Takdir Cinta Dinda

Takdir Cinta Dinda
Bagian 30


__ADS_3

Setelah Adi pamit Dinda segera mandi setelah mandi ia kembali melanjutkan tugas kuliah nya yang kemarin belum selesai. setelah ngantuk Dinda kembali masuk ke kamar dan masuk ke dalam dunia mimpi


Keesokan hari nya


Pagi pagi sekali Adi sudah sampai di rumah Dinda.


Ting tong ting tong


Dinda yang sedang bersiap siap pergi ke kampus mendengar bel rumah nya ber bunyi.


"Siapa sih pagi pagi datang ke rumah orang" Gumam Dinda


"Yaaaaaa sebentar" Teriak Dinda. Dinda segera berlal


"Mas adi" Ucap Dinda Dinda kaget karena yang datang adalah Adi.


"Kenapa kamu kaget gitu, gak seneng ya aku ke sini" Jawab Adi


"Bukan gitu mas, kok gak bilang dulu kalau kesini"


"Emang harus bilang gitu"


"Yaa nggak juga sih, terus ngapain ke sini kamu kan mau ke kantor aku juga mau kuliah mas"


"Mau anter kamu kuliah"


"Haa gak usah deh mas aku bawa mobil sendiri aja"


"Gak ada bantahan ayo, jangan jangan kamu malu ya aku antar atau jangan jangan kamu punya cowok lain di kampus" Ucap Adi sambil menatap tajam Dinda.


"Apaan sih kamu mas, masih pagi udah tajam aja muka nya"


"Apa kamu bilang hah"


"Ahh ya udah deh oke oke aku ambil tas dulu kalau gitu"


Adi hanya menganggukan kepala nya


"Eh iya mas kamu udah sarapan belom"


"Udah yang, yang aku tungguin kamu di mobil aja ya"


"Iya"


Dinda segera mengambil tas nya di kamar setelah itu ia menutup pintu rumah nya dan segera menuju mobil Adi.


Di perjalanan


"Mas emang kamu nggak kesiangan apa nanti"


"Nggak yang"


Dinda hanya manggut manggut mengerti.


"Jangan macem macem kamu yang di kampus jangan deket deket sama cowok awas aja kamu"

__ADS_1


"Hmm iya ya mulai deh posesif nya"


"Kenapa nggak boleh aku kan pacar kamu"


"Iya iya iya iya"


Setelah sampai di depan kampus Dinda


"Kuliah yang bener yang, nanti kamu pulang jam berapa" Tanya Adi sambil mengelus ngelus pucuk kepala Dinda


"Jam 11 mas"


"Ya udah nanti aku jemput gak ada bantahan"


"Iya mas makasih ya aku turun dulu mas"


Tiba tiba Adi menyodorkan tangan kanan nya kepada Dinda. Dinda menyeringkat dahi nya bingung.


"Salim dulu nih" Ucap Adi


"Eh iya"


Adi yang melihat Dinda mencium tangan nya pun tersenyum bahagia.


"Berasa istri gue" Lirih Dinda namun terdengar oleh Adi


"Iya nanti kamu juga akan jadi istri aku"


Blusssshh wajah Dinda langsung memerah padam jantung Dinda pun berdetak sangat kencang seperti setelah lari maraton.


"Ya udah deh mas aku masuk dulu ya bentar lagi dosen aku datang nih"


Tanpa Dinda sadari dari tadi ada sepasang mata yang memperhatikan mereka yaitu Amel. Amel pun segera menghampiri Dinda


"Cie tadi di antar siapa kok muka nya bahagia gitu" Ucap Amel


"Apa an sih kamu mel"


"Ihh kamu katanya sahabat cerita dong"


"Mas Adi tadi"


"Mas Adi?" Jawab Amel


"Aku pacaran sama mas Adi mel"


"Kamu serius selamat ya akhir nya loe gak jomblo lagi aku ikut bahagia pokok nya" Jawab Amel sambil memeluk Dinda


"Berarti PJ dong" ucap Amel


"PJ PJ PJ mulu loe ya udah deh gue tratir loe nanti di kantin"


"Bener yaa"


"Iya bener yuk masuk yuk nanti keburu Pak Daren datang mampus kita"

__ADS_1


Skip


Jam kuliah Dinda akhir nya selesai.


Ting satu pesan di terima di ponsel Dinda


Mas Adiku❤:


Sayang, aku udah di depan kampus kamu


Dinda:


Iya mas aku keluar sekarang


Dinda akhir nya keluar kampus bersama Amel. Terlihat mobil Adi sudah terparkir di depan kampus Dinda


"Tuh mas adi loe udah nunggu loe buruan sana" Ucap Amel


"Iya gue duluan ya bye bye"


"Ati ati loe"


Dinda segera memasuki mobil Adi


"Mas udah lama ya maaf tadi aku lama ya"


"Enggak kok yang aku baru nyampek"


"Oh"


"Yang ikut ke kantor aku dulu ya"


"Ngapain mas"


"Aku ada meeting bentar soal nya sekalian kamu biar tau kantor aku"


"Iya udah deh mas"


Mobil Adi pun melaju menuju ke perusahaan nya. setelah sampai tampak sebuah gedung menjulang tinggi bertuliskan PERMANA GROUP. Adi segera masuk dengan menggandeng tangan Dinda. Dinda hanya tersenyum saat melihat beberapa karyawan Adi yang tersenyum kepada nya. Banyak juga yang bertanya tanya tentang Dinda.


"Eh itu pacar nya pak bos seperti nya"


"Iya ya cantik baik ramah lagi"


"Whiiiiis bawa pacar baru nih" Ucap Andre


"Apaan loe iri bilang" Jawab Adi


"yeee, kenalin gue Andre" ucap Andre sambil menyodorkan tangan nya kepada Dinda


"Dinda" Jawab Dinda sambil membalas tangan Andre


"Udah jangan lama lama ayok yang masuk ke ruangan Aku" Ucap Adi sambil meraih tangan Dinda


Setelah sampai Di ruang Adi Adi menyuruh Dinda untuk duduk di sofa ruangan nya. Adi juga sudah menghubungi Andre untuk membawa makan siang bersama Dinda ke dalam ruangan nya.

__ADS_1


"Yang kamu duduk dulu aku mau ngecek proposal untuk meeting nanti" Ucap Adi


Dinda langsung mendudukan bokong nya di sofa sambil memainkan ponsel nya. sedang kan Adi berkutat dengan laptop nya.


__ADS_2