Takdir Cinta Dinda

Takdir Cinta Dinda
Bagian 42


__ADS_3

Setelah sampai di tempat wisata belanja langsung mencari parkiran mobil nya karena hari minggu jadi banyak yang penuh parkiran nya. setelah menemukan parkiran mereka berjalan menyelusuri tempat tersebut. Karena sangat ramai Adi mengandeng tangan Dinda dengan sangat erat, begitu pun dengan Papa Adi yang menggandeng tangan mama Adi.


"Yang kamu kata nya mau bakpia pathok rasa apa" Tanya Adi


"Kacang ijo sama coklat aja mas"


"Oke deh"


Setelah membeli oleh oleh mereka juga membeli beberapa baju batik dan juga kaos oblong. untuk mama dan papa Adi entah tak tau kemana mereka karena nanti janjian di parkiran.


Setelah puas berbelanja mereka makan malam Nasi Gudeg sesuai permintaan Dinda. setelah makan malam mereka kembali pulang ke rumah.


Keesokan hari nya


"Din, ikut mama yuk" Ucap mama Adi


"Kemana mah" Jawab Dinda


"Arisan habis itu kita shoping berdua ke mall gitu"


"Boleh deh bentar Dinda siap siap dulu mah"


"Iya sayang mama juga mau siap siap"


Dinda segera menuju kamar sesampai nya di depan pintu kamar Dinda berpapasan dengan Adi


"Mas aku di ajakin mama keluar"


"Kemana yang"


"Arisan kata nya terus shoping ke mall boleh kan"


"Boleh dong yang, tapi jangan dandan cantik cantik"


"Kenapa emang"


"Ya kan nanti kamu di kira single lagi kan keluar nggak sama aku, kalau ada yang godain kamu gimana"


"Apaan sih mas, dah aku mau siap siap dulu nanti di tungguin mama nggak enak aku"


"Bentar bentar yang"


"Apalagi sih mas" Jawab Dinda sambil menepuk jidat nya. sedang kan Adi membuka dompet nya


"Nih buat shoping nanti sama mama" Ucap Adi sambil menyodorkan kartu black card kepada Dinda


"Eh nggak usah mas aku punya uang kok"


"Tidak apa apa yang ambil lah"


"Tidak aku tidak mauaku belum jadi istri kamu" Ucap Dinda sambil berjalan meninggal kan Adi.


"Emang harus jadi istri gitu" Jawab Adi.

__ADS_1


Adi terus memaksa Dinda untuk menerima black card nya namun Dinda tetap menolak mentah mentah dan mengancam Adi akan memusuhi Adi satu bulan.


"Udah sayang" Ucap mama Dinda


"Udah mama"


"Yuk lets go"


Mereka pergi di antar supir keluarga Adi. Setelah menempuh perjalanan 30 menit mereka akhir nya sampai di sebuah restauran tempat Arisan


"Eh jeng sudah datang, loh ini siapa jeng cantik banget calon istri nya Adi ya"


"Oh iya jeng doain ya"


"Kami tunggu undangan nya ya"


"Siap gampang itu jeng"


Dan Mama Adi mengenal kan Dinda kepada teman teman nya. Setelah selesai arisan Mama Adi langsung mengajak Dinda ke mall untuk shopping berdua


"Mama itu sejak dulu pengen banget loh Din, shopping gini sama anak perempuan mama eh keturutan juga nanti kalau kamu udah nikah sama Adi sering sering ya seperti ini" Ucap Mama Dinda


"Iya ma"


Setelah puas shoping mereka menuju food court untuk makan siang mereka juga membungkus kan untuk Adi karena tadi mereka tidak sempat memasak. untuk Papa Adi akan makan siang di kantor. setelah itu mereka pulang.


