
Setelah itu mereka menuju ke ruang makan untuk makan malam,
"Dek ayo makan malam" Teriak Dinda dari depan pintu kamar Adik nya
"Iya mbak bentar"
Setelah menunggu Adik Dinda akhir nya Adik Dinda keluar dari kamar nya
"Lama amat sih" Ucap Dinda
"Ya kan masih mandi mbak"
Lalu Dinda mengambilkan nasi untuk Adi
"Adek mbak ambilin atau ambil sendiri"
"Ambil sendiri aja aku"
"Mas kamu mau lauk apa"
"Apa aja yang yang masak kamu apa aja pasti aku makan"
"Udah lama banget gak makan masakan mbak Dinda" Ucap adik Dinda
"Gimana para cowok cowok enak nggak masakan nya"
"Enak kok yang" Jawab Adi
"Udah di wakilin sama mas ipar jawaban nya mbak"
Setelah selesai makan malam Dinda lalu membereskan meja makan dan mencuci piring nya
"Dek maen ps lagi yuk" Ucap Adi kepada Adek Dinda
"Ayok mas ipar" Jawab Adik Dinda
Setelah selesai mencuci piring Dinda mencari cari keberadaan para laki laki tadi
"Kemana lagi mereka" Lirih Dinda
Lalu menuju kamar Adik nya lalu Dinda mengintip dari balik pintu. Dinda pun balik lagi menuju dapur membuat kopi dan mengambil camilan yang di beli bersama Adi kemarin.
"Nih kopi buat kalian"
"Pengertian banget sih yang"
"Terima kasih mbak ku"
Setelah itu Dinda merebah kan tubuh nya di ranjang milik Adik nya sambil menonton drakor di ponsel nya.
Ting tong ting tong
Dinda yang fokus dengan drakor nya tidak mendengar bel pintu rumah nya ber bunyi
"Dek kayak nya ada tamu" Ucap Adi
"Iya deh mas bentar aku buka dulu" jawab Adik Dinda lalu bangkit dari duduk nya
"Loh udah selesai main nya mas adek mau kemana" Ucap Dinda
"Buka in pintu ada tamu kayak nya"
"Paling ayah sama ibu pulang mas"
Lalu adik Dinda kembali ke kamar nya
"Mbak Din di cari teman kamu" Ucap Adik Dinda. Dan temen yang di maksud adik Dinda adalah Bagas, tetapi adik Dinda tidak tau jika Bagas adalah mantan Dinda.
"Temen siapa" Jawab Dinda
"Gak tau gak kenal aku mbak mending mbak keluar deh dia nunggu di teras"
"Ya sudah"
__ADS_1
Setelah itu Dinda keluar dari kamar Adik nya dan menuju teras
"Kamu... kamu ngapain kesini hah" Ucap Dinda
"Halo Din apa kabar kamu" JawabBagas
"Udah deh gak perlu basa basi mau apa kamu kesini" Kesal Dinda
"Aku kesini mau minta maaf Din, aku mohon Din beri kesempatan untuk aku lagi Din"
"Hahaha kesempatan tidak ada kesempatan lagi untuk mu penghianat"
Di dalam kamar
"Dek, yang datang tadi temen nya Dinda siapa, Mei bukan"
"Bukan mas aku juga nggak tau"
"Cewek apa cowok"
"Cowok mas"
Sedangkan Adi yang mendengar kalau teman nya Dinda yang datang adalah cowok langsung menahan amarah nya
"Siapa dia" batin Adi
"Ya udah dek mas ke depan dulu ya, besok lanjut lagi main nya"
"Siap mas"
Adi berjalan menuju teras. sesampai nya di teras mata Adi melotot dengan tajam pipi nya sudah memerah
"itu kan mantan nya Dinda ngapain dia kesini malam malam lagi" Batin Adi.
