Tak Mudah Mengembalikan Rasaku Yang Dulu

Tak Mudah Mengembalikan Rasaku Yang Dulu
BAB 12


__ADS_3

Didalam kamar tak henti-hentinya randi tersenyum. matanya enggan tertidur. Sesekali randi mangirim pesan WA pada riana padahal mereka serumah walau tidak sekamar karna riana dikamar tamu. Randi sangat menikmati kegirangannya malam ini, ia benar-benar sangat bahagia. ditengah kebahagiaannya tiba-tiba randi teringat fanly, ia merasa bersalah dan bertekad meminta maaf kepada fanly.


*** *** ***


Terlihat mama renata mondar mandir didepan rumah, ia sangat cemas karna hujan sangat lebat diluar sana. tak lama terdengar suara motor fanly yang datang.


" alhamdulillah kamu sudah sampai nak, mama cemas dari tadi, ga papakan dijalan??, riana udah dirumahnya kan ?? " kata mama renata melanjutkan kalimatnya dengan pertanyaan.


" ia mah " jawab fanly halus dan tersenyum lalu ia melangkah kekamar hendak mengganti bajunya yang basah kuyup.


*** *** ***

__ADS_1


Ke esokan harinya kak randi kembali datang kekekas fanly. kali ini bukan untuk menghajar fanly tapi meminta maaf atas kesalahannya. ketika sampai depan pintu, ia mendapati fanly sedang bergurau dengan teman sekelasnya. Dengan gentle ia menghampiri fanly dan meminta maaf. Semua mata kembali tertuju pada fanly dan kak randi. kelas kembali tegang namun seketika mencair ketika kak randi tersenyum.


" aku minta maaf " ucap kak randi tegas sambil mengulurkan tangannya pada fanly dan dengan senyum yang mengiringi bibirnya.


Fanly yang mendengar kalimat itu, menyambut tangan kak randi dan balik tersenyum " santai aja" balas fanly. ian yang tadinya tegang, luluh jadinya dan tersenyum. Teman sekelas fanly takjub dengan tindakan yang kak randi lakukan tak terkecuali para wanita yang meleleh melihat ke gentle lan kak randi.


" mmm gentle banget sih " ucap dela manja (sahabat denia).


" trimakasih juga " bisik kak randi di telinga fanly lalu pergi meninggalkan kelas.


*** *** ***

__ADS_1


Tibalah jam istirahat semua siswa bergegas menuju kantin untuk mengisi perut. Hari yang berbeda, yang biasanya kak riana datang mengajak kekantin fanly bareng, hari ini tak terlihat sama sekali. Dikoridor sekolah fanly dan ian ketika menuju kantin tak sengaja berpapasan dengan kak randi dan riana yang hendak menuju kekantin pula.


" hai riana " tegur fanly senyum santai seperti tidak terjadi apa-apa semalam.


" yang sopan, panggil kak riana bukan riana " balas kak riana yang tersenyum bangga karna akhirnya bisa bertindak layaknya kakak kelas terhadap fanly.


" kak riana bukan riana " sambung kak randi mengulang kalimat riana sambil mengedipkan mata dan tersenyum seakan mengejek. fanly yang melihatnya menahan tawa.


" iya maaf, maksudku kak riana " sambung fanly.


Ian yang melihat keanehan dihari ini terus merasa bingung dan bertanya-tanya," tadi kak randi yang datang meminta maaf, sekarang kak riana jalan bareng kak randi, bukankah beberapa hari yang lalu mereka bertengkar?? apa yang sudah terjadi ?? " pikir ian dengan seribu tanya dibenaknya.

__ADS_1


Sesampainya dikantin fanly dan ian duduk dimeja denia dan dela.


" denia, sabar ya !! gak lama lagi " ucap fanly tersenyum misteri. ian yang melihat gerik fanly hanya menggelengkan kepala " aneh " gumamnya. Dela sama sekali tak menghiraukan 3 orang yang berada satu meja dengannya. ia terus memakan bakso yang dipesannya dengan lahap karna pagi tadi ia tidak sarapan karna berburu waktu. pagi, dela bangun kesiangan karna semalam begadang dan tak beranjak sedikitpun nonton film korea hingga jam 2 dini hari 😊. sementara denia hanya tersenyum bingung, tidak mengerti dengan ucapan fanly. " sabar buat apa ??" pikirnya lalu melanjutkan suapannya.


__ADS_2