Malam Hari


"Oh iya Di papa sama mama lupa bilang besok anak nya Bulek Ani mau nikah kamu sama Dinda ikut mama sama papa kesana ya"


"Udah ketemu jodoh nya emang"


"Pah Mah Adi mau ngomong mumpung Dinda lagi di kamar"


"Ada apa"


"Gini mah pah Adi mau serius sama Dinda Adi mau ngelamar Dinda nanti waktu Dinda ulang tahun Mah Pah apa mama sama papa merestui" Ucap Adi


Mama dan Papa Adi tersenyum mendengar ucapan mereka


"Tentu dong Di, mama seneng banget denger nya" Jawab Mama Adi


"Iya Di kami merestui toh kami dan keluarga Dinda sudah kenal lama, apa kamu sudah bilang niat kamu sama orang tua Dinda" Imbuh papa Adi


"Sudah pah kemarin tapi Dinda enggak tau tolong jangan bilang sama Dinda ya mah paah"


"Iya siap" Jawab mereka kompak


"Nanti papa sama mama datang ya, orang tua Dinda juga datang sama Adik nya"


"Tentu dong masak anak mama mau lamaran kita nggak datang ya pah" Jawab mama Adi dan di angguki papa Adi


"Oh iya Di kok kamu bisa sama Dinda papa sama penasaran pengen nanyain ke kamu"

__ADS_1


"Jadi gini pah mah waktu nikah nya Teta kan Dinda di sana ada Rizky juga kan, nah itu aku minta nomor ponsel Dinda eh di kasih mah pah, terus ternyata aku sama Dinda itu di kota yang sama terus tempat tinggal aku sama Dinda juga deketan, terus kampus nya Dinda sama kantor aku juga dekat akhir nya jadi sebenar nya aku naksir Dinda udah lama Dinda baik kok suka masak terus di kirim ke aku kadang di kantor kadang di rumah makanya badan aku melar gini"


"Mama sama Papa tau kok kalau kamu naksir Dinda"


"Tau dari mana emang"


"Udah nggak penting" Jawab Mama Adi


Setelah mengobrol dengan orang tua nya Adi ke kamar ternyata Dinda sudah tidur. Adi langsung merebah kan tubuh nya di samping Dinda. Dinda yang merasa ada gerakan lalu membuka mata nya


"Kenapa kamu bangun tidur lagi masih malam ini" Ucap Adi


"Lah kamu gerak gerak gitu" Jawab Dinda


"Hehehe maaf udah tidur lagi ya sayang ku besok kita ada acara nikahan"


"Nikahan nikahan nya siapa mas"


"Anak nya adik nya Papa"


"Terus aku ikut mas"


"Iya lah yang biar kenal sama keluarga aku"


"Oh gitu ya sudah deh aku tidur dulu"


Keesokan hari nya


Mereka berangkat menuju rumah bulek Ani adik nya Papa nya Adi. Dinda menggunakan dress batik selutut sedang kan Adi mengguna kan kemeja batik dengan motif yang sama dengan Dinda.


Setelah menempuh perjalanan 30 menit akhir nya mereka sampai di rumah bulek Ani


"Mas mbak gimana kabare" Tanya bulek Ani


"Baik An" Jawab mereka bersamaan


"Loh Adi gimana kabare le, loh ini siapa le calon kamu ya cantik"


"Baik bulek iya doain aja" Jawab Adi sambil menyalami bulek Ani di ikuti oleh Dinda


"Namanya siapa nduk" Ucap Ani


"Dinda bulek"


"Cantik seperti orang nya"


Setelah itu acara pernikahan di mulai. tak lupa Adi dan Dinda juga berfoto dengan pengantin


"Mas Adi sama mbak Dinda semoga segera nyusul ya" Ucap anak nya bulek Ani. Ia mengetahui nama Dinda karena di sosmed Adi ada nama Dinda


"Amiin bentar lagi" Jawab Adi


"Amiin"

__ADS_1


Setelah selesai mereka langsung pulang ke rumah. karena besok Dinda dan Adi harus kembali ke perantauan lagi. sebenar nya Dinda masih libur beberapa hari tetapi karena permintaan Adi untung balik bersama nya Dinda pun menurut saja.


__ADS_2