Takdir Cinta Dinda

Takdir Cinta Dinda
Bagian 39


__ADS_3

Lalu Dinda menuju ke dapur cafe


"Mba chiken steak 2 ya sama orange juice 2 nanti di antar ke ruangan saya ya"


"Baik mba"


Dinda sengaja meminta karyawan nya memanggil nya mba bukan ibu karena belum ibu ibu kata nya


Setelah itu Dinda kembali ke ruangan nya dan duduk di sofa sebelah Adi


"Yang sejak kapan kamu buka toko baju sama cafe kamu"


"Kapan ya semester 1 kayak nya aku udah lupa hahaha udah niat banget emang dari aku SMP kayak nya pengen punya usaha sendiri akhir nya aku nabung lah sebenar nya ayah sama ibu nawarin buat modal tapi aku menolak nya karena aku pengen memulai nya dari 0 "


"Aku salut sama kamu deh yang"


"Aku juga lebih salut sama kamu mas"


Tok tok tok


"Masuk aja mba" Ucap Dinda


"Ini mba pesanan nya"


"Oh iya terima kasih mba"


"Iya mba saya permisi dulu"


"Nih mas makan siang dulu biar tambah gendut deh kamu"


"Aku sejak sama kamu berat badan aku naik loh yang ini efek sering kamu masakin kayak nya masih pacaran aja udah gini apalagi kalau udah nikah"


"Kamu pengen nikah mas"


"Yaiyalah yang gimana sih kamu"


"Sama siapa"


"Ya sama kamu lah emang sama siapa lagi"


Sebenar nya Adi sudah berniat ingin melamar Dinda di saat ulang tahun Dinda nanti yang tinggal beberapa bulan lagi Adi juga tidak mempermasalah kan jika di saat sudah menikah Dinda masih kuliah.


Blusssh pipi Dinda langsung merah seperti udang goreng


"Kenapa pipi kamu merah gitu"


"Tidak apa apa ngomong mulu kapan makan nya" Ucap Dinda sambil mengunyah steak.


Pukul 15.00 mereka memutus kan untuk pulang.


"Mba saya pulang dulu kalau ada apa apa segera kabarin saya" Ucap Dinda kepada Karyawan nya

__ADS_1


"Baik mba"


Setelah 30 menit akhir nya mereka sampai di rumah.


SKIP


Malam hari di saat ingin tidur tiba tiba adi merasa haus akhir nya ia ke dapur untuk mengambil minum. setelah minum Adi melihat ayah dan ibu Dinda sedang menonton tv lalu Adi mengahampiri mereka


"Loh nak Adi belum tidur toh" Ucap Ibu Dinda


"Iya nak sudah malam ini"


"Sebenar nya ada yang mau Adi bicara kan sama Ayah dan Ibu"


"Ada apa nak"


"Iya nak ada apa"


"Begini Yah Bu saya ingin serius dengan Dinda saya ingin menjadikan Dinda pendamping hidup saya, saya berencana melamar Dinda di saat ulang tahun nya nanti Yah Ibu, saya ingin memohon restu kepada Ayah dan Ibu" Ucap Adi


"Kami merestui niat baik nak Adi, tapi semua tergantung Dinda nak" Jawab ayah Dinda dan di angguki ibu Dinda


"Iya yah Bu terima kasih untuk restu nya"


Setelah mengobrol ngobrol lama akhir nya mereka masuk ke kamar masing masing untuk menuju mimpi


Skip


Beberapa hari kemudian


Setelah sarapan mereka berangkat. Ayah Dinda yang menyetir mungkin nanti Adi akan mengganti menyetir jika Ayah Dinda capek sedangkan Adi duduk di samping ayah Dinda. Ayah Dinda sengaja tidak kembali kembali ke kota perantauan karena Dinda dan Adi sedang di rumah. Dinda dan Ibu nya di kursi penumpang. sedangkan adik Dinda di kursi penumpang belakang sendiri dan merebahkan badan nya di kursi tersebut karena masih ngantuk tadi malam bergadang menonton liga bola.


setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam akhir nya mereka sampai di tempat yang mereka tuju di sebuah telaga yang memiliki pemandangan yang indah dan udara yang dingin serta sejuk


"Bagus banget betah deh aku di sini" Ucap Dinda


"Kamu suka yang"


"Banget"


Mereka akhir nya berfoto foto ria setelah ber foto foto mereka memutus kan makan siang di restauran dekat situ. setelah makan mereka melanjut kan perjalanan ke kebun teh kali ini Adi yang menyetir mobil. Kebetulan Adi sudah tau medan jalan di sini karena ia pernah ke sini urusan bisnis.


setelah puas di kebun teh mereka memutus kan untuk pulang mereka pulang sudah malam sebelum nya mereka juga mampir ke rumah makan ibu nya Dinda untuk makan malam.


Ke esokan hari nya


Dinda dan Adi menuju ke toko oleh oleh untuk membeli oleh oleh yang akan di bawa ke kota B, dan juga untuk orang tua Adi tentu nya karena sore nanti Dinda akan kembali tentu nya mampir ke rumah orang tua Adi dulu. Setelah sampai rumah, Dinda memasuk kan nya ke dalam koper dan juga memasukan baju nya ke dalam koper setelah selesai Dinda menuju ke kamar Adi.


"Mas udah kamu packing belum" Ucap Dinda


"Belum yang" Jawab Adi sambil nyengir

__ADS_1


"Terus kamu tadi ngegame mulu gitu, sini aku packingin aja ya"


"Iya sayang"


"Mas baju kamu beberapa di tinggal di sini gimana nanti kalau ke sini lagi tidak usah bawa baju banyak banyak"


"Terserah kamu aja yang"


"Ya sudah nanti biar aku taruh di lemari kamar aku aja ya"


"Heem"


Setelah selesai memaking baju Adi ke dalam koper Dinda kembali kembali ke kamar nya untuk menaruh beberapa baju Adi. setelah itu Dinda dan Adi keluar dari kamar. Adi menyeret koper mereka lalu menaruh nya di ruang tamu biar nanti mudah.


"Dinda ini nitip ya buat mama nya Adi"


"Iya bu ini apa"


"Oh ini kue kering dulu mama nya Adi suka banget sama kue kering bikinan mama"


"Oh iya ma oke oke"


Sore hari Adi dan Dinda segera menuju stasiun di antar orang tua Dinda sedang kan Adik Dinda sedang ada acara ulang tahun teman nya


"Ayah Ibu Dinda sama mas Adi pamit ya"


"Iya nak kamu hati hati ya"


"Nak Adi titip Dinda ya tolong di awasin kalau bandel jewer aja" Ucap Ayah Dinda


"Ayaaah" Ucap Dinda


"Iya yah pasti"


Setelah itu mereka masuk ke dalam stasiun dan menaiki kereta. Setelah 6 jam akhir nya mereka sampai di kota kelahiran Adi. orang tua Adi juga sudah datang menjemput


"Papa Mama" Ucap Adi sambil menyalami orang tua nya dan memeluknya


"Om tante" Ucap Dinda sambil menyalami orang tua Adi


"Eh anak perempuan kita sudah datang, jangan om tante dong papa mama ya"


"Iya tan eh mah"


"Iya Dinda kamu panggil om papa juga ya"


"Iya papa"


Lalu mereka memasuki mobil. Di dalam mobil Mama Adi dan Dinda tidak henti henti nya mengobrol entah ada saja yang di bahas. Adi yang melihat Dinda akrab dengan Mama nya hanya tersenyum karena sebelum nya memang mereka sudah saling mengenal. Setelah menempuh perjalanan 30 menit akhir nya mereka sampai di rumah orang tua Adi.


"Ayo nak masuk" Ucap mama Adi menggandeng tangan Dinda

__ADS_1


"Ck udah lupa sama anak sendiri" Ucap Adi


"Lah kamu kalau masuk masuk aja kan biasa nya kamu kalau pulang nylonong aja keluar masuk sendiri" Jawab Mama Adi


__ADS_2