggi
" maaf kak,ga sengaja " sahut fanly masih dengan senyum dan mengulurkan tangannya bermaksud membantu panitia wanita berdiri
" imut banget sih lu de" batinnya sambil menatap wajah fanly " senyum, senyum memang ada yang lucu?? " kata panitia dengan wajah garang ala marahnya kakak kelas biar terlihat galak lalu menyambut tangan fanly. " lain kali hati-hati, masuk sana" sambungnya.
" tumben marahnya cuma segitu " gumam salah satu panitia lelaki dari kejauhan yang sejak tadi memperhatikan fanly dan teman sepanitianya.
Tanpa memghiraukan kakak panitia lagi fanly bergegas masuk ke ruang aula berharap bisa duduk berdampingan bersama denia.
" agrrhh keduluan ian " umpat fanly.
" duduk sini " sambut ian, mempersilahkan fanly duduk di samping denia dan minggir beberapa senti.
" tahu aja kalau aku pengen duduk disamping denia " batin fanly senang, tanpa membuang-buang waktu fanly langsung bergegas duduk disamping denia.
" assalamu'alaikum wr.wb" salam salah satu panitia dan di ikuti balasan salam dari peserta MOS. " (puji syukur,sholawat, permohonan maaf dihari terakhir MOS) untuk itu kami para panitia akan memperkenalkan diri satu per satu di mulai dari KETOS " Sambungnya kembali memberikan mic pada Ketua osis yang tak lain adalah seorang wanita yang tak sengaja tersenggol fanly tadi.
" (salam,puji syukur, sholawat) Nama saya Riana andaira, saya ketua osis, tadi kan kami sudah mohon maaf yang di wakilkan teman saya tadi,jadi sekarang yang merasa menyenggol saya tadi berdiri dan mohon maaf disini sekarang" kata Riana panjang lebar.
__ADS_1
Semua peserta terkejut dan terheran " kok bisa " si murah senyum nyenggol kak ketos ? siapa sih yang ga' kenal kak ketos, cewek cantik yang galak namun tak kehilangan kewibawaannya. Mungkin kurang lebih seperti itulah benak semua orang yang mengenal fanly.
Tak berlama-lama fanly berdiri dan maju kedepan dan masih dengan senyum tapi kali ini berbeda, terlihat senyum fanly bercampur dengan raut wajah yang sedikit ketakutan. " mau di apain nih gue ?? " batin fanly bertanya-tanya.
" sekarang saya mau dengar kamu minta maaf " kata kak ketos ketika fanly telah berdiri dihadapannya.
" saya minta maaf kak ketua osis karna tadi menabrak kakak " kata fanly tegas
" saya maafkan asal .... kamu harus bernyanyi disini sambil main gitar, ga boleh ga bisa " tegas kak riana
Fanly meng iyakan dan meraih gitar yang diberikan padanya. sedari umur 11 tahun fanly sudah pintar memainkan gitar jadi untuk tantangan ini bukan masalah baginya.
**Bernyanyi**
Resah dan gelisah
disudut sekolah
tempat yang kau janjikan
ingin jumpa denganku
walau mencuri waktu
berdusta pada guru
malau aku malu
__ADS_1
pada semut merah
yang berbaris di dinding
menatapku curiga
seakan penuh tanya
sedang apa disini
menanti pacar jawabku
sungguh aneh tapi nyata
takkan terlupa
kisah kasih di sekolah
dengan sidia
tiada masa paling indah
masa masa disekolah
tiada kisah paling indah
kisah kasih disekolah
__ADS_1