
Pagi hari Dinda mengalami morning sickness membuat Adi bingung merasa tidak tega lalu Dinda menjelaskan kalau seperti ini memang dialami hampir semua ibu hamil. Hari ini Adi memutuskan untuk bekerja dari rumah karena tidak tega meninggalkan Dinda sendirian di rumah.
Pukul 11.00
Tok tok tok
"Andre masuk aja bro kita keruangan kerja gue aja ya"
"Nih gue butuh tanda tangan loe"
"Oke" Lalu Adi menandatangani berkas berkas tersebut
"Loe kenapa sih nggak ngantor"
"Istri gue hamil nggak tega gue ninggalin dia muntah muntah terus dari tadi"
"Apa wiiih selamat bro selamat langsung gas pol nih, punya loe hebat juga ya langsung sembur jadi"
"Iya lah ngomong ngomong asisten rumah tangga nya gimana"
"Udah dapet gue nanti sore dia datang"
"Bagus"
"Gue balik ngantor dulu ya"
"Yaps titip kantor dulu ya"
Setelah Andre kembali ke kantor Adi kembali ke kamar menemani Dinda yang tertidur.
Sore hari asisten rumah tangga yang diminta Adi pun datang. Dinda yang sudah membaik terun ke bawah menemui pembantu tersebut
"Selamat datang bi"
"Terima kasih non"
"Oh iya nama bibi siapa"
"Namanya saya Sarmi non"
"Oh aku panggil nya Bi sarmi aja ya"
"Baik non"
"Oh iya bibi istirahat dulu aja ya mulai besok aja kerja nya pasti bibi capek mari Dinda antar ke kamar Bi"
Lalu Dinda mengantar asisten rumah tangga nya tersebut ke kamar nya di samping dapur.
"Semoga bibi betah ya kerja disini"
"Iya non"
__ADS_1
Malan hari nya Dinda mengantar makan malam untuk asisten rumah tangga nya itu karena kebetulan tadi Adi membeli nasi goreng. setelah itu mereka ke kamar dan menuju ke alam mimpi.
Beberapa minggu kemudian
Kuliah Dinda hanya tinggal menunggu wisuda saja. Dinda sudah mengabari lagi orang tua nya serta mertua nya untuk datang Dinda juga meminta suami nya untuk datang juga. Hubungan Andre dan Amel juga semakin hari semakin lengket saja Andre sebelas dua belas dengan Adi yang sama sama bucin nya. Andre berencara melamar Amel setelah ia wisuda.
Hari ini hari minggu
Adi tidak ke kantor karena libur
"Mas Dinda pengen rujak buah"
"Kamu nyidam sayang"
"Iya kayak nya"
"Ya sudah mas beliin ya"
"Tapi Dinda mau ikut mas"
"Oke"
Akhir nya Adi menuruti Dinda yang nyidam rujak buah. tak tanggung tanggu Dinda habis 2 porsi membuat Adi geleng geleng.
"Mas mie ayam enak nih"
"Hmm mau"
Lalu Adi membelokan mobil nya di penjual mie ayam
"Mas mie ayam dua ya yang satunya sawi nya yang banyak" Ucap Dinda
"Baik mbak"
"Oh iya mas bungkus 1 ya kuah dipisah saos sambal juga di pisah"
"Iya mbak"
Dinda dan Adi tidak lupa membelikan untuk Bi sarmi di rumah.
Pukul 02.00 pagi tiba tiba Dinda terbangun dan ingin makan buah kesemek. lalu ia meminta Adi untuk membelikan
"Mas mas Adi bangun"
"Ada apa hmm"
"Mas mau buah kesemek"
"Iya besok mas beliin ya ini udah malem loh sekarang kamu mau tidur"
"Nggak mau Dinda mau nya sekarang mas, Mas mau anak kita ileran"
__ADS_1
"Hmm baik baik lah mas belikan dulu"
Lalu Adi bangun dari ranjang nya lalu mencuci muka mengambil dompet jaket dan juga kunci mobil. Demi istri nya yang lagi nyidam Adi rela malam malam mencarikan permintaan istri nya tersebut.
Sudah beberapa supermarket Adi datangi namun nihil. Lalu ia melajukan mobil nya di pasar tradisional. Senyuman mengembang di wajah Adi saat menemukan buah kesemek permintaan istrinya.
"Pak buah kesemeknya 2 kilo ya"
"Baik mas"
Pukul 03.30 Adi sampai di rumah nya dan melihat Dinda berada di ruang tv
"Nih yang"
Dinda tersenyum kemenangan saat melihat Adi membawa buah kesemek permintaan nya lalu ia mengambil pisau di dapur. 2 kilo buah kesemek ludes oleh Dinda.
Pukul 09.00 pagi Dinda dan Adi baru bangun dari tidurnya.
"Mas bangun nih udah siang loh"
"Hmm mas masih ngantuk yang"
Setelah itu Dinda segera mandi dan turun ke bawah untuk sarapan.
\*\*\*\*\*
Saat malam hari
Adi mendekati Dinda
"Sayang mas pengen"
"Pengen apa"
"Pengen lihat anak mas lah"
"Hmm baiklah"
Adi langsung m****t bibir tipis Dinda. lalu turun ke leher dan memberi tanda kepemilikan disana
"D*** kamu makin besar yang"
"Hmm"
Setelah puas melakukan pemanasan Adi langsung memasukkan miliknya ke gua milik Dinda. Adi melakukan pelan pelan karena Dinda sedang mengandung anak nya
"Arrggghhh mas"
Adi bergetar hebat saat melakukan pelepasan.
"Terima kasih sayang" Ucap Adi sambil mencium kening Dinda
__ADS_1
"Hmm"