Takdir Cinta Dinda

Takdir Cinta Dinda
Bagian 62


__ADS_3

30 menit kemudian pesanan mereka datang, Adi segera membuka pintu lalu menyerahkan kepada Dinda. Dinda lalu mengambil piring di Dapur. Mereka memutuskan untuk makan di ruang tv. setelah makan Dinda mencuci piring lalu kembali ke ruang tv. Dinda merebah kan tubuhnya di paha Adi sedang kan Adi masih fokus menonton tv. tak lama kemudian Dinda sudah terlelap


"Hmm baru sebentar aja sudah tidur" Gumam Adi lalu mematikan televisi dan menggendong Dinda menuju ke kamarnya. tak lama kemudian Adi juga terlelap di samping Dinda sambil memeluk Dinda.


SKIP


Pernikahan Adi dan Dinda sudah memasuki usia satu bulan.


Pagi hari


Hoek hoek hoek


Dinda berlari menuju ke kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya.


"Aku kenapa ini kok beberapa hari ini sering banget mual mual gini" Gumam Dinda


Adi yang mendengar Dinda muntah muntah di kamar mandi segera beranjak dari tempat tidurnya


"Kamu kenapa yang mual lagi"


"Masuk angin kayaknya"


"Kamu nggak usah ke kampus dulu kalu gitu"


"Nggak bisa mas pokok nya aku mau ke kampus hari ini"


Dinda akhirnya nekat ke kampus meskipun Adi telah melarangnya


"Sayang wajah kamu pucat sekali"


"Tidak apa apa mas aku cuma masuk angin kok"


"Kalau ada apa apa cepat kabari mas"


"Iya mas"


Sesampainya di kampus


"Eh loe kenapa Din pucet banget" Tanya Amel


"Masuk angin mel"


"Kenapa loe masuk"


"Yaelah Mel gue mau menikmati masa masa terakhir kita di kampus"


"Hmm iya ya bentar lagi kita berpisah huuu"


"Nggak usah lebay juga kali mel"


Waktu pulang kampus pun tiba Dinda segera cepat cepat kelaur dari kampus karena kepalanya terasa pusing.


"Mas kita pulang sekarang aja ya kepala aku pusing banget"


"Kita ke dokter aja ya aku nggak tega loh lihat kamu seperti itu"


"Nggak usah udah pokok nya pulang mas masuk angin biasa ini"


"Hmm ya sudah deh"


Sesampainya di rumah Dinda segera masuk ke dalam. sedangkan Adi kembali ke kantor nya


"Sayang mas ke kantor bentar ya kamu nggak apa apa kan mas tinggal ada meeting dari clien singapura dan tidak bisa di wakil kan sama Andre soalnya"


"Tidak apa apa mas"


"Mas akan pulang cepet"


"Iya"


Di dalam rumah Dinda kembali muntah muntah. Setelah itu ia merebahkan tubuhnya di ranjang lalu mengambil ponsel nya lalu melihat kalender


"Astaga aku udah telat datang bulan ini, semenjak menikah dengan mas Adi aku sama sekali belum menstruasi" Gumam Dinda


Lalu ia segera beranjak dari ranjangnya berganti baju memakai jaket dan mengambil kunci motor matic nya. Dinda segera menuju ke apotek untuk membeli tespek.


"Mbak ada tespek" Tanya Dinda

__ADS_1


"Ada mbak"


Setelah membeli tespek Dinda segera kembali ke rumah nya dan akan memakai besok pagi setelah bangun tidur. Karena kepalanya pusing Dinda kembali terlelap dalam tidurnya.


Sore hari Dinda terbangun saat Adi membangunkan nya


"Sayang bangun udah sore mandi dulu nanti tidur lagi" Ucap Adi sambil mengelus pipi Dinda


"Mmm mas udah pulang"


"Udah yang kamu buruan mandi udah sore"


"Iya mas"


"Gimana keadaan kamu maaf mas tadi pulang nya telat"


"Tidak apa apa mas masih pusing dikit mas"


Setelah itu Dinda mandi. 30 menit kemudian Dinda keluar dari dan mencari suaminya


"Mas mas Adi mas dimana" Teriak Dinda


"Mas di ruang kerja sayang" jawab Adi


Dinda lalu menuju ke ruang kerja Adi


"Ada apa hmm" ucap Adi saat Dinda di depan nya


"Mas aku pengen makan bakso terus di kasih sambal yang banyak seperti nya enak nyuum" Ucap Dinda sambil membayangkan bakso yang di inginkan


