
"Mas aku mau makan bakmi kata nya disini terkenal bakmi nya mas" Ucap Dinda karena kota kelahiran Adi terkenal dengan bakmi nya
"Iya sayang nanti malam beli ya, aku punya langganan bakmi enak banget tapi buka nya malam sekalian kita jalan jalan"
"Iya mas"
Setelah itu mereka pulang ke rumah. sesampai nya di rumah Dinda segera membantu mama Adi memasak untuk makan siang.
"Mama Dinda bantu ya kali ini tidak boleh ada penolakan mama" Ucap Dinda
"Iya udah deh kamu nggak boleh capek capek tapi"
"Iya mama"
Setelah selesai masak mereka makan sama sama. Malam hari pun tiba Adi menepati janji kepada Dinda untuk membeli bakmi.
"Tempat nya jauh nggak mas"
"Dekat kok yang, naik motor aja ya aku kangen sama motor aku"
"Terserah deh mas"
Setelah itu mereka keluar dari kamar Dinda dan Adi melewati Papa Mama Adi yang sedang menonton televisi.
"Kalian mau kemana" Tanya mama Adi
"Pacaran lah mah" Jawab Adi
"Ya sudah hati hati awas aja sampai nanti ada apa apa sama anak perempuan mama mama hukum kamu"
"Iya iya iya" Jawab Adi
"Mah Pah Dinda sama mas Adi pergi dulu ya"
"Iya nak hati hati" Jawab Mama Papa Adi bersamaan.
Setelah itu Dinda mengikuti Adi mengambil motor gede nya di garasi.
"Yang kamu peluk aku dong buat pegang an" Ucap Adi
"Dasar modus bilang aja pengen aku peluk"
"Hehehe nah itu tau"
l
Setelah itu Adi melajukan motor nya. 30 menit mereka sampai di tempat penjual Bakmi langganan Adi di pedagang kaki lima
"Nah udah sampai yang, ini langganan aku kamu nggak papa kan makan di pinggir jalan gini"
"Tidak apa apa mas aku suka malahan"
"Serius nih"
"Seribu rius malah"
"Pak, Bakmi 2 ya sama es teh 2" Ucap Adi
"Iya eh mas Adi pie kabar e maa"
"Baik pah"
__ADS_1
"Ini calon nya ya mas ayu pisan"
"Enggeh pak doain aja"
"Wes pasti mas"
Setelah itu Adi Duduk di lesehan pinggir jalan bersama Dinda.
"Mas kamu akrab banget ya sama bapak penjual nya berarti udah langganan lama dong"
"Iya yang dari jaman aku SMA kalau nggak salah sering juga kesini sama mama papa"
"Tau gitu tadi mama papa di ajak aja dong mas"
"Aku pengen berdua aja sama kamu yang toh mereka tadi udah makan"
10 menit kemudian pesanan mereka datang.
"Monggo mas"
"Nggeh matur suwun pak" Jawab Adi
Setelah itu Dinda dan Adi memakan pesanan mereka
"Gimana yang enak nggak" Tanya Adi
"Enak banget mas"
"Nanti kalau pulang kesini lagi aku ajak kesini lagi"
"Iya mas"
Setelah selesai makan Adi pun membayar pesanan mereka
"Loh mas matur suwun"
"Nggeh monggo pak"
Setelah itu Adi dan Dinda meninggal kan tempat penjual bakmi. karena malam minggu jalanan di kota tersebut sangat ramai.
"Yang ngopi dulu mau nggak di angkringan"
"Aku sih mau mau aja mas tapi nanti tidak apa apa memang kalau kita pulang malem"
"Udah tidak apa apa"
Angkringan adalah sebuah gerobak dorong untuk menjual berbagai macam makanan dan minuman di pinggir jalan di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Setelah itu Adi memberhenti kan motor nya di sebuah Angkringan pinggir jalan raya.