Adi memutus kan untuk mendengar kan mereka dari balik pintu
"Aku mohon Din beri aku kesempatan aku tahu aku salah, Aku sadar Din kamu lebih baik dari Fina, Fina hamil dengan laki laki lain Din plis kembalilah kepada ku Din"
"Aku sudah memaafkan mu tapi untuk kembali maaf aku tidak bisa aku sudah mempunyai calon suami yang insya allah dia orang baik "
"Yang sama aku kemarin di minimarket"
Sedangkan Adi yang mendengar Dinda menyebut diri nya adalah calon suami nya tersenyum mengembang
"Jadi itu kekasih kamu, hahaha Dinda Dinda aku tahu kamu masih mencintaiku kan kita itu sudah pacaran bertahun tahun Din tidak mungkin semudah itu kamu berpaling"
"Hahaha anda pede sekeli tuan Bagas yang terhormat, pacaran bertahun tahun tidak menjamin, kamu dulu bisa berpaling dari ku kenapa aku tidak bisa"
"Jangan bohong Dinda, kembali lah kepada ku Dinda" Ucap Bagas sambil melangkah maju mendekati Dinda dan hendak memeluk nya. Adi yang melihat itu langsung keluar dari balik pintu lalu
"Jangan dekat dekat calon istri saya" Ucap Adi sambil menarik tangan Dinda menjauh dari Bagas
"Dinda itu masih mencintai ku aku yakin itu"
"Yakin sekali dirimu" Jawab Adi sambil terkekeh
"Sudah sudah Bagas mending kamu pergi dari sini, aku sudah muak melihat kamu, jangan pernah muncul lagi di hadapan aku cepat pergi atau aku panggil satpam komplek untuk menyeret kamu" Ucap Dinda
Bagas pun akhir nya pergi meninggalkan Dinda dan Adi. Bagas pun juga sudah lupa jika ia pernah meminjam uang Dinda.
"Masuk ayo yang" Ucap Adi menarik tangan Dinda
"Hem"
Lalu Bagas menarik tangan Dinda ke dalam kamar nya
"Kenapa mantan kamu datang kesini" Ucap Bagas menatap tajam Dinda
"Nggak tau mas dia minta balikan tapi aku menolak nya karena kan udah ada kamu"
"Bagus kalau begitu" Ucap Bagas sambil mengusap usap rambut Dinda
"Udah ah mas ngantuk aku"
__ADS_1
"Ya sudah tidur sana"
Keesokan hari nya
"Mas ke toko aku yuk nanti sekalian mampir ke cafe"
"Ayo yang bentar aku ganti baju dulu ya"
"Iya mas"
Setelah menempuh perjalanan akhir nya mereka sampai di toko baju Dinda
"Dinda Colection"
yang menyediakan berbagai pakaian wanita dan pria model terbaru
Mereka di sambut oleh Mei dan beberapa karyawan Dinda
"Selamat datang mbak Dinda mas Adi" Ucap Mei
"Iya me"
Setelah itu Dinda mengecek laporan pembukuan sedang kan Adi sibuk dengan ponsel nya
"Mas sini deh" Ucap Dinda
"Apa yang"
"Kamu mau yang mana kamu ambil aja gratis loh khusus buat kekasih ku tercintah"
"Nggak usah yang ini kan jualan kamu"
"Tidak apa apa aku sedih loh nanti kalau kamu nggak mau"
"Oke lah yang aku pilih pilih dulu"
Setelah itu Adi memilih milih pakaian akhir nya pilihan Adi jatuh pada 2 buah kaos santai
"Lagi dong mas masak itu aja"
"Udah ini aja yang"
Akhir nya Dinda memilih kemeja untuk Adi agar bisa di pakai ke kantor
"Mas ini buat kamu kamu cocok deh pakai ini" Ucap Dinda sambil menenteng kemeja navy dan merah maroon
"Terserah kamu aja yang, makasih sayang ku" Ucap Adi sambil mencium pipi Dinda
"Yaudah aku bungkus dulu mas"
"Mbak biar aku aja yang bungkus"
"Tidak usah me aku aja, kamu lanjut kan pekerjaan kamu saja"
"Baik mba"
Setelah puas berada di toko, Dinda dan Adi sampai di cafe Dinda. mereka juga di sambut oleh beberapa karyawan lalu Dinda masuk ke ruangan nya di ikuti oleh Adi. Dinda membolak balikan pembukuan cafe
"Bagus" Gumam Dinda
"Mas makan siang di sini aja ya"
"Iya sayang"
"Kamu mau apa" Ucap Dinda sambil menyodorkan buku menu kepada Adi
"Aku ngikut kamu aja yang"
"Ya sudah deh"
Lalu Dinda menuju ke dapur cafe
"Mba chiken steak 2 ya sama orange juice 2 nanti di antar ke ruangan saya ya"
__ADS_1
"Baik mba"
Dinda sengaja meminta karyawan nya memanggil nya mba bukan ibu karena belum ibu ibu kata nya