Takdir Cinta Dinda

Takdir Cinta Dinda
Bagian 49


__ADS_3

Tok tok tok


"Mbak ada teman mu keluar lah" Ucap adek Dinda


"Teman siapa" lirih Dinda


"Udah mending loe liat aja siapa tau penting"


"Ya udah deh"


Dinda segera keluar kamar nya dan ternyata yang datang adalah Amel.


"Ameellll makasih udah datang" Ucap Dinda sambil memeluk Amel


"Yaelah loe kan sohib gue"


"Nak Amel sudah makan nak" Tanya ibu Dinda


"Sudah bu tadi di bandara"


"Ya sudah bawa Amel ke kamar kamu Din, biar dia istirahat bersama teman teman mu"


"Yuuuk mel, ke kamar gue gue kenalin loe sama temen temen gue"


"Ayok"


Sesampai nya di kamar


"Guys kenalin ini temen gue nama nya Amel"


"Amel"


"Norma"


"Rahma"


"Anggi"


Baru beberapa menit Amel sudah akrab dengan teman teman Dinda semasa SMA. hari semakin larut mereka ber lima memutus kan untuk tidur di kamar Dinda dengan menggelar karpet karena mereka ingin tidur di lesehan menikmati kebersamaan.


Hari yang di tunggu tunggu pun tiba.Hari ini pernikahan Adi dan Dinda. Dinda sudah di rias oleh mua ternama di kota nya sejak pukul 05.00 pagi karena akad nikah di laksana kan pukul 10.00 pagi dan di lanjutkan resepsi temu manten pukul 13.00 hingga sore hari.


Pukul 09.00 pagi rombongan keluarga Adi sudah tiba di rumah Dinda. untuk wali nikah Dinda akan di lakukan oleh ayah Dinda sendiri. Dinda nampak cantik dan Anggun menggunakan kebaya putih nya. Terlihat keluarga Teta dan Rizky teman Dinda dan Adi sewaktu kecil juga turut hadir di pernikahan Dinda mereka rela datang jauh jauh demi menghadiri pernikahan sahabat mereka.


"Ayo keluar nak akad nikah sudah akan di mulai"


Dinda keluar bersama dengan Amel Rahma Anggi dan Norma. Adi menatap Dinda sampai tidak berkedip


"Mata loe sabar dulu napa bentar lagi jadi milik loe" Ucap Andre


"Subhanaallah cantik banget bini gue ndre"


"Bini bini sah aja belom"


Dinda duduk di samping Adi. Dinda merasakan gugup jantung nya berdetak tidak karuan.


"Mempelai laki laki apa sudah siap" Tanya penghulu


"Insya allah sudah pak" Jawab Adi


"Baik lah kita bisa mulai sekarang"

__ADS_1


Saudara Aditama Putra Pernama saya nikah kan dan saya kawin kan engkau dengan putri kandung saya Dinda Naura Auristela Maharani dengan mas kawin seperangkat alat shalat perhiasan 100 gram dan uang tunai 300 juta tunai


Dengan satu tarikan nafas Adi menjawab


Saya terima nikah dan kawin nya Dinda Naura Auristela Maharani dengan mas kawin tersebut saya bayar tunai


"Bagaimana para saksi saaahh"


SAAHHHHHHHHHHHHHHHHH


"Alhamdulillah"


Dinda mencium tangan Adi begitu pun sebalik nya Adi mencium kening Dinda. setelah itu mereka saling memasang kan cincin. Acara selanjut nya adalah sungkeman. Dinda menetes kan saat sumkem kepada ayah dan Ibu nya.


Pukul 13.00 acara resepsi temu manten di mulai dengan di iringi shalawat srokal temu manten. Banyak tamu yang hadir, Dinda juga mengundang teman teman sekolah nya dulu.