"Kamu mau apa yang"
"Wedang ronde sama cemue kayak nya enak deh mas jadah bakar sekalian juga boleh hihihi"
"Nggak nasi kucing sekalian yang"
"Aku sudah kenyang mas"
"Ya sudah aku pesenin ya"
Setelah itu Adi memesan minuman dan makanan untuk untuk nya dan juga Dinda. Adi juga membawa aneka sundukan sate. Sundukan sate biasanya menu terkenal di angkringan.
__ADS_1
"Yang kamu tau nggak di sini juga terkenal Angkringan" Ucap Adi
"Tau lah yang di tempat ku juga ada tapi nggak sebanyak di sini" Jawab Dinda
"Emang kamu pernah ke sini yang"
"Pernah lah, ke tetangga kota ini malah sering kan di sana banyak pantai nya mas dan juga wisata belanja nya"
"Kamu mau ke sana yang"
"Mau banget mas"
"Ya udah besok kita ke pantai ya sama mama papa kalau mau"
"Serius mas awas kalau bohong"
"Emang aku pernah bohong"
"Ya siapa tau lah mas"
"Nggak sayang ku"
Pukul 23.00 Dinda mengajak Adi untuk pulang karena hari semakin larut malam. Sesampainya di rumah ternyata ke dua orang tua Adi sudah tidur.
Keesokan hari nya.
Pukul 05.00 pagi Dinda dan Adi sudah bangun.
"Mah pah gimana kalau kita ke pantai" Ucap Adi
"Hmm boleh juga mumpung kamu dan anak perempuan mama di sini kita ke pantai gimana kalau berangkat habis sarapan"
"Boleh papa setuju lets go"
Setelah sarapan mereka berangkat ke pantai dengan Adi yang menyetir mobil nya. Jarak kota kelahiran Adi dan pantai yang mereka tuju hanya membutuh kan waktu 2-3 jam saja dengan jalan yang naik turun saat memasuki wilayah pantai. setelah 3 jam akhir nya mereka sampai di pantai karena memang hari minggu jalan nya agak macet dan juga ramai.
"Yeayy sampai akhir nya" Ucap Dinda
"Seneng banget kamu yang"
"Banget lah kalau di kota aku kan jauh mas kalau mau ke pantai jadi jarang aku ke pantai nya mungkin terakhir ke pantai waktu lulus SMA kayak nya"
Setelah itu mereka berfoto foto ria, Dinda dan Adi juga bermain ciprat ciprat air. Sedangkan orang tua Adi menunggu di gubuk pinggir pantai yang memang di sedia kan untuk pengunjung. setelah puas ber main air Adi dan Dinda menyusul orang tua Adi di gubuk
"Yang kamu haus" Ucap Adi
Dinda hanya menganggukan kepala nya
Setelah itu Adi memesan minuman 4 buah kelapa muda.
Setelah puas di pantai dan hari sudah sore. Mereka memutus kan untuk pulang sebelum pulang mereka mampir dulu untuk wisata belanja mumpung berada di kota tersebut.
"Mampir belanja dulu nggak ini" Ucap Adi
"Iya dong gimana sih" Jawab Mama Adi
" Papa nurut aja Di"
"Iya nih Dinda mau beli bakpia pathok, yangko, geplak apalagi ya gudeg oh iya" Ucap Dinda sedangkan Adi dan orang tua terkekeh mendengar ucapan Dinda
"Iya nanti aku beliin yang, yang banyak sekalian toko nya juga boleh"
__ADS_1
Sedang kan mama dan papa Adi tersenyum mendengarkan Adi dan Dinda.
Setelah sampai di tempat wisata belanja 4 langsung mencari parkiran mobil nya karena hari minggu jadi banyak yang penuh parkiran nya. setelah menemukan parkiran mereka berjalan menyelusuri tempat tersebut. Karena sangat ramai Adi mengandeng tangan Dinda dengan sangat erat, begitu pun dengan Papa Adi yang menggandeng tangan mama Adi.