
"Hmm rengginan, emping melinjo, krupuk puli enak nih" Lirih Dinda sambil membayangkan camilan tersebut
"Kenapa sayang kamu pengen apa biar mas beliin" Tanya Adi yang melihat Dinda seperti sedang pengen sesuatu
"Aku pengen rengginan emping melinjo sama krupuk puli mas"
"Disini dimana belinya sayang"
"Oh iya kan besok ibu kesini biar dibawain ibu aja ya mas"
"Nggak ngrepotin emang yang mas nggak enak loh ntar dikira mas nggak mau beliin"
"Nggak lagian beli disini sama disana beda mas rasanya"
Lalu Dinda mengambil ponselnya dan menghubungi Ibu nya
Tut Tut Tut
"Halo Din"
"Halo Bu, Bu Dinda mau minta tolong boleh nggak"
"Minta tolong apa Din"
"Besok bawain Dinda rengginan emping melinjo sama krupuk puli ya Bu Dinda pengen nih"
"Kamu nyidam pasti, iya nanti ibu bawain ada lagi"
"Sudah bu, makasih ya"
"Iya sama sama"
"Ya sudah Bu sampai jumpai besok daaa"
"Iya Din"
**
"Sudah telfonya sayang"
"Sudah mas"
Drrtt Drrrttt
"Mas Adi ponsel kamu bunyi itu lo" Teriak Dinda karena Adi berada di dalam kamar mandi
"Angkat aja sayang"
Lalu Dinda mengambil ponsel Adi di meja
"Mama" Batin Dinda
__ADS_1
"Halo mama assalamuaikum"
"Waalaikumsalam, Dinda ya ini"
"Iya ma Mas Adi lagi di kamar mandi ma"
"Oh kebetulan kamu yang ngangkat nduk mama mau tanya besok mama kesana mau di bawain apa nduk"
"Mm sebenarnya Dinda ingin serundeng daging mah yang buatan mama seperti yang Dinda makan waktu Dinda di sana"
"Oh iya nanti mama buatkan ya ada lagi nduk"
"Nggak ada ma maaf ya ngrepotin"
"Halah tidak apa apa nduk kamu kan anak mama"
"Siapa yang telfon"
"Mama mas nih mau ngomong nggak kamu"
Lalu Adi meraih ponsel nya dari tangan Dinda
"Halo ma"
"Eh le Di besok mama berangkat malam sampai nya"
"Iya mah nanti Adi jemput"
"Nggak usah ma oh iya mah Dinda nyidam serundeng bikinan mama itu kemarin Dia bilang kasian nanti anak aku ileran lagi"
"Iya le tadi Dinda sudah bilang besok mama bawain"
"Terima kasih ma"
Keesokan hari nya
"Bi bi sarmi Dinda minta tolong Bibi ke pasar ya soalnya nanti orang tua Dinda sama orang tua mas Adi akan datang"
"Baik non"
Setelah itu Dinda membersihkan 2 kamar tamu dan mengganti sprei di lantai bawah untuk orang tua nya dan orang tua Adi. Lalu 1 kamar di atas untuk Adik Dinda.
"Berees" Gumam Dinda
Pukul 13.00 orang tua Dinda sudah tiba Di Bandara sedangkan orang tua Adi akan tiba nanti malam pukul 19.00 karena Dinda dan Adi berasal dari kota yang berbeda. Adi dan Dinda segera menjemput orang tua Dinda
"Ibu Ayah Adek" Ucap Dinda sambil menyalami orang tua nya. di ikuti dengan Adi
"Halo nak selamat ya nak atas kehamilan kamu" Ucap ibu Dinda sambil mengusap perut Dinda
"Iya Bu"
__ADS_1
Setelah itu Adi segera melajukan mobil nya ke rumah nya. 30 menit kemudian mereka sampai di rumah. sesampai nya di rumah Dinda mengajak orang tuanya untuk makan siang dulu di rumah nya. Lalu mengantarkan mereka ke kamar nya masing masing
"Yah Bu ini kamar nya" Ucap Dinda
"Iya Din"
"Nah untuk kamar kamu di atas Dek samping kamar mbak"
"Oke mbak langsung aja mbak mana kamar nya aku capek ini ngantuk"
Lalu Dinda mengantarkan Adiknya ke kamar.
Sore hari Dinda membantu Bi sarmi dan ibu nya untuk memasak makan malam. karena hari ini masak besar.
Pukul 18.30 Adi dan Adik Dinda sudah berangkat ke Bandara menjemput orang tua Adi. sebenar nya Dinda ingin ikut akan tetapi dilarang oleh suaminya dan ibu nya karena Dinda lagi hamil tidak bagus jika terkena angin malam.
Pukul 20.00 orang tua Adi tiba di rumah Dinda dan Adi karena tadi dijalan macet.
"Mama Papa" Ucap Dinda sambil memeluk mertua nya
Setelah itu mereka makan malam bersama. Rumah itu terasa ramai. Dinda makan dengan lahap dengan serundeng buatan mertuanya.
"Makan yang banyak yang" Ucap Adi
"Iya mas"
Setelah hamil terkadang nafsu makan Dinda naik turun. usai makan malam mereka semua berkumpul di ruang keluarga. sambil ngemil rengginan emping melinjo dan krupuk puli yang dibawa ibu Dinda
"Anakku gas pol tenan langsung jadi" Ucap papa Adi
"Pinter Di kamu" Imbuh ayah Dinda
"Dinda nyidam aneh aneh nggak nak" Tanya Ibu Dinda
"Jam 02.00 pagi minta buah kesemek mah kadang kalau malam suka minta aneh aneh"
"Hahaha mama dulu juga gitu Di waktu hamil kamu sekarang kamu merasakan kan"
"Masak mah"
"Iya le tanya papa kamu itu"
"Iya Di dulu hamil kamu minta nya juga aneh aneh nah ini berarti anak sama papa nya nggak jauh beda"
Setelah puas ngobrol ngalor ngidul ndak jelas mereka memutuskan untuk istirahat karene hari sudah malam.
Di kamar Adi mengelus ngelus perut Dinda
"Halo anak papa lagi apa sehat sehat ya nak papa menanti kan kehadiranmu jangan membuat mama mu capek" Ucap Dinda lalu mencium perut Dinda.
Setelah itu mereka terlelap menuju alam mimpi
__ADS_1