"Selamat Din semoga sakinah mawadar marohmah ya" Ucap Anggi


"Semoga cepet punya ponakan gue" Ucap Rahma


"Bahagia selalu Dinda" Ucap Norma


"Ini dari kami bertiga Din jangan lupa di pakai ya" Ucap anggi


"Terima kasih" Ucap Dinda sambil memeluk Norma Anggi dan Rahma


"Mbak Dinda selamat menempuh hidup baru ini dari gue mbak semoga mbak Dinda suka" Ucap Mei


"Terima kasih me"


"Selamat mas Adi titip mbk Dinda ya"


"Iya me terima kasih"


"Makasih mel semoga loe cepet nyusul ya"


"Amiin ya allah nih dari gue loe terima ya"


"Makasih mel mel"


"Mas Adi selamat"


"Makasih mel"


"Brooo selamat ya akhir nya loe duluin gue semoga loe cepet punya momongan deh biar gue punya ponakan yang lucu lucu imut imut" Ucap andre sambil memeluk Adi


"Tengkyu bro semoga loe cepet nyusul ya"


"Amiin Dinda selamat Din"


"Makasih mas Andre.


"Selamat mas bro gue nggak nyangka kalau loe bakal nikah sama Dinda" Ucap Dinda


"Jodoh siapa yang tau riz semoga loe cepet nyusul ya makasih udah dateng jauh jauh kesini"


"Iya sama sama, Dinda selamat ya"


"Makasih rizkyy"


"Mas Adi mbak Dinda selamat yaa" ucap Teta

__ADS_1


"Terimakasih ta" Ucap Adi dengan Dinda bersamaan


"Hallo anak cantik namanya siapa" Ucap Dinda kepada Anak Teta


"Aina Tante" Jawab Teta menirukan suara anak kecil


Di tempat Lain


Andre mendekati Amel


"Hay mel"


"Mas Andre"


"Apa kabar kamu"


"Baik mas"


"Kamu kesini sama siapa"


"Sendiri mas"


"Nggak sama pacar nya gitu"


"Hahaha pacar jomblo aku mas"


"Benar kah boleh minta nomor ponsel"


"Boleh"


Sore pun tiba para tamu juga sudah mulai meninggal kan lokasi acara. Norma Anggi dan Rahma juga sudah pulang ke rumah nya begitu pun Amel juga sudah kembali ke kota B di antar Pak ujang supir keluarga Dinda ke bandara. Rombongan keluarga Adi juga akan meninggal kan lokasi acara. Acara ngunduh mantu di rumah Adi akan di lakasanakan tiga hari lagi.


"Jeng titip anak ku yo, nasihati lah jika salah kami pamit dulu"


"Iya jeng aku sudah menggap Adi seperti anak ku jeng"


"Terima kasih jeng"


Dinda dan Adi segera menuju kamar Dinda. Dinda segera membersih kan badan nya begitu pun Adi


"Mas kamu mandi dulu apa aku dulu" Tanya Dinda kepada Adi


"Barengan aja yang" Goda Adi


"Mas huh"


"Hehehe ya sudah kamu aja duluan sayang"


"Iya sudah"


30 menit Dinda selesai dengan ritual mandi nya. sekarang giliran Adi yang menjalani ritual mandi Dinda segera menyiap kan baju Adi yang ia tinggal kan di lemari Dinda dulu waktu liburan Di rumah Dinda.


Tiba tiba Adi memeluk Dinda dari belakang


"Mas sudah man..." Ucap Dinda terpotong


Adi m*****t bibir tipis Dinda dengan pelan Adi meraih tengkuk Dinda untuk memperdalam ciuman mereka Dinda reflek membuka mulut nya kesempatan itu tidak di sia siakan oleh Adi. Adi menyelusuri setiap inci mulut istri nya. setelah beberapa menit Adi mengehenti kan aktivitas ciuman nya.


"Sayang mas laper" Ucap Adi kepada Dinda


"Kamu laper mas ya sudah yuk makan"

__ADS_1


Setelah itu mereka menuju ruang makan untuk makan malam Dinda mengambil kan nasi dan lauk pauk untuk suami nya. Setelah makan malam Dinda mengajak Adi berkenalan dengan keluarga Dinda.


__ADS_2