"Ya sudah mas pesenin dulu ya"


"Nggak mau Dinda mau makan di tempat nya langsung"


"Ya sudah mas ganti baju dulu sama ambil kunci mobil"


"Naik motor aja mas"


"Hmm pakai jaket kamu kalau begitu"


"Oke"


"Pak bakso 2 ya es teh 2" Ucap Adi


"Baik mas"


Tak lama pesanan mereka datang Dinda segera menuang sambal ke dalam baksonya


"Udah jangan banyak banyak sambelnya"


"Apaan sih mas aku pengen tau"


Lalu Dinda segera melahap baksonya Adi yang melihat Dinda hanya geleng geleng kepala nya


"Mas boleh tambah nggak"


"Boleh"


Lalu Dinda menuju ke tukang baksonya untuk meminta tambah. setelah habis 2 mangkok Dinda kembali meninta tambah lagi


"Belum kenyang yang"


"Belum enak tau mas"


"Hmm"


Setelah selesai Dinda mengajak Adi pulang


"Pulang yuk mas ngantuk hehe"


"Ya sudah"


Adi segera membayar baksonya setelah itu ia melajukan motor nya ke rumahnya.


Di dalam kamar


"Perut kenyang hati pun senang" Ucap Dinda

__ADS_1


"Yang, mas perhatiin kok badan kamu agak gendut"


"Yang mana sih mas"


"Itu dada kamu"


"Apa" Dinda lalu menyilangkan tangannya untuk menutupi dada nya


"Kenapa di tutupin hmm, mas kan liat tiap hari yang mas isep mas remes remes"


"Ih apaan sih ya kan Dinda makan nya akhir akhir ini banyak mas"


"Hmm"


Pagi hari


Dinda segera bangun dari tidur nya. ia melihat Adi masih lelap tertidur ia lalu mengambil tespek yang kemarin Dinda beli di dalam tas lalu masuk kedalam kamar mandi


20 menit kemudian


Dinda melihat tespek nya garis dua


"Garis dua alhamdulillah ya allah Mas Adi pasti seneng hmm besok kan mas Adi ulang tahun aku kasih surpise aja nanti jam 12 malem" Gumam Dinda sambil menangis bahagia.


Setelah itu Dinda keluar dari kamar mandi dan menaruh tespek nya di laci. setelah itu ia akan turun ke kebawah memasak sarapan karena kebetulan hari ini Dinda libur kuliah.


"Mas aku hari ini mau pergi ke mall boleh" Tanya Dinda


"Sama siapa"


"Amel"


"Boleh yang penting tidak dengan cowok awas aja"


Setelah Adi berangkat ke kantor ia segera bersiap siap pergi ke Mall dengan Amel untuk membeli kado ulang tahun untuk Adi dan juga membeli bahan bahan kue karena hari ini rencana nya Dinda akan membuat kue ulang tahun untuk Adi sendiri.


Skip Di mall


"Loe mau beliin laki loe apaan Din" Tanya Amel


"Jam tangan gimana"


"Boleh"


Setelah itu mereka segera menuju ke toko jam tangan pria di mall tersebut. Amel juga membelikan untuk Andre. setelah itu mereka makan siang bersama. setelah mengantar Amel pulang Dinda mampir di toko bahan bahan kue. pukul 14.00 Dinda sudah sampai di rumah nya.


Ting


Satu buah pesan di ponsel Dinda


Mas Adikuā¤:


Sayang, mas hari ini lembur mungkin malam mas baru sampai rumah


Dinda :


Iya mas tidak apa apa semangatšŸ˜™


Mas Adikuā¤:


SiapšŸ˜™


Setelah itu Dinda segera menuju ke dapur untuk membuat kue ulang tahun untuk Adi.


Pukul 20.00 Dinda sudah selesai dengan kue nya lalu menyembunyikan nya di suatu tempat di dalam kamar


"Nah taruh aja disini pasti aman" Gumam Dinda


Pukul 21.00 Adi baru sampai di rumah.


"Maaf sayang mas pulang nya malem lembur"


"Sudah tidak apa apa sekarang mas mandi ya aku siapin makan malam"


"Iya sayang"


Setelah makan malam Adi dan Dinda segera masuk ke dalam kamar. Adi lebih dulu tidur.

__ADS_1


"Sepertinya kamu capek mas semoga lelahmu menjadi lillah" ucap Dinda sambil memandangi Adi


__ADS_2