Tak Mudah Mengembalikan Rasaku Yang Dulu

Tak Mudah Mengembalikan Rasaku Yang Dulu
BAB 4


__ADS_3

Ada yang berbeda dihari ini,fanly tak akan melihat wajah cantik denia, namun ia sudah merasa senang karna tadi bisa ngobrol walaupun hanya sementara.


****


Hari ke 3


Ini adalah waktu yang istimewa karna hari ini tepat dihari rabu,hari terakhir untuk kegiatan mos. Semua siswa murid baru dan panitia akan berkumpul di aula untuk penutupan MOS.


" aduh " rintih salah satu panitia mos terjatuh saat tak sengaja tersenggol fanly ketika berlari menuju aula sekolah " ga liat jalan ?? " sambungnya kembali dengan nada tinggi


" maaf kak,ga sengaja " sahut fanly masih dengan senyum dan mengulurkan tangannya bermaksud membantu panitia wanita berdiri


" imut banget sih lu de" batinnya sambil menatap wajah fanly " senyum, senyum memang ada yang lucu?? " kata panitia dengan wajah garang ala marahnya kakak kelas biar terlihat galak lalu menyambut tangan fanly. " lain kali hati-hati, masuk sana" sambungnya.


" tumben marahnya cuma segitu " gumam salah satu panitia lelaki dari kejauhan yang sejak tadi memperhatikan fanly dan teman sepanitianya.


Tanpa memghiraukan kakak panitia lagi fanly bergegas masuk ke ruang aula berharap bisa duduk berdampingan bersama denia.


" agrrhh keduluan ian " umpat fanly.


" duduk sini " sambut ian, mempersilahkan fanly duduk di samping denia dan minggir beberapa senti.


" tahu aja kalau aku pengen duduk disamping denia " batin fanly senang, tanpa membuang-buang waktu fanly langsung bergegas duduk disamping denia.


" assalamu'alaikum wr.wb" salam salah satu panitia dan di ikuti balasan salam dari peserta MOS. " (puji syukur,sholawat, permohonan maaf dihari terakhir MOS) untuk itu kami para panitia akan memperkenalkan diri satu per satu di mulai dari KETOS " Sambungnya kembali memberikan mic pada Ketua osis yang tak lain adalah seorang wanita yang tak sengaja tersenggol fanly tadi.


" (salam,puji syukur, sholawat) Nama saya Riana andaira, saya ketua osis, tadi kan kami sudah mohon maaf yang di wakilkan teman saya tadi,jadi sekarang yang merasa menyenggol saya tadi berdiri dan mohon maaf disini sekarang" kata Riana panjang lebar.

__ADS_1


Semua peserta terkejut dan terheran " kok bisa " si murah senyum nyenggol kak ketos ? siapa sih yang ga' kenal kak ketos, cewek cantik yang galak namun tak kehilangan kewibawaannya. Mungkin kurang lebih seperti itulah benak semua orang yang mengenal fanly.


Tak berlama-lama fanly berdiri dan maju kedepan dan masih dengan senyum tapi kali ini berbeda, terlihat senyum fanly bercampur dengan raut wajah yang sedikit ketakutan. " mau di apain nih gue ?? " batin fanly bertanya-tanya.


" sekarang saya mau dengar kamu minta maaf " kata kak ketos ketika fanly telah berdiri dihadapannya.


" saya minta maaf kak ketua osis karna tadi menabrak kakak " kata fanly tegas


" saya maafkan asal .... kamu harus bernyanyi disini sambil main gitar, ga boleh ga bisa " tegas kak riana


Fanly meng iyakan dan meraih gitar yang diberikan padanya. sedari umur 11 tahun fanly sudah pintar memainkan gitar jadi untuk tantangan ini bukan masalah baginya.


**Bernyanyi**


Resah dan gelisah


disudut sekolah


tempat yang kau janjikan


ingin jumpa denganku


walau mencuri waktu


berdusta pada guru


malau aku malu

__ADS_1


pada semut merah


yang berbaris di dinding


menatapku curiga


seakan penuh tanya


sedang apa disini


menanti pacar jawabku


sungguh aneh tapi nyata


takkan terlupa


kisah kasih di sekolah


dengan sidia


tiada masa paling indah


masa masa disekolah


tiada kisah paling indah


kisah kasih disekolah

__ADS_1


__ADS_2