Tak Mudah Mengembalikan Rasaku Yang Dulu

Tak Mudah Mengembalikan Rasaku Yang Dulu
BAB 9


__ADS_3

Randi yang mulai geram dengan perubahan riana mendatangi fanly di kelasnya dan bermaksud memberi pelajaran. ia sangat tidak suka dengan perubahan ini, semakin hari ia merasa perubahan riana makin jauh, sampai-sampai ia merasa bukan lagi riana yang ia kenal sebelumnya.


Langkahnya makin jauh meninggalkan kelasnya dan makin dekat dengan ruang kelas fanly. sangat nampak diwajahnya amarah yang memuncak. dilain sisi ia cemburu, dilain sisi juga ia ingin melihat riana yang dulu, yang ia kenal sebelumnya.


Seharusnya dikelas akan sepi tapi ini malah sebaliknya, ramai, tak ada satupun siswa yang keluar dari kelas, tugas dari pak ridwan mengharuskan mereka untuk tetap dikelas walau jam istirahat karna tugasnya akan dikumpul hari ini juga. Hal ini tak mengurungkan niat randi untuk menghajar fanly.


" hey " tegur kak randi lalu mendaratkan jari yang dikepalnya kepipi fanly. Semua siswa siswi yang berada dikelas terkejut dan seketika berdiri menatap ke arah fanly dan kak randi, denia berteriak karna terkejut.


Fanly yang tidak menyangka sama sekali, tidak sempat menepis pukulan kak randi padahal jika ia mengetahuinya sangat mudah untuknya menepis, gerakan menepis sudah sering dilakukannya dalam latihan bela diri, silat.


Ian yang melihatnya tentu saja terkaget dan spontan ingin membalas pukulan kak randi terhadap sahabatnya itu, namun ditahan oleh fanly yang seketika berdiri menahan tangannya.


" ada apa kak ?? apa gue ada salah ?? " tanya fanly dengan raut yang berbeda ketika biasanya tersenyum, kali ini dengan raut yang serius.

__ADS_1


" pelet apa yang kamu tiupkan pada riana hingga ia tergila-gila " ucap kak randi marah.


" hari gini masih percaya pelet (tertawa sekilas)" kata ian masih dengan tangan yang dikepal.


" aku ga ada urusan sama kamu " balas kak randi menunjuk ke arah ian. sontak ian ingin kembali mendaratkan tangannya namun kembali ditahan fanly.


Diruangan nampak tegang, banyak yang berdatangan kekelas menyaksikan sekilas drama dikelas fanly.


" gue ga nyuruh kak riana ngejar-ngejar gue, gue juga ga suka sama dia, seskolah ini tahu gue hanya suka dengan satu wanita" jawab fanly santai.


" apa-apaan sih ?? malu maluin aja, kamu ga berhak ikut campur dengan urusan aku, kamu ga berhak ngelarang aku untuk dekat dengan siapapun, kamu bukan siapa-siapa, aku ga suka ya kamu seperti ini, aku ga suka sama kamu " ucap kak riana dengan nada tinggi dan terkesan kasar.


Kak randi yang mendengar ucapan itu seketika lemas dan tak sanggup berkata-kata, merasa malu dan ingin menangis namun ditahan hingga tak nampak raut wajahnya yang sedih, namanya cowok ga mungkinlah nangis.

__ADS_1


" oke riana jika itu mau kamu " balas kak randi dengan suara lirih di ikuti dengan badannya yang berbalik meninggalkan kelas fanly. ia seakan tak bisa melangkah, kata kata riana masih terus terngiang ditelinganya mengiringi langkahnya yang terus maju tanpa tahu arah tujuan. " jadi selama ini riana menganggapku bukan siapa-siapa ?? teman sekalipun ?? mengapa aku begitu bodoh, apa yang sudah kulakukan ?? " batin randi, kakinya terus melangkah jauh dan akhirnya ia memasuki ruang uks padahal fisiknya sama sekali tidak sakit tapi hatinya saja yang sakit. sekedar untuk merehatkan diri, randi duduk diruang, menyandarkan kepalanya dikursi uks, kebetulan hari ini, betran (teman randi) yang bertugas jadi randi bisa bebas seharian diruang uks.


" ada apa bro, sakit?? " tanya betran, sama sekali tidak mengetahui peristiwa menghebohkan tadi.


randi menarik napas panjang dan menghembuskannya kasar " gue pengen seharian disini dulu " jawabnya kurang nyambung.


betran yang mendengar jawaban randi hanya mengerutkan kening heran.


**Dilain tempat***


" kamu ga papa kan ?? " tanya riana


" ga papa riana " jawab fanly.

__ADS_1


Nampak sekali diwajah denia cemburu melihat perhatian kak riana, di tambah lagi fanly menyembut namanya tanpa sebutan "kak" terdengar sangat akrab. panggilan tanpa sebutan kak, riana sendiri yang memintanya kepada fanly karna ingin lebih akrab dengan fanly tanpa ada batas kakak dan adik kelas diantara mereka.


__ADS_2